Kedatangan Sectornine di Akhir Tahun

30 12 2008

MENJELANG tutup tahun 2008, kantor Graha Pena Jambi Ekspres kedatangan Grup Band Sectornine. Lima orang personil Sectornine datang sekitar pukul 20.30 WIB Selasa (30/12), sesaat setelah kami selesai rapat.

Usai berdialog dengan kru redaksi di lantai tiga, Iman (vokalis) dan Irfan (gitar akustik) menyuguhkan dua lagu ‘Aji Mumpung’ dan ‘Tak Akan Berakhir’. Wih, aku yang tadinya ngak begitu perhatian dengan nih tamu, karena kerjaan masih “seabrek’, akhirnya berdiri juga terpelongok, mendengar suara asli anak band ini.     Begitu teman-tenman di kantor, ngajak foto bareng. Yah—udah nibrung aja langsung… Hehehehehe.

Grup Band Sectornine saat foto bersama kru Jambi Ekspres

FOTO BARENG: Grup Band Sectornine saat foto bersama kru Jambi Ekspres

Eh, usai foto bareng dengan kru redaksi, Dona teman sekantor yang sedang hamil minta foto special bareng kru band aja. ‘’Yah, udah itu bawaan janin,’’timpal Novan, Redpel.

Usai Dona dijepret oleh Iwan, sang fotografer, Dewi, gadis manis berjilbab juga minta dijepretin khusus, seperti Dona.  ‘’Nah ini, benar-benar penggemar dan idola—atau ada yang ditaksir,’’kwakakakakaka—teriak teman sekantor, melihat aksi Dewi yang pede-nya minta dijepret.

Eh—Nina malu-malu, seraya mengatakan ‘’Ah-aku ngak-ah,’’yeeee.

Sekilas info, Grup Band Sectornine ini sengaja datang ke Jambi untuk menggebrak panggung musik di Abadi Convetion Centre (ACC) Jambi, sekaligus menutup dan menyongsong tahun baru 2009.

Firman (vokalis), Irfan Askobar (Gitar), Ewok (Bas), Ario (gitar) dan Arya (keybord), jauh-jauh datang hanya untuk menghibur dan merayakan tahun baru di Jambi. Eh—sekalian mencari doku…

SELAMAT TAHUN BARU 2009
semoga kita semkin jaya dan sukses





Usia Ku Sudah Tidak Lama Lagi

27 12 2008

Numpang mejeng ah.

BERPOSE : Numpang mejeng ah.

HANYA tinggal beberapa hari lagi kita akan memasuki tahun baru Hijriah dan Masehi. Tahun baru hijriah 1430 (1 Muharam 1430 H), bertepatan hari Senin, 29 Desember 2008. Sedangkan tahun baru masehi 2009 (1 Januari 2009), bertepatan hari Kamis, 4 Muharam 1430 H.

Itu artinya umur kita secara angka-angka bertambah. Misalkan tadinya umur 15 kini menjadi 16, begitu seterusnya. Namun secara hakiki usia kita di dunia ini berkurang. Tapi kita tidak bisa menerobos, berapa usia kita yang masih tersisa di dunia ini. Karena itu rahasia sang pencipta, Allah SWT. Tak akan ada satu-pun manusia di dunia ini yang bisa membaca umur seseorang.

Karena itu pula Allah SWT tidak pernah memandang seseorang dari umur (tua/muda), pangkat, kedudukan atau jabatan, atau suku, bangsa, warna kulit dan sebagainya. Tapi yang dilihat oleh Allah adalah amal kebajikan selama di Dunia.

Kongkritnya, usia dan jatah hidup kita di dunia semakin lama semakin berkurang. Nah, untuk itu saya mohon maaf yang sedalam-dalamnya, kapada teman-teman dan pembaca, bila mana dalam tulisan atau pergaulan saya ada yang tidak berkenan atau menyakitkan perasaan. Saya hanyalah manusia biasa, yang tak luput dari kesalahan dan kehilafan. Sekali lagi saya mohon maaf. Semoga tahun 1429 H/2008 M yang akan kita lalui lebih baik dari tahun sebelumnya. Dan tahun 1430 H/2009 M yang akan kita hadapi nanti semakin lebih baik lagi.AMIN

SELAMAT TAHUN BARU 1430 H/2009 M





Diperebutkan, Sepatu Untuk Lempar Bush Ditawar Triliunan

20 12 2008

Pabrik Sepatu Saling Klaim, Ribuan Pengacara Siap Membela Zaidi

Demo minta dibebaskan Zaidi

SIMBOL: Demo minta dibebaskan Zaidi

SEPASANG sepatu milik wartawan TV Al Baghdadia di Baghdad, Muntazer al-Zaidi, yang digunakannya untuk melempar Presiden Amerika Serikat, George W Bush, Minggu malam (14/12/2008) waktu setempat, menjadi barang berharga dan menjadi rebutan orang-orang kaya di Irak.

