Satu Lagi Teman Ku Tewas Terkena HIV

3 09 2008

Akibat Mengkonsumsi Narkoba

STOP NARKOBA

STOP NARKOBA

TELEPON selular ku berbunyi berulangkali. Aku coba angkat nomor yang tidak ada identitasnya itu. Ternyata yang menelepon Iwan. Teman akrab tongkrongan ku. Aku yang saat itu masih tiduran di kamar dengan suhu AC cukup dingin mencoba bertanya.

”Ada apo Wan,” tanya ku, sambil melihat jam di dinding yang menunjukan pukul 09.00 WIB.

”Sudah dapat kabar..?,”tanya Iwan.

”Belum. Soal apa ?…,”jawabku ringan, sembari menerawang apa yang akan diucapkannya.

”F Meninggal subuh tadi. Aku sekarang di rumah duka,”jelas Iwan, tanpa menjelaskan penyebab kematian teman ku F tersebut.

”Inallillahi wainailaihi rojiun. Oke, ntar aku ke sana. Aq mandi dulu,”jawab ku, singkat sembari menutup HP dan bergedgas bangun.

Iwan memang tidak perlu memberi tahu, penyebab kematian teman ku F. Karena kami memang sudah tahu, tentang kondisi F yang terkena HIV akibat mengkonsumsi Narkoba. Bahkan sebulan sebelumnya istri F terlebih dahulu meninggal, karena tertular HIV dari F.

STOP ATAU MATI SIA-SIA

STOP ATAU MATI SIA-SIA

F bukan lah satu-satunya teman kami yang mati karena narkoba. Sebelumnya A, T, M, B dan W jga mengalami hal yang serupa. Mereka semua tewas, terkena virus HIV, akibat pengaruh putaw… dan kemudian meninggal dunia.

A merupakan anak orang kaya yang kuliah di Bandung, lalu pulang ke Jambi tanpa gelar sarjana. T, Sarjana Hukum, yang pernah ditembak kakinya oleh polisi karena kasus kriminal. M adalah aktifis mahasiswa Jambi, yang kemudian tewas di Jakarta. B, pria beristri dan sudah punya dua anak. ia diungsikan keluarganya ke Bandung, agar terjauh dari Narkoba. Tapi di kota kembang itu B merenggang nyawanya karena HIV.

Terakhir F, pria beristri dengan satu orang anak. F menularkan virus ke istrinya, hingga istrinya tewas lebih dahulu.

F sendiri, sebenarnya sudah mencoba meninggalkan ketergantungannya dengan Putaw. Terlebih, setelah beberapa orang teman pemakai Etep-nya sudah lebih dulu tewas. Ia pun sengaja merantau ke Bungo untuk menjauhi diri dari rekan-rekan yang masih Ngetep tersebut.

Aku sendiri tidak mengira, jika F akan senasib dengan teman2 ku yang lain. Karena terakhir aq masih sempat ngobrol dengannya, dan ia mengaku sudah tidak lagi, yg gitu2 an.

Selamat tinggal teman2 ku. Semoga dosa2 mu diampuni oleh Allah. Dan amal kebaikan mu diterima. Amin.

Pengalaman teman2 ku ini menjadi pelajaran bagi ku dan untuk kita semua, tentang bahaya Narkoba. Nyawa adalah taruhan bagi yang ingin mencoba2. Sebab, sulit untuk keluar dari lingkaran Putaw.(****)


Tindakan

Information

5 tanggapan

3 09 2008
pakde

AIDS widiiiiiiiiiiih mengerikan bang. Saya juga punya temen, malahan pasangan nya ini suami istri yang AIDS dan dikaruniai anak. Alhamdulillah anaknya sehat nggak AIDS. BTW Logo Blogernya belum Nempel bang ya…? Kapan nih?

4 09 2008
han

Bagi anak muda yang pikirannya hanya sebatas hura hura, Narkoba adalah pergaulan.
Yang tidak mencoba dianggap “kuper”.
Nah ini adalah salah satu alasan kuat mereka terjebak.
Sampai sekarang sulit meyakinkan mereka bahwa TIDAK DENGAN NARKOBA AKAN TETAP GAUL.

4 09 2008
pakde

Hallo Om, sibuk terus ya….
Turut berbela sungkawa atas meninggalnya temen Om.

Om…kapan logo bloggerjambi nya bisa nempel nih om?? Yang lain sudah nempelin loh om!

13 09 2008
yulism

Kasihan deh istrinya tertular karena dia, tapi semua sudah menjadi konsekwensi bagi pemakai barang terlarang tersebut. Semoga teman dan kerabatnya belajar dari pengalaman tersebut. thanks

22 09 2008
nyurian

kelimaxxx

aaahhhhhh….
:D

Tinggalkan komentar