Wartawan Karyamu Kini

Disela sesaknya deadline

Arsip untuk ‘Pengalaman Pribadi’ Kategori

Nasib Digenggaman Tangan Sendiri

Posted by Jay pada April 24, 2012

Lanjutan…….
Kaya Lewat Waktu Senggang  (6)

Anda yang saat ini seorang karyawan, atau mungkin masih kuliah/pelajar. Jangan khawatir. Melalui tulisan ini saya akan membimbing anda untuk sukses. Dengan cara yang mudah dan logis.
Jika anda seorang karyawan, misalnya punya gaji 3 Juta perbulan. Maukah saya ajarkan agar anda punya seseran 5 juta perbulan ?.  Atau anda seorang mahasiswa, dapat kiriman orang tua 1 juta perbulan. Maukah anda saya ajarkan agar anda punya seseran 3 juta perbulan  ?. Baik, jika anda betul-betul serius. Maka perhatikan terus metode yang saya gunakan melalui tulisan ini.

JACKIE CHAN

JACKIE CHAN

Ingat cerita Jheki Chen ?. Saya akan cerita dulu bagaimana Jheki Chen kecil saat di Hongkong. Ada orang kaya raya di Hongkong, membuka konsultasi bisnis. Para pengusaha di Hongkong berbondong-bondong menemui orang kaya tersebut untuk konsultasi bisnis mereka masing-masing. Melihat pengumuman itu Jheki Chen kecil ikut dalam barisan orang-orang dewasa yang ingin konsultasi. ‘’Bagaimana caranya sukses seperti bapak ?,’’tanya Jekichen kecil lugu.  Pria kaya itu kemudian meminta Jheki Chen membuka telapak tangannya. Lalu menyuruh melihat apa yang ada didalam telapak tangannya. ‘’Ada garis-garis’’kata Jhekhi Chen kecil, sembari melihat telapak tangannya yang terbuka. Sekarang tutup telapak tanganmu. Perintahnya kepada Jheki  Chen. Dengan lugu Jheki Chen menutup tangannya dengan menggepal. ‘’Itulah jawabannya. Garis tanganmu ada digenggamanmu. Kalau pun masih ada garis yang tersisa dan terlihat itulah yang disebut dengan takdir. Namun, 90 persen  nasib itu ada digenggamanmu,’’.  Sejak itu Jheki Chen berlatih keras. Hingga sekarang menjadi orang sukses  dan terkenal, sebagai bintang film holiyword.
Begitu juga nasib Anda. Kalau bukan anda yang merubah. Maka nasib anda tidak akan berubah.  Saya ingin berubah. Saya ingin sukses dan jadi orang kaya. Tapi tidak ada modal uang. Bagai mana dong ?.
Orang gagal selalu punya seribu alasan untuk tidak mau menjadi orang sukses dan tidak mau menjadi orang kaya. Jangan pernah mencari alasan kalau ingin sukses. Terus gimana dong ?.  Ya Action. Libatkan Allah dulu, Allah lagi, Allah terus.
Bismillah. Pertama anda harus tetap bekerja pada tempat sekarang. Atau jika anda seorang pelajar atau mahasiswa. Maka anda harus tetap sekolah atau kuliah. Jangan buang makanan di rumah, kalau ada yang nawarin makan di luar. Bisa kelaparan jika ternyata warung tutup semua.
Kedua. Jangan hutang sebelum perhitungan matang. Hutang hanya akan menjadi beban. Gunakan kemampuan. Jangan ngandalkan bank.  Biar hidup aman, tidak dikejar-kejar tagihan.
Ketiga,  tentukan sasaran pekerjaan atau bisnis yang bisa menghasilkan uang. Yang penting bisa menghasilkan uang.  Urusan besar, kecil belakangan.  Ingat !. Perahu sampan hanya mampu mengarungi sungai yang tenang. Kalau dipaksakan melewati ombak laut. Sampan itu akan hancur. Paham.
Anda tau harga pohon palm ?. 200 ribu – 3 juta. Yah, harganya relative.  Makin besar, makin mahal harganya.  Saat kuliah saya iseng-iseng membudidayakan pohon palm. Bibitnya saya ambil dari bawah pohon palm yang sudah tua dibilangan perkantoran Walikota Jambi.  Saya cabut satu persatu bibit palm yang masih ukuran batang korek koset tersebut. Bibit tersebut kemudian saya pindahkan kedalam pelastic kecil yang sudah diisi tanah. Saya siram dan saya rawat. Dua tahun kemudian, palm-palm itu jadi bernilai tinggi. Satu batangnya dihargai 500 ribu. Padahal ratusan bibitnya saya ambil tanpa modal. Modalnya hanya kemauan dan mengambil peluang.
Teman saya mampu beli motor sendiri saat masih duduk di SMA. Saat  kuliah dia mampu beli mobil dan sudah punya asset kebun. Semua dari hasil keringatnya sendiri. Ia sendiri bukan dari golongan anak gedongan. Ia hanya anak seorang petani di pinggir kota Jambi. Di kampus, teman saya ini terkenal cerdas, supel dan loyal.  Iseng-iseng saya tanya tentang kesehariannya. Dengan lugas dia bercerita, aktivitasnya sejak tidur sampai tidur lagi. Pagi hari habis sholat subuh dia hanya menyerubut satu gelas teh, lalu pergi nyadap karet. Yah dulu waktu SMA dia mengambil upahan nyadap pohon karet tetangga.  Waktu kerjanya hanya satu jam setengah.  Setengah tujuh harus sudah ada di rumah dan langsung bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah/kampus. Melihat kerjanya yang rajin dan gigih, pemilik kebun karet membelikannya sepeda motor. Setiap bulan hasil kerja sadap karetnya dipotong untuk bayar cicilan motor. Sebagaian yang lain ia tabung dan ia gunakan untuk jajan. Setiap hari minggu ia diminta untuk membantu ayahnya membersihkan kebun tetangga. Upahnya cukup lumayan.  Disitulah ia mulai menghayal punya kebun sendiri. Uang hasil membersihkan kebun tetangga ditabungnya semua, dengan satu impian punya kebun karet sendiri.  Biji-biji buah karet yang jatuh dan menjadi sampah dikumpulkannya. Lalu disemai disamping rumah.  Saat ditanya oleh ayahnya, untuk apa menyemai karet. Dengan tegas ia menyebutkan ; ‘’Saya ingin punya kebun sendiri, seperti mereka’’.
Ribuan batang bibit karet tersebut tumbuh subur. Hanya sekitar beberapa bulan sudah sertinggi lutut orang dewasa.   Tanpa disangka seorang pengusaha tertarik dengan bibit tersebut. Dan berencana untuk membelinya.  1000 rupiah perbibit. Pengusaha tersebut juga member panjar untuk pesan bibit karet lagi dengan jumlah yang lebih banyak lagi. Ia bahkan menawarkan, jika bibit tersebut sudah didalam polibek harganya bisa dua kali lipat. Atau 2000 rupiah perbibit didalam polibek. Tanpa pikir panjang, ia langsung setuju dengan seluruh tawaran tersebut.  ‘’Hari itu saya diberi uang 3 juta, sebagai tanda jadi. Saya senang sekali.  Sejak saat itu saya semakin giat kerja dan semakin  yakin bahwa saya bisa punya kebun sendiri seperti mereka’’cerita teman saya.
Sebagain uang itu kemudian dibelikannya polibek. Sisanya untuk biaya upah anak-anak kecil yang kerja dengannya. Yah, sejak saat itu ia dipanggil Bos oleh anak-anak SD. Dia mengajak anak-anak untuk mengisi tanah ke polibek dan mengumpulkan biji karet. Untuk mengisi tanah   kedalam polibek ia bayar 50 rupiah perpolibek kecil. Satu orang  rata-rata mampu mengisi 100 polibek. Sedangkan biji karet dibayarnya 1000 rupiah untuk setiap 50 biji karet. Ia menjanjikan bonus makanan ringan Chiki kepada setiap anak-anak yang bisa mengisi 100 polibek lebih perhari. Umpan yang dilakukannya mujarab. Sambil bermain anak-anak tersebut berlomba-lomba mengisi polibek. Satu bulan orderan 50.000 biji karet kelar ditanam didalam polibek.  Pengusaha yang mesan gembira bukan kepalang.
Empat bulan setelah dipastikan tumbuh, bibit karet itupun dibawa oleh sang pengusaha.  Uang ratusan juta hasil jual bibit karet tersebut sebagian dibelinya kebun karet dan sebagian lagi dibelinya lahan kosong dan kemudian ditanamnya sendiri dengan bibit karet yang ia semai sendiri. Saat kuliah ia masih rutin keluar pagi untuk nyadap karet. Tapi bukan di kebun tetangga. Tapi kebun sendiri.
Bagaimana !. Apakah anda sudah punya ide ?. Oke, action.  Jangan tunggu lama-lama. Jangan dihitung rugi atau untung. Action. Libarkan Allah dulu, Allah lagi, Allah terus. Sukses untuk anda. (bersambung)