Mantan pelatih kesebelasan nasional Irak, Adnan Hamad menawarkan harga 100.000 dollar AS atau sekitar Rp 1,1 Miliar (M) untuk mendapatkan sepasang sepatu itu.

Tidak itu saja seorang jutawan Arab berani membeli sepatu Zaidi itu dengan harga hingga jutaan dollar AS atau triliunan rupiah. Sayangnya, menurut hakim penyelidik kasus ini, sepatu Zaidi langsung dihancurkan setelah dipakai untuk melempar Bush. Alasannya, sepasang sepatu khawatir mengandung bahan peledak.

Tidak itu saja, pabrik dan tukang sepatu di Negara Timur Tengah juga ribut dan saling klaim sebagai pembuat sepatu yang digunakan Zaidi untuk melempar orang nomor satu di negara adidaya itu.

Hal itu karena para tukang sepatu di Timur Tengah juga ingin menjadi bagian dari sejarah. Bagi dunia Arab dan sebagian besar warga Irak, Zaidi dianggap pahlawan karena berani menyerang Bush walau hanya dengan ”senjata” sepatu yang nyaris mengenai kepala dan badan Bush.

Pengagum Zaidi itu pun tampaknya beragam. Malahan, game- ” Pelemparan sepatu ke Bush” langsung beredar di internet. Ayo coba . klik disini

ZAIDI DIBERI PENGHARGAAN

Foto Zaidi diperlihatkan

DIPERLIHATKAN: Foto Zaidi diperlihatkan

Keberanian Zaidi itu ternyata juga dipuji oleh Putri Pemimpin Libya Muammar Gaddafi, Aicha. Bahkan lembaga sosialnya akan memberikan penghormatan beruba medali keberanian dan menyatakan, aksi itu “kemenangan bagi hak asasi manusia”.

Lembaga sosial Libya itu menyeru media agar mendukung Zaidi dan menekan Pemerintah Irak agar membebaskannya.

Bagi Pemerintah Irak, tindakan Zaidi itu memalukan. Namun, bagi dunia Arab, tindakan itu justru ”kado perpisahan yang tepat” bagi Bush. Ratusan pengacara menawarkan bantuan mewakili Zaidi tanpa bayaran.
Bahkan, di Libya, putri Moamer Kadhafy, Aisha, akan memberikan penghargaan berupa ”medali atas keberanian” Zaidi. Sementara kelompok militan Syiah di Lebanon, Hezbollah, menyatakan Zaidi seharusnya diberi penghargaan sebagai ”pahlawan Irak”.

Presiden Venezuela Hugo Chavez pun mengaku kagum pada keberanian Zaidi. ”Untung saja sepatu Zaidi tidak mengenai Bush. Saya juga tak setuju dengan lemparan sepatu itu. Namun, keberanian Zaidi boleh juga,” kata Chavez, Senin (15/12). Chavez mengaku tersenyum lebar saat menyaksikan insiden itu melalui rekaman video di stasiun TV.
Lemparan sepatu Zaidi itu kini ditiru di wilayah Sadr City. Ketika kendaraan militer AS lewat, banyak orang yang melemparkan sepatu mereka.
Ketua Persatuan Wartawan di Irak Muyyad al-Lami mengakui, tindakan Zaidi itu ”aneh dan tidak profesional”. Meski demikian, organisasi itu tetap meminta Maliki membebaskan Zaidi.

BANTUAN HUKUM

Mantan pengacara Saddam Hussein, Khalil al-Dulaimi, mengaku tengah membentuk tim untuk membela Zaidi. Sekitar 200 pengacara menawarkan bantuan untuk membela Zaidi tanpa dibayar.
Belakangan jumlah pengacara yang siap membela Zaidi itu terus bertambah. Kabar terakhir jumlah pengacara yang siap membela Zaidi mencapai 1.000 orang.

