Wartawan Karyamu Kini

Disela sesaknya deadline

Perjalanan itu Tak Terlupakan (2-Habis)

Ditulis oleh Jay di/pada Januari 4, 2010

PERJALANANKU dipengujung tahun 2009 ke Sarolangun tidak sendiri. Aku ditemani Kabag Pemasaran Nurdin dan seorang staf pemasaran, Anggi. Dan yang membuat perjalanan kami kian tak terlupakan adalah dua orang instruktur senam Tika dan Lina, yang ikut serta dengan kami. Sedangkan rombongan bos Sarkawi nyusul dengan dua orang tangan kanannya, Toro dan Rahmat.

TERSENYUM : Instruktur senam yang ikut mengisi acara Pencanangan

TERSENYUM : Instruktur senam yang ikut mengisi acara Pencanangan

Tika dan Lina sengaja kami ajak untuk menjadi instruktur senam, sebelum acara Pencanangan dimulai. Gayanya yang supel dan humoris ditambah sedikit latah membuat perjalanan selama lima jam tidak terasa. Aku yang memegang kemudi stir menjadi terhibur dibuatnya.

Usai acara Pencanangan dengan Bupati HBA dan CEO JE Sarkawi, sekitar pukul 11.30 WIB Kamis 31 Desember 2009, kedua instruktur ini meminta untuk karaoke. Aku sebenarnya tidak terlalu tertarik dengan hal-hal yang semacam itu. Tapi, karena didesak oleh dua gadis manis ini, kami pun langsung meluncur ke King Hotel. Dan memesan satu room yang sangat sederhana. VCD manual yang sudah rongsokan dan kipas angin berukuran besar tidak membuat suasana suram. Kami bergembira bersama sembari bernyanyi, termasuk Zulfahmi, wartawan ku yang ditugaskan di Sarolangun.

Setelah satu jam lebih, akupun memutuskan untuk menyelesaikan acara refreshing tersebut. Kamipun bergegas ke hotel dan kemudian bersiap untuk chek out dan pulang ke Jambi. Tika dan Lina tidur dikamar 211 sedangkan aku bersama Nurdin dan Anggi tidur di kamar 215. Tanpa diduga keduanya mencuri hati kami. Zulfahmi dengan Tika, akupun dengan Lina. Sementara Nurdin dan Anggi yang sejak dari Jambi menaruh hati kepada Tika harus gigit jari. Semuanya pun terjadi menjelang chek out. Tika memilih untuk tetap tinggal di Sarolangun menghabiskan malam tahun baru bersama Zulfahmi. Sedangkan Lina ikut bersama kami langsung pulang ke Jambi. Lina sebenarnya meminta Aku untuk tidak pulang. Tapi aku tidak bisa, karena sudah janji dengan istri, malam tahun baru bersamanya. Cuaca hujan ditambah lagi macet didaerah Jembatan Mas, Pemayung, Kabupaten Batanghari, membuat perjalanan dipengujung pergantian tahun 2009-2010 itupun tak terlupakan.(****)

Ditulis dalam Humor, Musik, Pendidikan, Seputar Kita, Travelling | Bertanda: , , , | 2 Komentar »

Perjalanan itu Tak Terlupakan (1)

Ditulis oleh Jay di/pada Januari 3, 2010

PEDULI PENDIDIKAN : Dari kiri, Kadis Pendidikan Sarolangun Hefni Zen, CEO Jambi Ekspres Sarkawi, Bupati Sarolangun Hasan Basri Agus, Wakil bupati H Cek Endra dan Ketua Pelaksana Zainuddin

PENCANANGAN : Dari kiri, Kadis Pendidikan Sarolangun Hefni Zen, CEO Jambi Ekspres Sarkawi, Bupati Sarolangun Hasan Basri Agus, Wakil bupati H Cek Endra dan Ketua Pelaksana Zainuddin

DIPENGUJUNG Tahun 2009 meninggalkan kesan yang begitu mendalam bagiku. Apa itu ?. Begini ceritanya.

Rabu pagi 30 Desember 2009 cuaca di Kota Jambi cerah. Sebagian warga sudah mulai mempersiapkan berbagai acara untuk menyambut tahun 2010. Dan sebagian lainnya juga sudah mulai bertolak untuk berangkat liburan bersama keluarga atau dengan teman-teman mereka. Sementara aku, hari itu pukul 09.00 WIB pagi harus berangkat ke Sarolangun, untuk urusan kantor, dalam acara Pencanangan Pemilihan Guru Favorit Jambi Ekspres (JE) 2010 tingkat Kab. Sarolangun oleh Bupati H Hasan Basri Agus.

Acara tersebut dilaksanakan pada Kamis 31 Desember 2009 di Stadion Gunung Kembang Perkantoran Pemkab Sarolangun. Tapi karena aku adalah ketua pelaksana, maka harus lebih awal datang kelokasi. Yah, setidaknya untuk melihat persiapan acara H-1. Meski aku baru datang kelokasi H-1, tapi acara yang kami gelar sukses dan meriah. Alhamdulillah. Bahkan terbilang beda dari Kabupaten/kota yang lain.