Ditulis dalam Ekonomi, Keluarga, Kerja, Kisah Nyata, Liputan, Pemerintahan, Pendidikan, Pengalaman Pribadi, Pengobatan, Religi, Seputar Kita, Tradisional, Travelling, Wartawan | Bertanda: , , , | Tinggalkan sebuah Komentar »

Fokus, Kerja Sambil Belajar

Posted by Jay pada April 23, 2012

Lanjutan…….
Kaya Lewat Waktu Senggang  (5)

Meskipun waktu yang digunakan hanyalah waktu senggang, namun kita harus focus dengan usaha atau bisnis yang kita jalankan. Tidak boleh setengah-setengah. Kita harus berpikir dan bekerja maksimal saat waktu senggang yang sangat sedikit tersebut.  Jika anda memilih ingin sukses melalui waktu senggang maka saya perintahkan anda untuk benar-benar focus pada pekerjaan yang anda pilih. Atau lebih baik istirahat. Tidur atau nonton bersama keluarga. Dari pada bekerja diwaktu senggang tapi tidak fokus. Hasil tidak ada, uang habis, badan capek.
Untuk menjadi orang kaya tidak dibutuhkan waktu lama. Mulailah dari hal-hal yang kecil. Ide kecil (direalisasikan)  lebih baik dari pada ide besar tapi hanya hayalan dan mimpi.
Akhir tahun 1994-1996, saya ternak ayam potong dan budi daya ikan. Saya mampu memfaksin ribuan ekor ayam potong.  Saya tahu persis ciri-ciri penyakit ayam dan ikan,  dan tahu obat dan bagaimana mengatasinya.
Tahun 1998-2004 saya membuka usaha bengkel.  Cuci motor, tampal ban dan servis motor saya jagonya. Saya sendiri sebenarnya tidak pernah kuliah atau kursus otomotiv dan tidak pernah belajar secara khusus tentang ayam dan ikan. Semua saya pelajari secara otodidak dilapangan. KERJA SAMBIL BELAJAR. Jangan pernah terfokus dengan pendidikan formal, sehingga kita tidak bisa berbuat apa-apa. Pendidikan jangan menjadi tembok penghalang untuk berkarya. Tapi jadikanlah pendidikan sebagai sarana lompatan agar karya kita makin bermakna dan bernilai.
Positif  thingking terhadap segala hal yang terjadi disekitar kita, merupakan hal yang amat penting.  Selalulah berprasangka baik terhadap apa saja. Ini akan membuat anda awet muda. Selain itu anda bisa diterima oleh siapa saja dan dimana saja.
Status saya sebagai mahasiswa nyambi tukang tampal ban sering menjadi cemooh orang. Karena saya berpikiran positif, maka cemoohan itu justru menjadi motivasi. ‘’Untung mereka mencemoohkan saya. Kalau mereka mengambil kesempatan yang sama, buka bengkel juga, maka akan ada persaingan bisnis. Padahal modal tampal ban sangat sedikit. Sementara untungnya sangat lumayan. Dahsyat’’. ‘’Untung saya buka tampal ban, sehingga saya bisa kuliah’’.  Kata-kata positif  semacam ini bisa kita buat sendiri tergantung kondisi masing-masing. Berpikirlah positif agar hidup tidak sulit.(bersambung)

Ditulis dalam Budaya, Cerita, Ekonomi, Hukum & Kriminal, Keluarga, Kerajinan, Kerja, Kisah Nyata, Liputan, Pemerintahan, Pendidikan, Pengalaman Pribadi, Religi, Seputar Kita, Tradisional, Travelling | Bertanda: , , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar »

Kaya Lewat Waktu Senggang (4)

Posted by Jay pada April 19, 2012

Jangan Gengsi, Aktifkan Otak Kanan

MENGISI WAKTU SENGGANG : Sambil kerja nulis blog.

MENGISI WAKTU SENGGANG : Sambil kerja nulis blog. Ketimbang bengong. Manatau tulisan ini bisa bermanfaat bagi orang lain.

Bagaimana caranya agar bisa kaya lewat waktu senggang. Action. Gunakan otak kanan. Singkirkan otak kiri. Jangan terlalu banyak pikir atau hitung-hitung. Anda sebenarnya memiliki potensi. Yang tau potensi dan bakat Anda  adalah Anda sendiri. Keluarkan potensi itu. Jangan dipendam. Jangan malu dan jangan ragu.  Andai Anda punya bakat dagang, maka lakukanlah sejak dini mungkin.  Kalau perlu saat Anda dibangku sekolah. Saran saya kepada orang tua dan guru, jangan membunuh bakat dan potensi anak. Ini yang sering terjadi. Alasan kebanyakan orang tua dan guru karena takut mengganggu pelajaran. Alasan itu sangat salah. Nilai yang didapat dibangku sekolah tidak menjamin anak menjadi sukses atau kaya. Sebaliknya,  jiwa dagang misalnya, apabila dibina maka anak akan menjadi sukses. Bahkan tidak menutup kemungkinan para pelajar sudah bisa beli mobil dari uang usahanya sendiri. Orang tua dan guru harus bangga dong. Karena itu orang tua, guru dan pemerintah kudu memberi dukungan moril maupun materil dalam membina anak untuk menjadi entrepreneur.  Jangan ditanamkan diotak anak kata-kata gagal. Beri motifasi anak anda bahwa mereka juga bisa sukses dan kaya meskipun masih pelajar atau mahasiswa.
Sayapun melakukan hal itu. Berbagai usaha dan bisnis saya lakukan saat kuliah di Universitas Batanghari Jambi.  Buka warung makanan.  Kedai Pelangi namanya. Usaha ini tidak berlangsung lama, karena makanan yang dijual tidak menarik. Kemudian putar haluan buka usaha bengkel motor dan cucian motor.  Saat bulan puasa, sore hari saya menggelar tenda disamping bengkel,  jual makanan jajanan untuk buka puasa. Tidak itu saja, dibelakang bengkel saya membuat pembibitan kembang palm.  Dan didepan bengkel saya menjual BBM eceran. Usaha ini berlangsung hingga saya tamat kuliah. Yah, saya mengisi waktu senggang diluar kuliah dengan berbagai usaha yang produktif.
Dua tahun sebelum kuliah saya sempat bergelut sebagai peternak ayam dan ternak ikan. Setahan lebih sebagai suplayer bahan bangunan dibeberapa perumahan. Spekulasi dagang beras dan kertas juga pernah dilakoni. Bahkan produksi kreatif dari besi seperti kursi, meja dll pernah dijalankan.  Masuk hutan keluar hutan mencari lahan untuk kebun, hingga berkebun nilam  sampai kebun sawit dan karet sudah pernah dijalani. Semua saya jalani dengan semangat bukan dengan uang. Karena saya hanyalah berasal dari keluarga sederhana. Ayah, Ahmad Lutfi seorang wirasuasta, yang kemudian terbaring sakit selama Sembilan tahun sebelum ajalnya menjemput.  Sementara ibu hanyalah pekerja rumah tangga.
Kondisi inilah yang membuat saya terus bekerja dan bekarya. Tanpa henti. Dan terus menerus.  Tidak ada malu atau gengsi. Saya hanya bekerja mengisi waktu senggang kuliah. Di kampus teman-teman kenal dengan saya sebagai mahasiswa tempel ban dan cuci motor.  Saya berangkat dari bengkel ke kampus dengan jalan kaki. Terkadang numpang omprengan motor teman yang kebetulan mampir. Subhanallah,  perjuangan saat itu kini baru mulai membuahkan hasil. Kalau dulu saya motorpun ngak punya, sekarang selain punya motor saya juga sudah punya mobil. Semua saya beli baru, buka bungkus. Dulu tidak pernah terbayangkan punya rumah, Alhamdulillah sekarang sudah punya dua unit rumah, meskipun masih kredit. Sejumlah asset seperti tanah dan kebun sekarang sudah saya miliki, yang nilainya menjapai miliyaran rupiah. Subhanallah. Terima kasih ya Allah atas segala nikmat yang telah engkau berikan padaku.
Belakangan ini saya sangat banggga dengan pemberitaan tentang kreatifitas pelajar-pelajar SMK di Indonesia. Ada yang sudah bisa ngerakit dan bikin mobil. Kemampuan pelajar-pelajar ini harus dibina menjadi seorang entrepreneur. Jangan dibina menjadi buruh atau pekerja pabrik mobil.