ZAIDI DIANIAYA PETUGAS

Akibat ulahnya itu Zaidi ditahan. Saudara laki-laki Zaidi, Durgham Zaidi, mengaku, Zaidi mengalami patah tulang pada bagian tangan. Selain itu, salah satu tulang iganya juga patah setelah ditubruk aparat keamanan Irak dan AS saat diringkus seusai melemparkan sepatunya.
Bagi keluarganya, Zaidi adalah pahlawan. Kini ketiga saudara laki-laki dan satu saudara wanita Zaidi berkumpul di rumah Zaidi. Menurut keluarganya, tindakan Zaidi itu tidak terencana. Namun, kemungkinan tindakannya itu dilatarbelakangi berbagai pengalaman tidak mengenakkan ketika ia diculik kelompok bersenjata pada November 2007.
Menurut pengakuan keluarganya, selain diculik tahun 2007, Zaidi juga pernah ditahan selama satu hari oleh tentara AS, Januari lalu. Pengalaman-pengalaman itu yang diperkirakan pihak keluarga menanamkan rasa benci pada AS, kehadiran AS di Irak, dan perlakuan mereka kepada rakyat Irak.(****)
Foto dan tulisan disaring dari Kompas.Com.





Presiden Bush Dilempari Sepatu, Pelaku Dianggap Jadi Pahlawan

16 12 2008

IRAQ-US-BUSH-DIPLOMACY-SHOES

PRESIDEN Amerika Serikat, George W. Bush, Minggu malam (14/12/2008) waktu setempat, mendapat dua kali lemparan sepatu dan teriakan anjing, oleh wartawan Iraq bernama Muntazer al-Zaidi, 28. Beruntung, petugas keamanan Iraq dan agen rahasia AS cepat bertindak. Zaidi pun ditangkap dan diamankan.

Ulah Zaidi, koresponden televisi Al-Baghdadiya, sebuah stasiun televisi Iraq yang berkantor pusat dan mengudara dari Kairo, Mesir itu terjadi ketika jumpa pers dalam kunjungan perpisahan Bush, di Istana Salam, kantor Perdana Menteri (PM) Iraq Nuri Al-Maliqi, Minggu malam. Zaidi, merupakan salah satu wartawan yang ikut dalam jumpa pers tersebut.

Tapi sebagian besar warga Irak dan negara arab lainnya justru mendukung, tindakan Zaidi itu. Senin (15/12/2008) ribuan warga Irak turun kejalan memberikan dukungan terhadap Zaidi, dan meminta petugas keamanan membebaskan sang wartawan, yang dianggapnya sebagai pahlawan baru di Irak.

Zaidi melempari Bush berjarak hanya sekitar empat meter dari podium tempat Bush dan PM Nuri Al-Maliqi berdiri. Lemparan sepatu ini simbol penghinaan paling rendah terhadap seseorang di budaya Timur Tengah.

”Ini hadiah dari rakyat Iraq. Ini ciuman perpisahan, kamu anjing,” teriak Zaidi, jurnalis Iraq, sambil melemparkan sepatunya ke wajah Bush.

Rupanya, di usia 62 tahun, refleks Bush bagus juga. Dia spontan membungkuk sehingga terhindar dari lemparan. Sepatu wartawan muda itu hanya melintas di atas kepala Bush dan menghantam bendera AS dan bendera Iraq di belakangnya dengan suara cukup keras.

Tak puas karena lemparan pertama meleset, jurnalis berkacamata itu kembali melemparkan satu sepatunya. Kali ini dia sambil berteriak dalam bahasa Arab. ”Ini untuk para janda, anak-anak yatim piatu, dan mereka yang tewas terbunuh di Iraq,” ucap Al-Zaidi lantang. Namun, lemparannya dalam jarak sangat dekat itu kembali meleset. Lagi-lagi Bush berhasil ngeles. PM Nuri Al-Maliki yang semula hanya bengong di sampingnya kali ini membantu menangkis lemparan dengan menyilangkan lengannya di depan wajah Bush.

