GILA JABATAN, JADI GILA BETULAN…

8 08 2008
Mantan Calon Bupati Jalan Hanya Gunakan Kolor

Mantan Calon Bupati Jalan Hanya Gunakan Kolor

Tengah malam Selasa (5/8/2008) sebelum menutup computer di kantor, dan bersiap untuk pulang saya dipanggil teman namanya Setya Novan, Redpel Jambi Ekspres. Ia memperlihatkan berita yang baru saja masuk dari Grup Jawa Pos (JPNN), sambil tertawa-tawa dan sesekali menggelengkan kepala.
Dengan penasaran saya hampiri dia, dan melihat isi berita yang sedang dibacanya didepan computer.
Sayapun kemudian terkejut sambil geleng-geleng kepala melihat isi berita yang dikirimkan oleh Jawa Pos, yang isinya tentang seorang calon Bupati Ponorogo, bernama Yuli Nursanto, yang mencoba bunuh diri dan kemudian berjalan dimuka umum, hanya dengan menggunakan celana dalam, setelah gagal di Pilkada.
Dari berita itu, diketahui Yuli Nursanto, merupakan pengusaha muda sukses yang cukup dikenal di kota Ponorogo. Ia kemudian setres gara-gara terjerat utang pasca pilkada, yang nilainya mencapai Rp 9 M. Yuli Nursanto kehilangan segala-galanya. Bukan hanya harta tapi juga ditinggal pergi sang istri.
Ia bahkan sudah bosan hidup. Buktinya ia sudah dua kali berusaha bunuh diri, namun dapat dicegah. Hingga akhirnya ia dibawa kerumah sakit jiwa.
Kisah tragis Yuli tak bisa dilepaskan dari pilbub Ponorogo. Sebagai pengusaha muda –saat maju dalam pilkada usianya 36 tahun—yang sedang naik daun, memang banyak yang mendorong Yuli maju jadi calon bupati. Rupanya, pemilik radio lokal yang cukup populer di kotanya itu juga yakin dapat dukungan.
Lewat Partai Demokrat dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dia dan wakilnya, Sunarno, pun mantap maju sebagai salah satu dari lima pasangan calon. Namun, pada pilkada yang berlangsung pada 20 Juni 2005 itu, pasangan itu hanya dapat sekitar tujuh persen suara. Yuli-Winarno terpuruk di urutan keempat. Bukan kedudukan Bupati yang didapat, tapi utang Rp 9 miliar.
Hutang sebanyak itu ternyata sebagian besar tersedot untuk membiayai pilkada. Mulai proses lobi saat pencalonan, biaya kampanye, hingga ”pengamanan” suara saat pencoblosan.
Persoalan kian bertumpuk ketika rumah tangganya juga diterpa isu yang tidak sedap.
Ada wanita lain yang disebut-sebut masuk ke kehidupan Yuli. Hingga akhirnya sang istri kabur meninggalkannya.
Tekanan akibat tak didampingi istri inilah yang memicu mantan calon bupati Ponorogo ini berusaha bunuh diri. Tatkala transit di Mapolres Ponorogo sebelum dibawa ke RS Jiwa Lawang, Malang, Yuli terus menerusmeronta meminta bertemu istrinya.

JADI PELAJARAN BAGI
CALON DAN MASYARAKAT

Cerita tentang Yuli Nursanto, calon Bupati Ponorogo ini mungkin bisa menjadi pelajaran dan contoh bagi para calon bupati/walikota dan pasangannya. Tidak itu saja, cerita ini juga bisa menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat selaku pemilih.
Jika ia setres dan berusaha bunuh diri karena hutangnya banyak untuk membiayai Pilkada.
Tapi bagaimana jika Yuli terpilih menjadi Bupati?. Bagaimana caranya ia mengembalikan hutang-hutangnya?. (****)

(Sebagian tulisan menyangkut cerita Yuli Nursanto diambil dari Jambi Ekspres)


Tindakan

Information

12 tanggapan

9 08 2008
Singal

Sungguh, tragis, konon sudah ada satu dua yang terjadi, bangkrut, banyak utang dan lain-lain. Semoga tidak terjadi lagi, jabatan itu apa sih?! untuk apa?!! Kasihan negeri ini, jabatan bukan untuk dipermainkan dan diperdagangkan (menurutku)

9 08 2008
erween

yup high risk hìgh return…

9 08 2008
Johan

Yah.., mudah2an saya ndak jadi seperti itu. Lha wong saya ndak pernah kepikiran pingin jadi bupati je..