CHINA : Pusat industri giok di Shenzhen China. Tempat industri giok ini menjadi salah satu tujuan wisata turis mancanegara

CHINA : Pusat industri giok di Shenzhen China. Tempat industri giok ini menjadi salah satu tujuan wisata turis mancanegara

Di China, home industry sangat banyak dan dibina oleh pemerintah. Bahkan dalam satu produk motor, terdapat ratusan home industry yang mengerjakannya. Pabrik hanya bertugas merakit hasil home industry tersebut. Oktober 2010 saya berkesempatan keliling China bersama Guru Favorit Jambi Ekspres. Yang sangat mengejutkan saya bahwa ternyata di Beijing dilarang mengunakan sepeda motor. Sementara mereka memproduksi sepeda motor. Alasannya untuk menghindari kemacetan dan menjaga polusi udara. Penduduk  rakyat China lebih suka menggunakan bus dan sepeda sebagai sarana transportasi.
Di Negara-negara maju termasuk China,  pendirian mall dibatasi. Dalam satu kota hanya diperbolehkan satu mall, itupun dengan syarat dan izin yang sangat sulit. Tujuannya, untuk menghidupkan pengusaha-pengusaha kecil yang jualan di toko-toko. Beda halnya dengan di Indonesia.  Pemerintah Indonesia lebih membela pendirian Mall dengan alasan bisa menampung banyak tenaga kerja. Beda sekali bukan !.  Negara maju membina masyarakatnya untuk jadi pengusaha. Ehhh, Negara kita membina masyarakatnya untuk menjadi….. ?.
Yang lebih hebatnya lagi di Shenzen, salah satu kota di China, terdapat pusat penjualan barang-barang  palsu. Ada ribuan pedagang disini yang semuanya menjual barang palsu dari berbagai produk merek terkenal.  Dari jam, HP, Handicamp dll. Perbedaan harganya sangat fantastis. Teman saya membeli oleh-oleh untuk anaknya satu unit HP palsu merek terkenal dengan harga 250 ribu rupiah. Padahal harga aslinya di Indonesia 5 juta rupiah.

SUNGAI MUTIARA GHUANGZHOU CHINA : Kondisi sungai mutiara Ghuangzhou China mirip seperti sungai Batanghari Jambi. Yg membedakannya, cara pengelolaan dan penataan.

Perdagangan barang palsu ini dilakukan secara legal. Barang-barang palsu ini ternyata dipasok dan diproduksi di China, oleh home-home industry. Pemerintah China memberikan kebebasan kepada home industry untuk menduplikasi produk luar. Tujuannya agar rakyat China mengaktifkan otak kanan,  sehingga lebih terampil, kreativ dan  berjiwa entreprenure. Dampaknya sangat luas. Wajar saja, jika  saat ini China menjadi Negara yang sangat ditakuti Amerika dan sekutunya.
Maju pesatnya China tak terlepas dari system pemerintahannya. Sehenzen dibagi menjadi dua wilayah. Wilayah industry dan wilayah umum. Di wilayah industry pengusaha tidak dikenakan pajak selama 5 tahun pertama. Sedangkan untuk wilayah umum, akan dibebaskan pajak selama 3 tahun pertama.
Mendampingi Guru Favorit Jambi Ekspres 2010 keliling China banyak menambah wawasan saya. Di China, hanya ada sekolah kejuruan semacam SMK.  Tidak ada sekolah umum seperti SMA atau SMP. Sekolah umum hanya setingkat TK dan SD.  Guru dibangku SD sudah mulai menggali potensi muridnya. Dan mulai memilah-milah antara  potensi satu murid dengan murid yang lain. Di China kuliah di Universitas tidak begitu diminati. Bagi mereka kuliah hanya untuk guru dan dosen.
Artinya, China bisa maju dan berkembang dengan cepat, karena menggunakan metode kejuruan bukan umum. Mendidik anak untuk menggali potensi dan mengaktifkan otak kanannya.
Pesan saya kepada pemerintah Indonesia, untuk segera merubah metode pendidikan di Indonesia. Kalu perlu dihapuskan SMP dan SMA. Ganti jadi sekolah kejuruan semua. Tidak itu saja, pola pemerintah China dalam menggalakkan home industry dan UKM-UKM patut ditiru juga.  Istilah pak Tung Desem Waringin, cara paling gampang untuk sukses yah contek orang sukses. Atau istilahnya ATM. Amati, Tiru dan Modifikasi itulah ATM -ala pak Tung. Yah, apa salahnya kita contek sistim dan metode Pemerintahan China, toh mereka terbukti bisa maju lebih cepat dari Negara-negara lain.
Lantas bagaimana dengan kita sekarang. Kondisinya sudah seperti ini. Bagaimana dong.   Saat ini banyak yang punya potensi di otomotif dipaksa jadi guru, banyak yang punya potensi di perkebunan dipaksa jadi pegawai. Banyak yang punya potensi sebagai pedagang justru jadi karyawan. Gimana dong. Jangan khawatir. Anda yang ingin berubah untuk sukses dan kaya masih punya kesempatan. Caranya ?. Gunakan waktu senggang disela-sela pekerjaan anda saat ini untuk menjadi orang sukses dengan menggali kembali potensi yang terpendam. Action. Libatkan Allah dulu, Allah lagi, Allah terus. (bersambung)

Ditulis dalam Budaya, Cerita, Ekonomi, Humor, Keluarga, Kerajinan, Kerja, Kesehatan, Kisah Nyata, Liputan, Pemerintahan, Pendidikan, Pengalaman Pribadi, Pengobatan, Politik, Religi, Seputar Kita, Tradisional, Travelling, Wartawan | Bertanda: , , , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar »

Kaya Lewat Waktu Senggang (3)

Posted by Jay pada April 18, 2012

Merubah Pola Pikir & Pola Kerja

MENGISI WAKTU SENGGANG

MENGISI WAKTU SENGGANG : Banyak hal yg bisa dilakukan untuk mengisi waktu senggang. Diantaranya mencuci mobil, sebelum berangkat kerja.

Tidak sabar merupakan penyebab kedua, kegagalan seseorang. Diberi ilmu juga harus sabar. Apalagi ini ilmu bikin jadi orang kaya. Harus sabar dong. Kalau anda SABAR pasti bisa jadi orang kaya meskipun hanya melalui waktu senggang. Yah, ngak perlu mengorbankan waktu kerja. Ngak perlu ikut-ikutan keluar dari pekerjaan karena ingin bisnis sendiri. Ngak perlu. Karena setelah disurvey, banyak orang terjebak dengan motivasi-motivasi yang menyesatkan. Pekerjaan yang ada hilang. Bisnis yang dibangun malah membuahkan hutang. Harta yang tersisa disita bank. Apakah nasib anda mau seperti mereka ?. Memang tidak semua mengalami nasib buruk seperti itu. Ada segelintir orang yang meraih sukses dari spekulasinya itu. Dan segelintir orang inilah yang selalu dijadikan testimony untuk membakar semangat seseorang. Saya sendiri pernah mengalami hal tersebut. Kejadiannya pada tahun 1997.  Saat itu saya berprofesi ganda sebagai wartawan aktif  dan kontraktor.  Karena tidak sabar, ingin cepat kaya Saya ikut-ikutan nanam investasi diperusahaan Indonex  miliknya Taslim Moe.  Selang beberapa saat, Taslim Moe kabur dengan membawa kabur seluruh uang nasabahnya. Ratusan orang tertipu dengan penampilan Taslim Moe. Dari pejabat di pemerintahan hingga pejabat di kepolisian juga kena.
Tauhkan Anda apa yang mendorong saya untuk ikut berinvestasi puluhan juta rupiah kepada Taslim Moe. Salah satu penyebabnya adalah karena pengaruh buku karangan Robert T Kiyosaki. Buku itu sangat membakar semangat muda saya untuk cepat maju dan berkembang. Uang harus bekerja kepada kita. Bukan  kita yang bekerja untuk uang. Itulah salah satu bait kalimat, yang menceritakan tentang bapak kaya dan bapak miskin dalam buku karangan Robert T Kiyosaki. Beruntungnya, saya masih bertahan dalam pekerjaan saya. Investasi yang saya lakukan tersebut hanya mengisi waktu senggang untuk belajar. Itu biaya sekolah sukses saya. Pengalaman adalah guru yang terbaik. Jadi untuk menjadi kaya anda harus Sabar. Tidak bisa instant.
Ingat cerita Thomas Alfa Edison, sang penemu lampu. Sebelum berhasil menciptakan lampu Thomas Alfa Edison harus mengalami kegagalan ribuan kali. Andai saja dia tidak sabar, mungkin kita saat ini tidak bisa menikmati  terangnya lampu. Tapi berkat kesbarannya. Setelah 999  gagal dalam melakukan uji coba, dan pada uji coba ke-1000 berhasil dan jadilah lampu seperi yang kita rasakan saat ini. Dua cerita orang sukses diatas rasanya  sudah cukup mewakili tentang pentingnya SABAR dalam menggapai impian.
Sudahlah syukuri dengan pekerjaan dan profesi anda saat ini. Enjoy aja. Sembari bersabar anda belajar mengisi dan menggunakan waktu senggang untuk meraih impian. Percaya pada saya, bisnis sampingan yang hanya dilakukan pada saat waktu senggang akan menjadikan anda kaya. Percaya deh. Ingat, kunci pertama sukses adalah bersyukur. Apa. Bersyukur. Yah, saya pertegas, bahwa kunci pertama sukses seseorang mencapai puncak keberhasilannya karena BERSYUKUR.  Lalu kemudian, kunci kedua SABAR.  Rasa syukur tidak hanya dengan kata-kata. Rasa syukur harus diimplementasikan dengan perbuatan.