Aksi nekat Al-Zaidi baru berakhir setelah petugas keamanan Iraq dan agen rahasia AS beramai-ramai menjatuhkannya ke lantai. Al-Zaidi kemudian digelandang keluar dari ruangan. Namun, pria itu terus meneriaki Bush. Suaranya meraung-raung sehingga terdengar sampai ke ruang lain. Aksi Zaidi ini disulut oleh ungkapan Bush yang mengatakan ”perang belum usai”.

Bagaimana reaksi Bush? Dasar presiden cowboy, dia malah cengegesan. Setelah berhasil mengontrol dirinya yang terkaget-kaget, mantan pilot pesawat AU itu meminta jumpa pers dilanjutkan. Mengawali ucapannya, bukannya marah, Bush justru berkelakar. ”Hal ini tidak mengganggu saya. Jika Anda menginginkan fakta, itu sepatu ukuran 10 yang dilemparkannya,” kata Presiden ke-43 Amerika, sambil bercanda.

Bush boleh saja menganggap sepele. Namun, pelemparan sepatu atau alas kaki dalam kebudayaan Arab dianggap sebagai penghinaan terbesar. Mereka menganggap target lemparan sepatu derajatnya lebih rendah daripada alas kaki itu yang selalu di tanah dan kotor. Tak heran, setelah patung Saddam Hussein ditumbangkan di Baghdad pada April 2003, banyak orang yang menyaksikan peristiwa itu melempari wajah patung dengan sepatu mereka.

”Kado” sepatu wartawan itu menunjukkan bahwa invasi yang digalang Bush ke Iraq pada Maret 2003 yang berhasil menggulingkan pemerintahan Saddam Hussein berakhir sia-sia. Invasi dengan alasan mencari senjata pemusnah masal justru menyulut pemberontakan mematikan dan kekerasan bertahun-tahun. Sementara senjata pemusnah masal yang dicari tak ada kabar beritanya lagi.

Kolega Zaidi di stasiun TV Baghdadia mengungkapkan, Zaidi sebagai wartawan berdedikasi. Disebutkan Nassar, Zaidi memang tidak setuju dengan kehadiran pasukan koalisi pimpinan AS di Iraq. Karena itu, dia selalu mengakhiri laporannya dengan kalimat, Muntazer Al-Zaidi melaporkan dari daerah pendudukan Baghdad.

Di Iraq, ada dua tanggapan bertolak belakang atas ulah Zaidi. Kalangan pejabat dan pemerintah Iraq menyesalkan tindakan Zaidi. Sebagian wartawan media pemerintah langsung meminta maaf kepada Bush beberapa saat setelah insiden terjadi. Hal yang sama dilakukan pemerintah Iraq melalui PM Nuri Al-Maliki.

demo-dukung-wartawanNamun, di bagian lain tak sedikit rakyat Iraq yang mengelu-elukan Zaidi sebagai pahlawan yang mewakili kemarahan kepada Bush yang mereka sebut penjahat perang. Demonstrasi yang terjadi sehari setelah insiden menunjukkan foto Zaidi diangkat dan sepatunya dijadikan simbol penghinaan terhadap Bush dan Amerika.(****)

(Sebagian tulisan diambil dari Jambi Ekspres/AP/CNN/kim, foto pelemparan diambil dari Jambi Ekspres/AFP dan foto demo di Irak diambil dari situs Kompas.com)





BerQurban & Keadilan Terhadap Keluarga

11 12 2008

Mudik Ketempat Mertua

TAHUN ini aku merayakan hari raya Qurban atau Idul Adha 1429 Hijriah/2008 Masehi di kampung mantan pacar ku di Tanjung Raja, Sumatera Selatan. Tradisi pulang kampung ke rumah mertua, aku lakukan setiap tahunnya. Menurutku inilah salah satu nikmatnya berumahtangga.

Soal perjalanan, aku tidak akan membahasnya. Karena jalan Jambi-Palembang-Tanjung Raja, sudah bagus dan lancar. Begitu pula dengan mobil ku, meski usia mobil ku sudah tua tapi tidak rewel samasekali. Alhamdulillah kami selamat. Terima kasih ya Allah Engkau berikan keselamatan dan kelancaran dalam perjalanan ku.

Ingin menceritakan tentang perayaan hari Raya Idul Adha di tempat mertua, sepertinya sudah basi dan ketinggalan dan tidak ada juga yang special dan unik.

