BerQurban & Keadilan Terhadap Keluarga

11 12 2008

Mudik Ketempat Mertua

TAHUN ini aku merayakan hari raya Qurban atau Idul Adha 1429 Hijriah/2008 Masehi di kampung mantan pacar ku di Tanjung Raja, Sumatera Selatan. Tradisi pulang kampung ke rumah mertua, aku lakukan setiap tahunnya. Menurutku inilah salah satu nikmatnya berumahtangga.

Soal perjalanan, aku tidak akan membahasnya. Karena jalan Jambi-Palembang-Tanjung Raja, sudah bagus dan lancar. Begitu pula dengan mobil ku, meski usia mobil ku sudah tua tapi tidak rewel samasekali. Alhamdulillah kami selamat. Terima kasih ya Allah Engkau berikan keselamatan dan kelancaran dalam perjalanan ku.

Ingin menceritakan tentang perayaan hari Raya Idul Adha di tempat mertua, sepertinya sudah basi dan ketinggalan dan tidak ada juga yang special dan unik.

Tapi disini saya akan ceritakan kenapa saya lebaran Idul Adha tahun ini di tempat mertua di Tanjung Raja. Mungkin inilah yang disebut dengan pemimpin dalam sebuah rumah tangga. Saya harus memiliki sikap, bijaksana, tegas dan adil. Alasan lebaran Idul Adha di tempat mertua, karena sebelumnya, lebaran Idul Fitri 2008 kemarin, aku dan istri merayakannya di Jambi, tempat kelahiran ku dan juga orang tua (ibu ku). Tapi sebelumnya lagi (2007) saya lebaran Idul Fitri di tempat mertua dan lebaran Idul Adha-nya di Jambi. Begitulah seterusnya-yang saya lakukan. Artinya tahun depan 2009, insya Allah saya akan lebaran Idul Fitri di tempat mertua dan lebaran Idul Adha di Jambi.

Apa ngak capek?. Tentu saja tidak. Justru saya menikmatinya dan merasakan asyik. Apalagi, saat dalam perjalanan. Wuhhh, nikmatnya gimana gitu. Apa lagi di mobil hanya kami berdua, suami istri. Maklum sudah hampir lima tahun saya berumah tangga, tapi belum juga dikarunia momongan. Mohon doanya yah, agar bisa cepat dapat momongan. Jadi kalo dijalan bisa, sedikit rame gitu. Hehehe. Terima kasih yah atas doanya.

Tapi bagi yang masih lajang, prinsip saya ini bisa jadi acuan. Yakin deh, rumahtangga anda akan harmonis. Amin. Sebab prinsip yang saya terapkan adalah keadilan.

O..ya. Maaf lahir batin ya untuk semua. Meski telat tapi pintu maaf kan masih terbuka. Maklum sih, tulisan ku, kadang2 sedikit nyeleneh dan kedang2 sulit dimengerti. Yah, disela-sela deadline sih, jadi menulisnya ngak fokus. Dari pada suntuk , mendingan menulis deh. Hehehehe. 0=0 (****)


Tindakan

Information

17 tanggapan

11 12 2008
as™

Jey, sudah banyak orang mengidentifikasi qurban dalam berbagai tafsir Kedermawanan qurban sudah menjelma menjadi keseharian kita khir ada politik qurban ada juga korban politik. Korban seyogyanya dipahami sebagai bagian dari sikap sosial yang terus di tegakkan tapi tanpa pamrih. Tapi belakangan korban menjelma menjadi aliran baru dalam soal bagi berbagi yang berujung pada soal balas budi. Makna kedermawanan sosial sudah menjelma menjadi sangat proseduran. Sprit ini harus kita hentikan guna menegakkan ci tra korban sebagai amanah ketuhanan, selamat ya.

12 12 2008
Mufti AM

Kalau saya susah mas seperti itu karena dapat tugas kepanitiaan dari masjid tempat tinggal saya. Padahal istri saya berangkat sendiri juga tak mau, pengennya sih bersama-sama. Jadi tiap tahun lebarannya tetap di temat saya dulu.