9 08 2008
all about andrie

mas setau saya jumlah pengeluaran dy itu 9,3 miliar dengan (hanya) 3,3 Miliar-nya saja yang hutang deh.
info= liputan 6 pagi

10 08 2008
trisno g7-11

UNTUNG GA JADI BUPATI….

10 08 2008
giks

benar sekali, saya prihatin dengan kejadian di atas
setelah seblumnya beliau adalah pengusaha yang sukses
namun gara-gara demam pilkada akhirnya menjadi gila atau malah mnenggilakan dirinya sendiri
nah ini perlu diperiksa oleh psikiater ….

semoga ada kelanjutan beritanya
dan menjadi cerminan bagi calon-calon kalah
karena kemenangan pilkada tidak semudah membalikkan telapak tangan
prediksi apapun bisa terbalik
dan tidak menjadi kenyataan

>>> Terima kasih atas komentarnya. Saya akan coba untuk mengikuti setiap perkembangan

11 08 2008
zainuddinjambi

Terima kasih atas komentarnya. Salam kenal untuk semua. Borongan aja ya..
1. Buat Mas Andrie : Saya menulis cerita ini secara singkat saja dan tidak saya beberkan secara keseluruhan. Karena dikuatirkan akan bosan. Sebenarnya seluruh hutangnya 9 M lebih. Dana tersebut sebagian untuk biaya bisnisnya. Sebagian lagi untuk biaya Pilkada. Hutang tersebut sebagian sudah dibayar. Kemudian Yuli dilaporkan ke polisi karena mengeluarkan cek dan giro kosong. Ia pun ditahan, hingga terungkap bahwa hutangnya tersebut untuk biaya Pilkada.
2. Buat Giks : Saya akan coba utuk mengikuti setiap perkembangannya dan saya publis di blog fersi tulisan saya tentunya.

11 08 2008
giks

terima kasih ide saya ditindak lanjuti ….
selamat berkarya dan
selamat menulis yang heboh dan menjadi pelajaran kita bersama

13 08 2008
B-boy

Mudah2an ayah saya bisa cpt smbuh..
Mohon doa dan partisipasinya dalam menyembuhkan ayah saya termasuk iku mbyar hutang2nya..

28 08 2008
ic

kenapa cuma berita Yuli saja yang disorot?
kemana cerita dan tanggung jawab partai yang mengajukan dia sebagai calon bupati?
ini tidak adil!!!

29 12 2008
anonim

Jika anda ingin menjadi pejabat pemerintahan, ingatlah jabatan itu adalah pengabdian kepada masyarakat dan bukan objek bisnis.

****dalam tulisan itu ditulis proses lobi saat pencalonan, biaya kampanye, hingga ”pengamanan” suara saat pencoblosan.

Saya tidak tahu apakah harus ikut sedih atau menengadahkan tangan seraya berkata ” terima kasih Tuhan, engkau telah menunjukkan kepada kami arti kejujuran”

Jujurlah kepada rakyat

3 02 2009
2009 Caleg Menjadi Fenomena Lowongan Lapangan Kerja « Nasrul Wathoni

[...] contoh, cerita calon bupati ponorogo yang menjadi gila setelah dililit utang 9,3M menghiasi gemerlapnya ajan…, Baru-baru ini, ketua DPRD di sumatera utara meninggal dunia  konon diberitakan meninggal oleh [...]

Tinggalkan komentar