Tapi disini saya akan ceritakan kenapa saya lebaran Idul Adha tahun ini di tempat mertua di Tanjung Raja. Mungkin inilah yang disebut dengan pemimpin dalam sebuah rumah tangga. Saya harus memiliki sikap, bijaksana, tegas dan adil. Alasan lebaran Idul Adha di tempat mertua, karena sebelumnya, lebaran Idul Fitri 2008 kemarin, aku dan istri merayakannya di Jambi, tempat kelahiran ku dan juga orang tua (ibu ku). Tapi sebelumnya lagi (2007) saya lebaran Idul Fitri di tempat mertua dan lebaran Idul Adha-nya di Jambi. Begitulah seterusnya-yang saya lakukan. Artinya tahun depan 2009, insya Allah saya akan lebaran Idul Fitri di tempat mertua dan lebaran Idul Adha di Jambi.

Apa ngak capek?. Tentu saja tidak. Justru saya menikmatinya dan merasakan asyik. Apalagi, saat dalam perjalanan. Wuhhh, nikmatnya gimana gitu. Apa lagi di mobil hanya kami berdua, suami istri. Maklum sudah hampir lima tahun saya berumah tangga, tapi belum juga dikarunia momongan. Mohon doanya yah, agar bisa cepat dapat momongan. Jadi kalo dijalan bisa, sedikit rame gitu. Hehehe. Terima kasih yah atas doanya.

Tapi bagi yang masih lajang, prinsip saya ini bisa jadi acuan. Yakin deh, rumahtangga anda akan harmonis. Amin. Sebab prinsip yang saya terapkan adalah keadilan.

O..ya. Maaf lahir batin ya untuk semua. Meski telat tapi pintu maaf kan masih terbuka. Maklum sih, tulisan ku, kadang2 sedikit nyeleneh dan kedang2 sulit dimengerti. Yah, disela-sela deadline sih, jadi menulisnya ngak fokus. Dari pada suntuk , mendingan menulis deh. Hehehehe. 0=0 (****)





Moral Sang Pejabat

3 12 2008

Taj Mahal dikuasai Teroris

Taj Mahal dikuasai Teroris

PEJABAT tinggi India ramai-ramai mengundurkan diri. Menyusul ulah teroris yang mengobrak-abrik Kota Mumbai. Mereka yang mengundurkan diri terutama di bidang keamanan,
Menteri Dalam Negeri India, Shivraj Patil dan Penasihat Keamanan Nasional India, M.K. Narayanan.

Kedua pejabat India itu mengajukan pengunduran diri (3011) sehari setelah teror di kota bisnis terbesar itu berakhir. Keduanya  mengundurkan diri dari jabatannya sebagai bentuk tanggungjawab moral atas serangan teroris yang melanda kota pusat bisnis Mumbai, India yang telah menewaskan 195 orang, termasuk kepala pasukan antiteror India dan melukai 295 orang.

Dari sejumlah pemberitaan di media baik koran, TV maupun internet, diperkirakan jumlah pejabat India yang akan mengundurkan diri akan bertambah, khususnya yang terkait masalah keamanan, termasuk kepala intelijen lokal dan kepala keamanan pesisir pantai serta sejumlah pejabat pemerintahan lainnya.
Dari kejadian ini setidaknya bisa menjadi contoh bagi pejabat di Indonesia, tentang tanggungjawab moral para pejabat, yang lalai dalam tugasnya.

Di Indonesia sendiri sebenarnya sejumlah peristiwa besar sering terjadi. Sebut saja kasus bom Bali,  kecelakaan sejumlah pesawat dan kapal laut dan lumpur Lapindo.  Korban jiwa akibat peristiwa tersebut tidaklah sedikit. Namun, tidak ada pertanggungjawaban moral yang diperlihatkan oleh pejabat di negeri ini. Yang ada justru saling tuding dan saling salah-menyalahi. Tidak ada pejabat negeri ini yang mengakui kelalaianya dan kesalahannya. Apalagi meletakkan jabatannya sebagai pertanggungjawaban moral.

Ada apa sebenarnya dengan negeri kita ini ?.

Tuangkan aspirasi Anda untuk mewujudkan pejabat Indonesia yang bersih, bermoral dan bertanggungjawab di kolom komentar ini..? Kali aja bisa menjadi masukan untuk pemimpin di negeri ini.

==Thanks ==