MENGISI WAKTU SENGGANG

MENGISI WAKTU SENGGANG : Habis sholat subuh, ngaji, baca buku kalo ada waktu joging dan cuci mobil. Subhanallah asyiknya hidup. Yg penting isi waktu senggang dengan hal-hal yg produktif. Insya Allah. Foto diambil di depan rumah Muara Bungo Selasa 17 April 2012

Contoh ; laptop yang saya gunakan sehari-hari selalu saya rawat. Saya bungkus rapi setelah selesai digunakan dan selalu dibersihkan. Ini implementasi dari rasa syukur saya kepada Tuhan  atas fasilitas yang sudah saya miliki. Dampaknya, laptop ini menjadi awet dan jarang rusak. Logikanya, saya tidak perlu mengeluarkan biaya perawatan.  Begitu juga hal-hal lain, seperi mobil, motor, rumah dan lain sebagainya. Jika rasa syukur ini selalu kita pahami dan jalani, maka akan menjadi penambah income  bagi Anda. Karena benda juga punya naluri.  Jika kita berlaku baik, maka energy kebaikan itu akan mendatangkan kebaikan pada kita. Semua agama mengajarkan itu. Islam contohnya. Dalam Al Quran disebutkan bahwa barang siapa yang mensyukuri nikmatKu, maka akan Aku tambah nikmat tersebut. Sebaliknya, barang siapa yang kufur (tidak mau mensykuri) nikmatKu, maka sesungguhnya azabKu sangatlah pedih.
Begitu juga bagi pegawai, mahasiswa dan pelajar. Syukuri stastus Anda. Berapa banyak orang yang mengidam-idamkan ingin menjadi PNS. Berapa banyak orang yang tidak mampu sekolah dan kuliah.

SILATURRAHIM KAPOLRES BUDI WASONO

MENGISI WAKTU SENGGANG : AKBP Budi Wasono, Kapolres Bungo mengisi waktu senggangnya dengan cara silaturrahim ke kantor Bute Ekspres. Kepada Saya Pak Budi bercerita banyak tentang cara dia mengisi waktu senggangnya. Berkebun belimbing, ternak ikan, nanam cabe dan membuka mini market.

Karena itu saya rekomendasikan untuk membaca ini. Karena tulisan ini sangat cocok bagi para pegawai baik itu swasta maupun pegawai negeri. Tidak hanya itu, tulisan ini juga sangat cocok untuk para mahasiswa dan pelajar SMA/MA sederajat. Pokoknya tulisan ini kalau betul-betul anda pelajari dan ikuti, akan merubah pola pikir dan pola kerja Anda, sehingga anda bisa menjadi kaya dengan cara yang benar dan halal.
Bagi  Anda yang bekerja sebagai pegawai, maka saya perintahkan untuk stop melakukan korupsi dan kolusi. Sudahlah,  cara itu tidak akan membuat hidup anda tenang. Berhentilah berbuat curang. Tahun 2004 hingga 2009 saya masih aktif menjalankan profesi ganda. Sebagai wartawan dan kontraktor. Upzzz, jangan salah. Jangan Anda bersuuzon dulu. Saya mendapatkan banyak proyek bukan karena profesi saya sebagai wartawan. Tapi karena saya loyal dalam memberikan fee kepada orang-orang yang berkepentingan didalam proyek tersebut. Dari Kepala Dinas sampai panitia kecipratan duit dari saya. Bahkan sebelum pekerjaan dimulai,  saya sanggup untuk menghamburkan uang. Asal proyek dapat.   Jumlahnya tidak sedikit. Dan ini bukan rahasia umum lagi. Semua juga tahu. Sudah lah, cara ini tidak baik. Tidak akan membuat hidup anda tenang. Tahun 2010 saya putuskan untuk berhenti sementara dalam usaha kontraktor, saya fokus mengurus Koran Bute Ekspres yang dipercayakan kepada saya.
Itu kan seseran, dan kita juga tidak maksa kok minta uang kepada kontraktor.  Dan kontraktor juga iklas kok memberikannya. Jadi uangnya halal-kan ?. Kalau bukan gitu gimana cara mau bayar kredit rumah, bayar kredit mobil, sementara anak kuliah jauh disana. Sementara gaji pegawai berapa sih !. Itupun SK-nya sudah digadai di Bank.
Anda yang menyebutkan uang sap-sup itu seseran dan uangnya halal, pastilah hanya mengatakan dibibir saja. Tanyakan pada hati nurani Anda yang paling dalam. Sudah lah, saya sudah merasakan hal itu. Dan saya juga sudah menanyakan tentang hal ini,  kepada teman pejabat dan kepada teman kontraktor. Ternyata, semua menjawab dengan alasan TERPAKSA. Terpaksa melakukan itu karena atasan juga minta persen. Terpaksa, karena untuk menggol kan proyek tersebut harus pakai uang. Terpaksa karena untuk biaya entertain polisi, jaksa, wartawan, LSM dan lain-lain. Begitu juga Kontraktor selaku pengusaha. Mereka sebenarnya tidak mau memberikan uang fee tersebut. Mereka terpaksa memberikan uang siluman itu kepada oknum-oknum agar bisa tetap dapat pekerjaan. Untuk menutupi pengeluaran yang tidak ada biaya tersebut, maka mencuri adalah jalannya. Yang dicuri  pekerjaan
Yah, jawaban hati nurani sebenarnya tidak mau korupsi. Tidak mau mencuri. Tapi karena terpaksa, harus dilakukan.
Sudahlah, mulai sekarang kita rubah pola pikir dan pola kerja kita. Berpikirlah untuk jadi orang kaya dengan cara yang halal dan benar. Bekerjalah dengan aturan yang benar. Libatkan Allah dalam berpikir dan bekerja. Allah dulu, Allah lagi, Allah terus. (bersambung) 

Ditulis dalam Budaya, Cerita, Ekonomi, Humor, Keluarga, Kerajinan, Kerja, Kisah Nyata, Liputan, Pemerintahan, Pendidikan, Pengalaman Pribadi, Politik, Religi, Seputar Kita, Tradisional, Travelling, Wartawan | Bertanda: , , , , , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar »

Menikmati Suasana Pondok Darul Qur’an

Posted by Jay pada April 16, 2012

Training Enterprneurship Bersama E-Miracle

PESERTA ANGKATAN 1 FOTO BERSAMA DENGAN DIREKTUR E-MIRACLE DAN TIM MANAGEMEN DI depan kotage Ponpes darul Quran, Cipondoh Tanggerang. 3 Desember 2011

PESERTA ANGKATAN 1 FOTO BERSAMA DENGAN DIREKTUR E-MIRACLE DAN TIM MANAGEMEN DI depan kotage Ponpes darul Quran, Cipondoh Tanggerang. 3 Desember 2011

SABTU dan Minggu 7-8 April 2012 lalu saya kembali masuk Pondok Pesantren Darul Quran Cipondoh Tanggerang. Ini kedatangan saya yang ketiga kalinya  ke Ponpes Ust Yusuf Mansur ini. Sama dengan keberangkatan sebelumnya, saya ke Ponpes Darul Quran dalam rangka mengikuti training pengembangan mental dan spiritualdan enterprneurship bersama E-Miracle. Jika sebelumnya saya hanya berangkat dengan  teman-teman dari E-Miracle kali ini saya mengajak serta istri dan anak. Melly Susanti dan Cheryl Putri Zain. Meski akhirnya istri dan anak tidak bisa ikut bersama ke Popes namun saya tetap ikhlas. Karena semua pasti Allah yang ngatur. Kami hanya bisa bersama di pesawat. Pergi satu pesawat, pulang satu pesawat. Di Jakarta kami pisah. Saya ke Pondok di Tanggerang. Istri dan anak terpaksa ke Jakarta tempat keponakan Dara Bila Suciani. Beruntung keponakkan Yoga Saputra membawa mobil sendiri, sehingga istri dan anak bisa dijemput langsung ke bandara.  Semua sudah diatur oleh Allah.