12 12 2008
humorbendol

Sip..salut mas. Anda Kepala Rumah Tangga yang bijaksana.
Masalah momongan, yang sabar mas…
Insya Allah semua dah diatur. Yakinlah bahwa Allah pasti memberikan yang terbaik buat kita semua.
Amien
:)

12 12 2008
reallylife

kita maafkan kok

12 12 2008
Rita

Yang namanya mudik, jalan jauh, karena tiap tahun ngalamin, ber-enam lagi ma anak2 wuiiihhh asyik asal gak ngoyo pengen cepet nyape jadi dinikmati aja. Kalo udah cape yaa nginap esoknya baru ditrusin perjalanannya ato mampir sekedar sholat di mesjid yang terdapat disepanjang jalan menuju Makassar. Krena si babe suka ngantuk kalo udah cape nyetir mau gak mau aku ambil alih….Biasanya gitu aku duduk dibalik setir, para pasukan (anak2) ngambil posisis aman (kursinya dipastiin nyaman dan agar tidak mental kedepan gitu aku ngerem krn kebanyakn mendadak hhehe…… ngebut sihhh ….sementara kalo sibabe yang nyetir, dijamin selamat dunia akhirat, bawanya tenang namun kadang bikin geregetan krna kelamaan, cape duduknya….. Oya Moga cepet2 dapat momongan yaa amien…

13 12 2008
tren di bandung

inspirasi dari idul kurban itu kan tetap saja keberanian dan pengorbanan keluarga Ibrahim as. jadi kalo di sana juga ada keberanian melakukan perjalanan sulit dan ada pengorbanan karena masalah2 yang dihadapi, maka cukuplah sudah hikmah itu didapat.

selamat menikmati hikmah momentum ke-3 dari 4 momentum strategis yang ada.

13 12 2008
sarahtidaksendiri

*berdoa* smeoga kelak nanti RUmah TanggaQ juga harmonis..
hehee…
makasih y udah mampir ke blog.
Salam kenal :)
semoga selalu berbahagia…

13 12 2008
Jiban

insya Allah didoakan…
mohon doa juga supaya segera punya mertua :D

13 12 2008
Sawali Tuhusetya

Yang sabar dulu, mas, berikhtiar dan berdoa, semoga mas jay dan keluarga segera diberi momongan. wah, perayaan idul adhanya memang asyik kalau di rumah mertua. tahun ini saya ndak ke mana2, hehehe ….

13 12 2008
joe

Wah… artikelnya… jadi terharu..

Kebetulan saya masih lajang..
bisa belajar buat bekal berumah tangga nanti..

Makasih ya…

14 12 2008
Ersis Warmansyah Abbas

Maknanya yang penting, dan itu sudah didapat. Selamat.

14 12 2008
theKRY™

wow. jangan salah loh bang, saya pernah mudik dengan anak2 kecil Asli susanan nggak sepi. Tapi…dengan perjalanan yang cukup jauh.ksian juga karena mereka bertanya2 ” sudah sampai mana pap?” Kami doaken biar segera punya momongan bang yo.

Eiiit nggak lupa met idul adha juga bang! Mohon dimaafkan lahir bathin. Semoga kita bisa menimplementasikan dalam hidup kita tentang makna qurban yang sebenarnya.
Salam

14 12 2008
azaxs

Salam kenal mas..

Amiin.. smoga untuk tahun depan sudah ada buah hati yang menemani disetiap perjalanan… :)

Semoga saya juga lancar menghadap calon mertua :lol:

15 12 2008
wahyubmw

Sama-sama mas, saling memaafkan adalah akhlaq yg baik. Semoga keluarga anda menajdi keluarga yg sakinah. Anak adlah amanah, yakinlah Allah memilihkan jalan yang terbaik untuk keluarga.

15 12 2008
mikekono

hanya dengan kerelaan dan ketulusan
berkorban….. keseimbangan dan
kedamaian dlm hidup bermasyarakat
dan kebahagiaan di akhirat
dimungkinkan bs diraih :)

15 12 2008
japspress

Selamat Idul Adha juga, Mas… mohon maaf lahir dan batin juga… artikel2nya menarik… salam kenal -japs-

16 12 2008
Paman Gober

Mohon maaf lahir dan bathin ya Pak… hehehehe sori telat neh

Tinggalkan komentar