SEORANG bandit ternama di Rusia, mengundang teman-temannya sesama bandit, penjahat dan preman di seluruh dunia untuk makan siang bersama di rumahnya di Rusia. Salah satu tamu yang mendapatkan kehormatan itu adalah bandit asal Indonesia.
Seluruh penjahat dunia yang hadir di acara itu berdecak kagum melihat rumah berlantai lima milik bandit Rusia- itu yang lengkap dengan fasilitasnya.
Acara makan siang, sengaja diseting di taman bunga, yang lengkap dengan kolam renang, berukuran sedang. Para pelayan yang cantik-cantik dan seksi berkeliaran menyambut para tamu yang datang. Dan langsung menawarkan makanan dan minuman.
Setelah makan siang, para tamu dipersilahkan oleh sang empu untuk menikmati fasilitas rumahnya atau acara ramah tamah. Karouke, mini diskotik, SPA, kolam renang, billiard dan fitnes. Semua tersedia di lantai dua dan tiga. Dan para tamu bebas menikmatinya, sepuas2nya, tanpa batas.
Sedangkan dilantai empat dan lima, tempat sang empu bersama istri dan anak2nya tinggal. Sementara dilantai satu, tempat parkir, ruangan loby dan ruangan scuriti.
Menjelang tengah malam, Bandit Indonesia yang dalam kondisi setengah mabuk dan diapit dua wanita bule, pergi menemui sang empu rumah yang sedang santai bersama istrinya di teras taman lantai tiga. Penuh ramah dan hormat sang empu rumah (Bandit Rusia), menyambut kedatangan tamunya dari Indonesia.
Bandit Rusi : Ada apa teman. Adakanh layanan kami yg membuat engkau risau..?
Bandit Indo : Wah, tidak. Saya sangat puas. Tapi saya berpikir bagaimana caranya engkau mendapatkan semua ini.
Mendengar ucapan itu, Bandit Rusia terkejut dan langsung menarik napas dalam2, sembari mengambil rokok yang ada diatas meja. Lalu berdiri menghadap keluar…
Bandit Rusi : Kemari lah sobat…(meminta Bandit Indo untuk berdiri dekat dengannya).
Lalu Bandit Rusia, menunjuk tangannya ke suatu bangunan tinggi, yg sangat megah.
Bandit Rusi : Coba kau lihat. Apa itu ..?
Bandit Indo : Maksud-nya bangunan tinggi, dan megah dengan cahaya gemerlap lampu– itu.
Bandit Rusi : Yah. Bangunan itu…
Bandit Indo : Ada apa. Dengan bangunan itu. Dan apa hubungannya dg kamu. Apakah itu kantor kamu. (Tanya Bandit Indonesia, sedikit kesal).
Bandit Rusi : Bukan. itu bukan kantor ku. Kita ini adalah bandit. Mana punya kantor. Itu bangunan pemerintah.
Bandit Indo : Lah… apa hubungannya dengan kamu. (makin kesal mendengar jawaban Rusi)
Bandit Rusi : Sebagian dana untuk pembangunan gedung itu saya alihkan untuk membuat rumah saya ini.
Bandit Indo : Ooooo. Gitu caranya. Oke lah. Terima kasih sobat. (sambil menganguk-anggukan kepala)
Dua tahun kemudian, Bandit Indonesia, mengundang seluruh bandit dan preman se Dunia untuk makan di rumahnya di Indonesia. Salah satu tamu yang diundang adalah Bandit terkemuka dari Rusia.
Alangkah terkejutnya pria Rusia ini, ketika tiba dirumah bandit Indonesia ini. Bangunannya jauh lebih megah dan mewah dari yang ia punya. Begitu terkejutnya, ia kemudian bertanya kepada sang empu rumah.
Bandit Rusi :Bagaimana, engkau mendapatkan semua ini. (penuh kagum dan takjub).
Sambil tertawa lebar, bandit Indonesia ini langsung merangkul temannya dari Rusia tersebut sembari mengajaknya ke lantai tujuh.
Bandit Indo : Coba lihat disana, (sembari menunjuk tangannya).
Bandit Rusi : Hmmm. Yang mana ??? (memperhatikan, lebih jelas lagi arah tangan yang dituju teman Indo)
Bandit Indo : Yah, itu….(sambil tertawa kecil).
Bandit Rusi : ‘Maksud kamu, jalan raya yang sesak dan diapit dengan persawahan itu (ragu-ragu)
Bandit Indo : Yah, iya-lah. Kenapa tidak. Rencananya, itu akan dibangun jembatan layang. Nah…, dana untuk membangunan jembatan layang itu saya pindahkan semuanya kesini. (sambil tertawa terbahak-bahak).
Bandit Rusi : Dasar tak punya hati nurani. Uang rakyat kau makan semua. Dalam kode etik, bandit juga punya hati nurani. Mencuri boleh, tapi jangan semua. Disisakan untuk yang berhak. (berkata dalam hati sambil geleng-geleng kepala). Wuh dasar kamu betul-betul bandit. (*****)
Cerita ini hanya humor dan dongeng. Jika ada kesamaan kata dan peristiwa penulis minta maaf. Semoga humor ini bisa menjadi renungan bagi kita semua.



bhahahahahh Bandit juga manusia bang….dulu waktu aku kecil, mengira bandit itu apaaaaaaaaaa gitu…
yaa bener pak-de, bandit juga manusia. manusia juga punya hati. maka bandit juga punya hati.
kok muter2 …..
Bandit juga manusia .. jangan sampai ke bablasanlah ! hati-hati rakyat buka mata dan telinga
http://www.asephd.co.cc
wah bandit kan sama sama manusia ya mas sama dong aku bandit juga heheheh
Berarti ini bukan bandit biasa Bang, Pasti bandit luar biasa karena bisa mengalihkan kucuran dana..
thanks
hahahhaha….
klo aq sampe sekarang ga tu apa itu bandit…
ada yang mw ngasih tw??
wah,,,
bandit kelas kakap kayaknya
hua ha ha
klo orang batak bilang
BANDIT LAPA – LAPA
jadi yg ga punya hati nurani hanya bandit indonesia aja…wkwwkwkw….
bandit kelas kakap tuchh yg ngakunya wakil rakyat tapi malah mbanditin duit rakyat….ya itu cuma di indonesia aja ….
hehehe. . . mantap neh dongengnya
Bandit juga manusia loh!
he he bintang tamu nya bandit dari rusia
Sebaik apapun tetap bandit…..kecuali jika telah menyadari kekeliruannya dan tak kembali ke jalan yang keliru tadi
hehehe jadi makyus..
Permisi Om…bandit mo lewat
Bandit kan juga manusia biasa
bandit di indonesia memang cemerlang otaknya
pasti ada celah dari serapat apapun tertutupnya sebuah dana
he
Ternyata cerdas2 bandit Indonesia…
Bandit juga manusia….ahhh tapi saya bukan bandit lohh bang..sumpahhh
BANDIT INDONESIA LEBIH LIHAI YA DIBANDING BANDIT RUSIA…CK..CK..PARAH…
lebih kejam mana, bandit indonesia atau amerika?
bandit ya teteup bandit……..
bandit juga manusia…coba dikala bandit itu tidur..pandang matanya, akan terlihat betapa polosnya seorang bandit kala tidur
bandit aja punya hati…
masak kiyai nggak?
ditunggu apdet-nya pak jay…
Hehehee….’kritikan’ yang ‘halus’ hehehe…