Rombongan E-Miracle asal Jambi foto bareng depan pintu masuk Ponpes Darul Quran. Sabtu 3 Desember 2011

PARA ORANG KAYA : Rombongan E-Miracle asal Jambi foto bareng depan pintu masuk Ponpes Darul Quran. Sabtu 3 Desember 2011

MENIKMATI SUASANA PONDOK : Suasana asri di Ponpes Darul Quran menambah asyik. Foto dulu ahhh

MENIKMATI SUASANA PONDOK : Suasana asri di Ponpes Darul Quran menambah asyik. Foto dulu ahhh

Saya tidak perlu marah dengan managemen atau panitia penyelenggara yang telat memberitahukan kondisi pondok yang sudah tidak cukup menampung tamu. Sementara tiket pesawat untuk kami bertiga sudah dibeli.
Allah pasti punya rencana lain. Setidaknya menguji kesabaran dan kesungguhan saya dalam menggembangkan E-Miracle. Karena menurut kacamata saya E-Miracle bukan sekedar MLM yang mengejar profit bisnis. Tapi juga merupakan wadah dakwah, yang tersistem.

CERIA ANGKATAN 1

CERIA : Peserta Angkatan 1 ceria dalam mengikuti materi yang disampaikan. Minggu 4 Desember 2011.

IBADAH :

IBADAH : Suasana Santri di Masjid lingkungan Ponpes Darul Quran, Cipondoh Tanggerang. Subuh, Zuhur, Asar, Magrib dan Isya suasananya sama tetap penuh dan hidmat... Semoga suasana masjid seperti ini bisa terjaga di tengah masyarakat.

Meski saya sedikit sedih karena tidak bisa bersama istri dan anak, namun hati ini terobati melihat semangat dan gairah 9 orang teman-teman dari Jambi. Terutama mereka yang saya sponsori langsung. Erpen Surisno dari Jambi dan Harno dari Batang Hari. Keduanya sangat antusias mengikuti acara tersebut. Bahkan Erfen   meniatkan diri untuk bersedekah 200 juta, dari hasil penjualan ruko yang akan dilakukanya. Harno meniatkan diri untuk menyedekahkan mobil kijang-nya. Inilah yang mengobati kesedihan dan kekecewaan saya. Terima kasih ya Allah engkau masih jernihkan pikiran dan hatiKu untuk selalu mensyukuri setiap kejadian.(****)

Ditulis dalam Cerita, Ekonomi, Humor, Keluarga, Kerajinan, Kerja, Kisah Nyata, Liputan, Pemerintahan, Pendidikan, Pengalaman Pribadi, Religi, Seputar Kita, Tradisional, Travelling | Bertanda: , , , , , , | 2 Komentar »

Kaya Lewat Waktu Senggang (2)

Posted by Jay pada April 4, 2012

Belajarlah  dari Alam Sekitar

RAMAH LINGKUNGAN : Berpose di pantai Bakau atau Coastal Ecological Park, Shenzhen, China.

RAMAH LINGKUNGAN : Saya saat santai di pantai Bakau atau Coastal Ecological Park, Shenzhen, China. Pemerintahan China sengaja menanam pohon bakau ini untuk menjadi sumber oksigen. untuk sampai ke lokasi ini kita harus melewati taman dan hutan buatan dengan cara berjalan kaki sekitar 1 Km. Foto diambil Oktober 2010 bersama Guru Favorit JE 2010.

Oke kalau bukan menabung bagaimana caranya pak, biar bisa cepat membeli kebun sawit ?. Wah ketuaan kalau saya dipanggil bapak. Tapi ngak masalah. Sebab rambut saya juga sudah mulai muncul uban, bertanda umur sudah makin tua.
Kalau Anda saat ini masih menggunakan otak kiri. Maka jawabannya harus  menabung. Tapi itu akan lama. Dan belum tentu berhasil. Keberhasilannya hanya 20 persen saja. 80 persen kemungkinan gagal. Karena dalam prosesnya, anda akan mendapatkan kebutuhan mendesak dan tidak terduga, yang mengakibatkan tabungan anda harus dirogoh sebelum waktunya.
Maka gunakanlah otak kanan. Saya jamin 100 persen anda pasti akan berhasil. Yah saya jamin anda akan berhasil. Syarat dan ketentuan berlaku. Ia dong, saya berani menggaransi keberhasilan anda, tapi anda harus juga mengikuti metode saya. Right.
Setuju. Baik kita lanjut. Jika selama ini kita punya kebiasaan untuk menabung untuk mengumpulkan uang, agar bisa membeli apa yang kita hajatkan. Maka sekarang pola pikir itu kita rubah seratus derajat. Ingat, jika anda ingin punya sesuatu, sebut saja misalnya pengen punya motor,  mobil, rumah, ruko atau bahkan pengen cepat nikah. Maka caranya jangan  menabung. Lama dan hasilnya akan mengecewakan.
Perlu saya tegaskan, bahwa cara menabung adalah cara kikir. Orang pelit, rezekinya akan dipersempit. Yakin deh.   Belajarlah dari alam sekitar.

Beijing

TAMAN TERBUKA : Saya saat dalam perjalanan melihat Tianmen Suare Beijing. Taman sengaja dibuat untuk menghasilkan udara yang bersih. Terawat dan indah. Foto diambil di Beijing Oktober 2010.

PINGGIR SUNGAI PULAU TAMIANG KABUPATEN TEBO

WAKTU SENGGANG : Jalan bersama keluarga ke Pulau Tamiang, Kabupaten Tebo, Jambi.

Coba anda perhatikan alam sekitar anda. Perhatikan matahari, bulan, bintang, tumbuh-tumbuhan dan lain sebagainya. Kita adalah bagian dari mahluk ciptaan Tuhan Semesta Alam. Andaikan matahari pelit, maka ia tidak akan mau membagikan sinarnya kepada bumi.  Apa nasibnya kita saat ini. Tapi matahari tidak demikian. Ia sudah diperintahkan oleh sang pencipta untuk terus berbagi sinarnya. Begitu juga dengan bulan dan bintang. Hal yang sama juga terjadi pada tumbuh-tumbuhan. Andaikan saja pepohonan kikir, maka ia tidak mau menggeluarkan oksigen  atau O2  untuk manusia. Apa jadinya kita saat ini. Matahari tidak pernah minta kepada kita balasan dari sinar yang telah diberikannya. Begitu juga tumbuh-tumbuhan. Tidak pernah meminta imbalan dari oksigen yang telah diproduksinya setiap hari.  Bayangkan,  dalam satu hari setidaknya kita menghirup 2880 liter oksigen. Jika harga oksigen ¬25 ribu perliter, maka dalam sehari kita harus membayar  72 juta rupiah.  Gimana. Sanggup bayar sehari 72 juta hanya untuk biaya oksigen ?.  Itu belum termasuk yang lain.
Terus apa hubungannya dengan tema kita Kaya Lewat Waktu Senggang ?.  Sabar. Tinggal baca aja ngak sabaran. Sabar dong. Ingin dapatkan ilmu kaya kok ngak sabar sih. Ikuti saja terus tulisan ini.(bersambung)

Ditulis dalam Budaya, Cerita, Ekonomi, Humor, Keluarga, Kerajinan, Kerja, Kesehatan, Kisah Nyata, Liputan, Pendidikan, Pengalaman Pribadi, Pengobatan, Religi, Seputar Kita, Tradisional, Travelling | Bertanda: , , , , , , , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar »

Kaya Lewat Waktu Senggang (1)

Posted by Jay pada April 3, 2012

Memanfaatkan Hobi Jadi Uang

Waktu senggang yang sedikit ternyata bisa kita manfaatkan. Kita juga bisa kaya jika bisa memanfaatkan waktu sedikit itu.
Kalau sudah bicara kaya semua kepingin. Siapa juga yang ingin hidupnya susah. Tentu tidak ada. Kalo seseorang kaya, karena kerja dari pagi hingga larut malam, itu hal yang biasa. Justru aneh jika seseorang yang kerja dari pagi hingga malam tapi hidupnya masih kekurangan. Tapi inilah yang terjadi. Mereka yang kerja dari pagi hingga malam justru tidak pernah cukup. Hidupnya selalu kekurangan. Apa penyebabnya.
Kurang bersyukur. Itulah penyebabnya. Akibatnya, apa yang mereka dapat selalu kurang. Mereka memandang selalu keatas. Tidak pernah kebawah. Selalu mengejar yang jauh dan menyepelekan yang dekat atau lingkungan sekitar. Suka menggali diluar potensi, sementara potensi sendiri diabaikan.

WAKTU SENGGANG : Memanfaatkan waktu pagi sebelum berangkat kerja

WAKTU SENGGANG : Memanfaatkan waktu pagi sebelum berangkat kerja. Memetik cabe dan sayur-sayuran sembari cari keringat, dapur juga terbantu. Dan sayur-sayuran yang dihasilkan juga lebih terjamin.

WAKTU SENGGANG : Hasil panen cabe dan sayur-sayuran cukup untuk kebutuhan  dapur di rumah dan tetangga sekitar.Foto diambil Selasa 3 April 2012.

KEBUN DIBELAKANG RUMAH : Hasil panen cabe dan sayur-sayuran cukup untuk kebutuhan dapur di rumah . Foto diambil Pagi Selasa 3 April 2012.

Misalnya ; Fulan hobi bertani. Ia bekerja keras mengumpulkan uang dari pekerjaannya sebagai karyawan untuk bisa membeli sebidang kebun sawit. Obsesinya untuk bisa memiliki kebun sawit semakin kuat setelah mengetahui banyak orang sukses dari hasil kebun sawit.  Cita-cita Fulan tidak salah, walaupun ia saat ini hanya bisa menabung 300 ribu perbulan dari sisa gajinya 3 juta perbulan. Namun uang yang ia tabung kerab terpakai untuk kebutuhan tidak terduga. Sehingga buku tabungan Fulan ngak pernah sampai angka 10 juta. Padahal harga sebidang sawit bisa mencapai 100 juta. Anggaplah uang yang ditabung ngak pernah tersentuh. Karena tidak ada kebutuhan mendadak dan mendesak.  Maka Fulan baru bisa mengumpulkan uang 100 juta selama tidak kurang dari 27 tahun.  Hitung sendiri. Coba ambil kalkulator. Benarkan. Uhhh. Capek deh !! harga kebun sawit keburu naik lagi.
Oke. Sementara itu pekarangan rumah Fulan juga kosong. Meski tidak lebar, namun ini bisa memancing alam untuk menunjukan keseriusan kita yang hobi bertani. Manfaatkan pekarangan rumah sedapat mungkin agar bisa benar-benar bermanfaat. Kita bisa mengisi waktu senggang untuk menyalurkan hobi tersebut. Kita bisa memanfaatkan pekarangan sebagai tanaman toga, atau sayur-sayuran, seperti cabe, tomat, kangkung, bayam, terong, ubi, pepaya dll.
Cara ini akan sangat membantu anda bisa memiliki kebun sawit. Caranya bagai mana. Logikanya, biaya dapur yang dulunya rata-rata misalnya 2 juta kini bisa berkurang. Karena sejumlah kebutuhan dapur sudah bisa teratasi dari hasil tanaman di pekarangan rumah.  Anggaplah misalnya berkurang 100 ribu. Artinya dalam sebulan anda punya uang lebih 100 ribu. Artinya aka nada penambahan angka untuk ditabung. Dari biasanya 300 ribu perbulan kini bias 400 ribu perbulan.
Upzzz. Bukan ini cara yang ingin saya ajarkan. Sebab dengan cara ini masih terlalu lama untuk menggapai impian tersebut. Saya akan ajarkan anda untuk bisa menggapai cita-cita lebih cepat. 10 kali lebih cepat dari pada anda menabung. Bagai mana caranya. Ikuti saja terus tulisan saya berikutnya.(bersambung)

Ditulis dalam Budaya, Cerita, Ekonomi, Humor, Keluarga, Kerajinan, Kerja, Kesehatan, Kisah Nyata, Pendidikan, Pengalaman Pribadi, Pengobatan, Religi, Seputar Kita, Tradisional, Wartawan | Bertanda: , , , , , , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar »

Tujuh Hari Road Show E-Miracle Bersama Ust Agus Susanto

Posted by Jay pada Maret 30, 2012

 Miracle Water Sarana Silaturrahim,

Dakwah & Bisnis Dunia Akhirat

E-Miracle : Sosialisasi program E-Miracle di pengajian Rmh Dinas Bupati Bungo.

E-Miracle : ustad Agus Susanto mensosialisasikan program E-Miracle di pengajian Rmh Dinas Bupati Bungo.

Tujuh hari melakukan road show E-Miracle di provinsi Jambi ternyata tidak cukup.  Meski jadwal padat dan perjalanan jauh, Alhamdulillah Allah masih menjaga kesehatan Ustadz Agus Susanto, dari tim managemen E-Miracle  sebagai pembicara.  Perjalanan dengan misi dakwah dan bisnis dunia akhirat itu berlangsung dari hari Kamis 22– Rabu 28 Maret 2012 .

Road Show E-Miracle di Kuamang Kuning, Bungo

DAKWAH EKONOMI : Road Show E-Miracle di Kuamang Kuning, Bungo

DAKWAH EKONOMI : Road Show E-Miracle di Kuamang Kuning, Bungo

Road Show E-Miracle : Para jamaah di Kuamang Kuning, Bungo antusias menyimak penjelasan dari Ust Agus Susanto

Dimulai dari menelusuri Kota Jambi, lanjut ke Kabupaten Batanghari,  lanjut menelusuri Kabupaten Bungo dan terakhir menjelajahi wilayah transmigrasi Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo.
Misi kami untuk mengajak sholat diawal waktu, mengawali kerja dengan membentang sejadah terlebih dulu alias sholat duha, menutup hari dengan sholat malam, ngaji dan memperbanyak sedekah. Lima pilar inilah yang kami dakwahkan.  Alhamdulillah sambutan masyarakat sangat antusias. Bahkan, pada hari Selasa 27 Maret 2012 sekitar pukul 14.00-17.00 WIB kami berkesempatan mengisi pengajian ibu-ibu di rumah dinas bupati Bungo. Meski tuan rumah  tidak ada ditempat. Namun acara tetap ramai dan penuh antusias jamaah. Hj Enny Wardani, yang tak lain adalah istri Bupati Bungo H Sudirman Zaini SH, MH, disaat bersamaan sedang berada di Belanda. ‘’Saya besok ke Belanda bersama ibu gubernur. Tapi saya jamin peserta pengajiannya ramai. SMS aja nama ustadz nya. Nanti biar saya terusin ke yang lain,’’kata bu Bupati pada saya via telponnya.
Sejurus kemudian, srikandi Bungo itu mengirim SMS yang berisikan renungan. Macam macam isinya. Diantaranya ini ; ‘’Sungguh pantas hal ini kt baca/iqra, bhw di apotik: Harga Oksigen +    25 ribu/ltr. Harga Nitrogen + 9.950/ltr. Dalam satu hari kt menghirup >2880 ltr Oksigen & > 11.376 ltr Nitrogen. Jk kt hargai dg uang, mk oksigen & Nitrogen yg kita hirup senilai 170 jt/hr. SUBHANALLAH. Ternyata kebutuhan O2 & NO2 tbh kt > 1 hr saja 170 jt’’.

ROAD SHOW : Zainuddin melakukan demo Miracle Water didepan jamaah pengajian Rmh Dinas bupati Bungo

Antusias : Zainuddin melakukan demo Miracle Water didepan jamaah pengajian Rmh Dinas bupati Bungo

Janji Ibu Bupati ternyata benar. Saat hari H,  Selasa 27 Maret, jamaah membeludak. Tak kurang dari 300 orang jamaah ibu-ibu yang hadir siang itu. Acara yang biasanya selesai habis sholat Ashar, kali ini berbeda. Usai sholat ashar jamaah, acara  dilanjutkan kembali. Ini atas permintaan dari jamaah.

Demo Miracle Water oleh Ustadz Agus Susanto dan Zainuddin dari tim E-Miracle di depan jamaah pengajian Rumdis bupati Bungo

ROAD SHOW : Demo Miracle Water oleh Ustadz Agus Susanto dan Zainuddin dari tim E-Miracle di depan jamaah pengajian Rumdis bupati Bungo

DEMO AIR : Tim E-Miracle melakukan uji ilmiyah terhadap Miracle Water dihadapan para jamaah di Kuamang Kuning

DEMO AIR : Tim E-Miracle melakukan uji ilmiyah terhadap Miracle Water dihadapan para jamaah di Kuamang Kuning

Maklum saja karena materi yang disampaikan oleh Ustadz Agus Susanto menarik perhatian. ‘’Dunia Akhirat. Hidup di Dunia kaya raya, mati  masuk surga.. hahahaha’’Asyik ngak. Siapa yang ngak kepincut dengan penawaran ini.
Saya yang selalu mendampingi Ustadz Road Show selama tujuh hari, selalu mengamati terus penjelasan Ustadz. Dalam doa diatas sajadah saya selalu bermunajad, agar bisa sukses dunia akhirat, kaya dunia akhirat, dengan cara yang paling diridhoi Allah, dengan cara yang paling halal, dengan cara yang paling terhormat, dengan cara yang paling cepat, dengan cara yang paling mudah. Ya Allah kabulkan doa ku. Agar aku bisa menyinari  banyak orang. AMIN.
Setelah memberikan pencerahan dengan menjelasakan Metode Lima Pilar. 1. Sholat diawal waktu, 2. Sholat Duha, 3. Sholat Tahajud, 4. Komunikasi Dengan Allah (baca Quran), 5.Sedekah.
Ustadz Agus Susanto dibantu dengan tim E-Miracle Jambi, melakukan demo air ajaib. Miracle Water namanya. Ownwrnya Ustadz Yusuf Mansur. Air ini diproses dengan teknologi tinggi,  mengandung Alkali, Oksigen, Bio Energi, Anti Oksidan dan Reverse Osmosis. Air ini merupakan air kesehatan.Yang bisa membantu menjaga dan menyembuhkan berbagai penyakit, diantaranya stroke, jantung, asam urat, maag, diabetes, dll. ‘’Hasil keuntungan perusahaan 70 %-nya dialokasikan untuk membantu pembibitan penghafal Al Quran seluruh Indonesia,’’jelas Ustadz Agus.
Menurut Ustadz Agus Susanto, siapapun yang terlibat dalam E-Miracle, maka mereka ikut serta  ambil bagian menjadi donator pembibitan penghafal Al Quran. ‘’Saat ini jumlah santrinya 300.000 orang yang tersebar di 2000 rumah tahfiz di seluruh Indonesia,’’pungkas Ustadz Agus.

ROAD SHOW : Para Asatidz di Rimbo Bujang, Tebo foto bareng Ust Agus Susanto, usai mengikuti kegiatan E-Miracle di ponpes Darul Falah Rimbo Bujang.

ROAD SHOW : Para Asatidz di Rimbo Bujang, Tebo foto bareng Ust Agus Susanto, usai mengikuti kegiatan E-Miracle di ponpes Darul Falah Rimbo Bujang.

Dijelaskannya bahwa E-Miracle  adalah MLM (Multi Level Marketing).  Sebagai mana yang diungkapkan oleh Ustdadz yusuf Mansur, bahwa MLM ini bulan MLM biasa. Ini adalah Multi Level Amal.  Multi Level Duha, Multi Lefel Tahajud, Multi Level Sedekah dan Multi Level Tahfidz. ‘’Semua anggota E-Miracle kudu menjalankan tahajud, duha dan menghafalkan Al Quran. Walau satu hari hanya satu ayat,’’kata Ustadz Yusuf Mansur, selaku Komisaris Utama dan juga Owner.
Konsep yang diracik oleh Ustadz Yusuf Mansur melalui wadah E-Miracle ini ternyata disambut hangat oleh masyarakat. Khususnya provinsi  Jambi. Saya sendiri sudah janji sama Ustadz Yusuf Mansur, untuk membantu dakwah beliau melalui E-Miracle. Karena itu, saat Ust  Agus Susanto dari tim managemen E-Miracle datang, saya sedekahkan waktu saya secara total untuk mendampinginya selama di Jambi. Dan berupaya melayaninya sebaik mungkin. ‘’Kepada Allah saya memohon ampun atas segala kehilafan dan kesalahan. Kepada Allah pula saya memohon agar apa yang saya kerjakan dicatat sebagai amal ibadah,’’. (***)

Ditulis dalam Budaya, Cerita, Ekonomi, Humor, Keluarga, Kerja, Kesehatan, Kisah Nyata, Liputan, Pemerintahan, Pendidikan, Pengalaman Pribadi, Pengobatan, Religi, Seputar Kita, Tradisional, Travelling, Wartawan | Bertanda: , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar »

Setahun Belajar Ilmu Sedekah

Posted by Jay pada Maret 20, 2012

ULTAH SEDERHANA : 1 Tahun Cheryl Putri Zain merayakan ultah bersama Papi dan Mami di rumah, setelah sehari sebelumnya 18 Maret 2012 syukuran bersama santir-santri Ponpes darul Falah dan memberikan santunan.

SENIN19 Maret 2012 kemarin tepatnya pukul 04.00 WIB,  Cheryl Putri Zain, putri pertamaku  berusia satu tahun. Tidak terasa. Rasanya baru beberapa hari lalu bayi mungil itu lahir. Putri cantikku, kini sudah mulai bisa berjalan. Sudah punya enam gigi. Berat badan terakhir sekitar 9 Kg. Kini ia sudah mulai pandai merengek mencari perhatian. Terima kasih ya Allah, Engkau sudah mengutus seorang anak untuk penghibur hati kami, untuk  teman hari-hari kami.

ULTAH 1 TH CHERYL PUTRI ZAIN

ULTAH 1 TH CHERYL PUTRI ZAIN : Secara sederhana dilakukan dirumah Muara Bungo setelah sehari sebelumnya 18 Maret 2012 dirayakan bersama anak-anak santri Ponpes Darul Falah, dengan memberikan bantuan uang.

Tidak terasa setahun. Yah, blog inipun sudah setahun tidak terisi. Dari hari kehari saya merindukan blog ini untuk dapat mengisinya. Tapi ada saja kesibukan.  Yang membuat hobi saya ini terlewatkan. Yah.. sudah satu tahun blogku ngak terisi. Mudah-mudahan, kedepan aku bisa aktif lagi mengisi tulisan di blog tercintaku ini. Setidaknya sebulan dua kali.
Apa saja aktifitasku selama setahun ini ?. Bagaimana perkembangannya  ?.  Biasanya seluruh aktivitas ku catat di blog ini meski tidak secara keseluruhan. Blog ini adalah diare hidupku. Kelak catatan kecil di blog ini akan menjadi bacaanku dihari tua.

Untuk menguraikan aktivitasku selama setahun di tulisan kali ini rasanya tidak mungkin. Namun saya bisa menguraikan sedikit kesimpuan dan pokok-pokok aktivitas selama setahun dan perkembangannya.
Yang jelas selama setahun saya bisa punya rumah baru, punya usaha distribusi air miracle (70 % keuntungan perusahaan untuk pembibitan Penghafal Al Quran), punya usaha Ayam Goreng Darul Falah (50 % keuntungan saya untuk sedekah melalui LPS), punya usaha  distribusi pupuk sawit (50% keuntungan saya untuk panti asuhan).  Mau tau bagaimana semua itu terjadi ?. Ikuti tulisan saya, mudah-mudahan bisa menjadi bahan inspirasi bagi pembaca semua.
Bismillahirrohmanirrohim
Kira-kira sudah satu tahun sepuluh bulan saya dan istri Melly Susanti, AMKeb hijrah ke Bungo. Kami pindah ke Bungo karena alasan pindah tugas. Yah,  saya sebagai karyawan swasta di media cetak group Jawa Pos.  Diberi tugas untuk mengurus Koran di kabupaten Bungo tersebut. Cerita soal Koran yang saya kelola banyak ditulisan-tulisan saya sebelumnya. Istri saya pun akhirnya membutuskan untuk ikut ke Bungo, sebagai tenaga PNS titipan dari Kota Jambi.
Bulan pertama, kami ngontrak kamar sebagai tempat tinggal kami. Lokasinya persis disamping kantor di kawasan JL Rangkayo Hitam, Bungo Timur, Simpang Drum, Pasar Muara Bungo. Bulan kedua, kami memutuskan untuk mencari rumah bedeng yang sederhana.
Dua bulan di Bungo, saya ditawarkan tanah kosong oleh orang tua angkat. Lokasinya di pinggir lintas, kawasan Sungai Mengkuang, dekat Arbes, depan Graha Pena Bungo Pos.  Tawaran itu langsung saya sambut dengan gembira. Apalagi harganya sangat murah (jauh dari harga pasaran), dan pembayarannya bisa dicicil. Tidak begitu luas, hanya sekitar 240 meter persegi (6 m x 40 m). Meski kecil tapi saya sangat bersyukur, karena sudah bias memiliki asset dipinggir jalan utama. Alhamdulillah, tanah  itu kini sudah lunas, dan sekarang sedang dalam proses pembuatan sertifikat.  Sekarang nilainya… Wow jangan Tanya. Selangit. Subhanallah, Alhamdulillah. Setahun di Bungo (2010)  Alhamdulillah selain punya asset tanah, mobil pun berganti baru. Dulunya Isuzu Phanter jadul, kini ganti  Toyota Yaris. Alhamdulillah.

RUMAH

RUMAH : Rumah yang kini menjadi tempat tinggal kami sekeluarga di Muara Bungo.

Singkat cerita kontrakan ku pun mau habis waktunya. Kepada Allah aku memohon agar bisa pindah dari kontrakan tersebut  dan menempati rumah sendiri. Dalam pikiranku, untuk sementara cukup saja punya rumah papan di tanah yg aku beli dari ortu angkat,  yang penting rumah sendiri dari pada ngontrak. Itu pikiranku. Namun ternyata Allah Maha  Kaya, Maha segala-galanya. Aku justru diberi rumah yang cukup lumayan untuk keluarga kecilku. Tanpa harus mengelurkan uang dulu, aku sudah bisa punya rumah. Alhamdulillah, 25 Juni 2011 kami pindah ke rumah baru. Tidak lagi ngontrak.
Alhamdulillah.
Aktivitasku terus berjalan. Namun semakin hari, aku betul-betul semakin sibuk dengan kegiatan social di LPS (Lembaga Pondok Sedekah) yang aku dirikan bersama teman-teman. Sebagai wadah tempat kami menyalurkan sedekah, agar lebih terorganisir dan dapat disalurkan sesuai dengan harapan.
Januari 2012, akhirnya aku putuskan untuk menjadi Master Stokis E-Miracle wilayah Provinsi Jambi. Meski sampai sekarang belum ada kepastian, namun langkah dan upaya itu sudah aku kerjakan. Saya begitu semangat untuk bisa menjadi pemegang produk E-Miracle. Bukan sekedar profit. Tapi, karena 70 % keuntungan  perusahaan dari penjualan Miracle Water dialokasikan untuk pembibitan penghafal Al Quran. Subhanallah, inilah yang saya kejar. Saya ingin sekali ikut ambil bagian sebagai donator. Caranya yah ikut membantu membesarkan E-Miracle.
Ya Allah, jika Engkau meridhoi aku menjadi  Master Stokis E-Miracle wilayah Provinsi Jambi, akupun tidak bisa menolaknya. Tapi jika engkau tidak Ridho, sebaiknya hindarkan aku dari bisnis tersebut. Cukuplah aku berdakwah saja dengan E-Miracle bersama Ust Yusuf  Mansur. Tapi jika aku bisa menggapai kedua-duanya,  berbisnis untuk kemaslahatan keluarga dan orang-orang sekitarku, sembari sambil berdakwah, alangkah indahnya Ya Allah.  Kabulkan ya Allah cita-cita hamba yang terindah dari lubuk hati ini.  
Awal Maret 2012 saya mulai melakukan pembicaraan serius dengan kakak sepupu Kemas Erwin alias Jangcek, untuk menggarap pupuk di Jambi Wilayah Barat. Yah saya menyetujui sebagai penyalur tungggal pupuk Agritama Plus di Jambi Wilayah Barat. Saya langsung mengungkapkan niat, akan membelah hasil saya 50 % untuk membangun panti asuhan. Yah, jika kelak pupuk yang saya distribusikan memberikan keuntungan financial untuk saya, maka 50 %-nya akan saya sedekahkan untuk membangun panti asuhan. Separuhnya lagi untuk kehidupan saya dan keluarga.

RM AYAM GORENG DARUL FALAH

RM AYAM GORENG DARUL FALAH JL 31 UNIT 1 RIMBO BUJANG, KABUPATEN TEBO, PROVINSI JAMBI

LOUNCHING : HARI PERTAMA DI RM AYAM GORENG DARUL FALAH JL 31 UNIT 1 RIMBO BUJANG, KABUPATEN TEBO, PROVINSI JAMBI

Minggu 18 Maret 2012, saya dan Ust Amin Zubaedi resmi melakukan kerjasama dalam hal usaha kuliner. Kami membuka usaha Rumah Makan (RM) Ayam Goreng Darul Falah di kawasan JL 31 Unit 1 Rimbo Bujang Kabupaten Tebo. Saya bertindak sebagai investor, sedangkan Ust Amin Zubaedi sebagai pengelola. Sayapun meniatkan diri untuk membelah hasil yang akan saya dapat dari RM Ayam Goreng Darul Falah ini. 50 % penghasilan saya dari bisnis ini akan saya sedekahkan melalui LPS (Lembaga Pondok Sedekah). Separuhnya lagi untuk kehidupan saya dan keluarga.
Kepada Allah saya memohon ampun, bahwa tulisan saya ini bukan ingin riya, takabur, atau ujub. Tapi semata-mata untuk menjadi bahan motifasi  bagi pembaca. Karena percepatan yang selama ini terjadi pada diri saya tak terlepas dari izin Allah, diantaranya mungkin melalui jalan SEDEKAH. Karena janji Allah, jika kita bersedekah satu akan dibalas minimal 10 kali lipat. Allah tidak akan pernah bohong. Yakinlah Allah tidak akan pernah ingkar. Kitanya saja yang kurang percaya. Silahkan coba dari sekarang untuk meringankan tangan membantu orang lain. “Hidup ini terasa indah bila bermanfaat bagi orang lain”.

Selain itu, tulisan ini juga sengaja saya tulis sebagai bahan PENGINGAT untuk diri  saya sindiri, jika kelak saya lupa akan janji dan niat saya ini. ”Ya Allah lancarkan seluruh usaha saya. Sukseskan saya dunia akhirat, bahagiakan saya dunia akhirat. Jadikanlah saya orang kaya dunia akhirat. Ya Rahman, kabulkan seluruh doa saya”(***)

Ditulis dalam Cerita, Ekonomi, Humor, Keluarga, Kerja, Kesehatan, Pendidikan, Pengalaman Pribadi, Religi, Seputar Kita, Tradisional, Travelling, Wartawan | Bertanda: , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar »

Cheryl Putri Zain, Lahir Usai Aku Sholat Tahajut

Posted by Jay pada Maret 22, 2011

Cheryl Putri Zain

Cheryl Putri Zain

HARI ini Sabtu 19 Maret 2011 merupakan hari yang paling bahagia bagi diriku dan istri. Betapa tidak, saat aku masih diatas sajadah usai sholat tahajut, menjelang Subuh,  tepatnya pukul 04.00 WIB (waktu sholat subuh pukul 04.50), aku mendapat telepon bahwa anak pertamaku telah lahir. Jenis kelamin perempuan dengan berat badan 3100 gram dan panjang badan 49 cm. Putriku lahir dengan kondisi tubuh terlilit tali pusat. Meski begitu, ia sehat. Alhamdulillah.
Bayangan tangisannya langsung melengking ditelingaku. Kepada Allah SWT aku bersyukur, karena putriku lahir dengan keadaan sehat dan fisik yang lengkap. Seperti biasa usai sholat subuh di Masjid, aku langsung membaca doa. Tak lupa untuk putriku yang baru lahir.  Dan dilanjutkan dengan baca Alquran.
Belum lagi hilang rasa kebahagian itu, pagi itu usai sholat Dhuha aku berangkat memenuhi undangan PT. Agung Auto Mall, dialer resmi mobil Toyota di kawasan TAC Jambi, untuk sekedar coffe  morning. Perut sengaja ku kosongkan. Martabak india dan mie celor yang disajikan pihak dialer langsung ku santap. Dan Alhamdulillah aku mendapatkan hadih ipod Appel, yang nilainya mencapai Rp. 3 juta. ‘’Ini rezeki anak,’’kata Istriku, Melly Susanti.
Siangnya aku langsung menghadirkan acara pembukaan seminar Guru di GOS Kotabaru. Usai acara pembukaan, aku langsung ke kantor untuk melakukan rapat dengan para guru favorit, dengan agenda reuni dan pembentukan organisasi guru favorit yang aku gagas sendiri. Alhamdulillah, organisasi yang aku gagas  terbentuk dengan sukses dengan nama FORUM GURU FAVORIT JAMBI EKSPRES (FGF-Jambi Ekspres).

ipod rezeki untuk Cheryl

ipod rezeki untuk Cheryl

Aku baru pulang ke rumah sekitar pukul 16.00 WIB. Usai sholat ashar, aku dan istri merancang nama sang buah hati. Kami sepakati nama sang buah hati Cheryl Putri Zain, yang berarti Anak Perempuan Raja yang Cantik dan Dihormati. Nama ini diambil dari tiga unsur bahasa. Indonesia, Arab dan Prancis.
Cheryl  diambil dari bahasa Prancis yang berarti dihormati atau terhormat. Putri diambil dari bahasa Indonesia yang artinya Anak Raja perempuan. Zain diambil dari bahasa Arab dengan dasar bahasa Zainun yang artinya Cantik, indah,elok. Selain itu Zain juga merupakan singkatan atau awalan dari namaku Zainuddin.
Ya Allah jadikanlah anakku Cheryl Putri Zain menjadi anak yang sholehah, sempurna akal pikirannya, sempurna fisiknya, elok rupanya, cerdas otaknya, sehat tubuhnya dan kuat badannya. Ta’at padaMu ya Allah, mencintai Nabi Muhammad SAW beserta keluarga dan sahabatNya, berbakti pada orang tua, berguna bagi nusa, bangsa serta agama. AMIN.

Ditulis dalam Cerita, Keluarga, Kerja, Kisah Nyata, Pemerintahan, Pendidikan, Pengalaman Pribadi, Religi, Seputar Kita, Travelling | Bertanda: , , , , , , , , , , , | 5 Komentar »

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.