PENYAMBUTAN :  Bupati Sarolangun, Drs H Hasan Basri Agus MM beserta ibu dan CEO Jambi Ekspres Group, Sarkawi dikalungi bunga dan disambut tari sekapur sirih

PENYAMBUTAN : Bupati Sarolangun, Drs H Hasan Basri Agus MM beserta ibu dan CEO Jambi Ekspres Group, Sarkawi dikalungi bunga dan disambut tari sekapur sirih

Bayangkan, kedatangan Bupati dan Bosku, CEO JE Sarkawi disambut dengan drumband dan tari Sekapur Sirih, plus dikalungi bunga. Hmm. Di Jambi, Tari Sekapur Sirih hanya disuguhkan untuk penyambutan tamu-tamu terhormat semacam bangsawan atau presiden atau menteri atau gubernur. Sementara itu di tribun ratusan tamu sudah menunggu dan di lapangan ribuan guru dan pelajar duduk dibawah tiga tenda berukuran besar. Suara protokoler disertai gemuruh tepuk tanganpun langsung menggema menyambut kedatangan rombongan Bupati HBA (Hasan Basri Agus) dan Bosku, Sarkawi. Eh.. termasuk aku dirombongan tersebut. GR nih. Serasa jadi pejabat dari pusat aja. Hehehe. Semoga Amin.

Acarapun langsung dimulai, begitu Bupati dan Bosku duduk. Diawali dengan doa, dilanjutkan dengan kata sambutan oleh Kadis Pendidikan Hefni Zen kemudian dari CEO JE Sarkawi, dan terakhir Bupati HBA dilanjutkan dengan pencanangan Pemilihan Guru Favorit 2010 tingkat Kabupaten Sarolangun.

PENANDATANGANAN: Bupati Sarolangun Hasan Basri Agus dan CEO Jambi Ekspres Group Sarkawi  menandatangani pencanangan tanda dimulainya Pemilihan Guru Favorit 2010 tingkat ab. Sarolangun.

PENANDATANGANAN: Bupati Sarolangun Hasan Basri Agus dan CEO Jambi Ekspres Group Sarkawi menandatangani pencanangan tanda dimulainya Pemilihan Guru Favorit 2010 tingkat ab. Sarolangun.

DIMULAI : Bupati Sarolangun Hasan Basri Agus didampingi CEO Jambi Ekspres Group Sarkawi, memukul gong tanda dimulainya pemilihan guru Favorit 2010 tingkat Kab. Sarolangun

DIMULAI : Bupati Sarolangun Hasan Basri Agus didampingi CEO Jambi Ekspres Group Sarkawi, memukul gong tanda dimulainya pemilihan guru Favorit 2010 tingkat Kab. Sarolangun

Saat acara puncak pencanangan Aku sedikit meradang. Pasalnya pena khusus yang sudah disiapkan untuk penandatanganan tiba-tiba tak ada di atas meja. Dan, seorang lelaki berbaju batik warna coklat yang belakangan ku tahu adalah ajudan Bupati HBA menyodorkan pena. Spontan ku lihat di sakunya ada pena khusus yang emang diperuntukan untuk pencanangan tersebut. Spontan ku ambil pena tersebut dari saku pria tersebut, sembari mengatakan ini adalah pena untuk penandatanganan tersebut. Tapi sayang, Bos ku Sarkawi sudah menggunakan pena yang diberikan ajudan Bupati berengsek itu. Dan Bupati HBA pun menggunakan pena yang sama. Aku sudah bisa menebak, kalau hasil dari pena yang ditukar Ajudan brengsek itu pasti bermasalah. Terbukti, hasil tandatangan Bupati HBA tidak rapi dan penanya sedikit macet-macet. Wajar saja karena bahan untuk penandatanganan itu bukanlah kertas biasa. Dan harus menggunakan pena khusus. ‘’Dasar, goblok,’’hardikku dalam hati kepada Ajudan brengsek tersebut. Tapi yah sudahlah semua sudah terjadi. Akupun tak lagi memperdulikan itu lagi. Segera ku panggil rekan ku Anggi namanya, untuk segera menyimpan pencanangan tersebut ke dalam mobil. Acara pun kemudian diakhiri dengan pembagian doorprize dan hiburan organ tunggal. Acara pun selesai. Kami pun bergegas meninggalkan lokasi acara, bersiap untuk pulang ke Jambi dengan hati yang gembira.(bersambung)

Ditulis dalam Musik, Pemerintahan, Pendidikan, Politik | Bertanda: , , , , , , , , | 2 Komentar »

Hadiah Tahun Baru untuk Istri

Ditulis oleh Jay di/pada Desember 29, 2009

TAHUN 2009 tinggal dua hari lagi. Gaung perayaan pergantian tahun itu sudah mulai terasa. Dari banyaknya pedagang yang menjajahkan trompet dan mercon, hingga berdirinya pos-pos Polisi disetiap sudut kota.

Sebagian warga, juga memilih untuk berlibur bersama keluarganya atau kerabatnya di luar kota. Kakak saya contohnya. Azwan, kakak ke-2 berangkat bersama istri dan anak-anaknya ke Bandung. Wirda, kakak ke-3 berangkat ke Padang bersama suami dan anak-anaknya. Kahfi, kakak ke-5  berangkat ke Palembang bersama istri dan anaknya. Sedangkan kakakku yang paling sulung berkumpul di Bandung bersama suami dan anaknya. Sementara kakakku ke-4, memilih untuk tetap di Bungo. Kondisi ini tampaknya tidaklah mengagetkan Aku. Sebab setiap pergantian tahun, begitulah kondisinya.

Sementara Aku sendiri kini masih harus dihadapi seabrek pekerjaan. Bahkan pada Kamis 31 Desember 2009 nanti, aku harus  ke Sarolangun, untuk kegiatan kantor. Pencanangan Guru Favorit Jambi Ekspres 2010 tingkat Kabupaten Sarolangun oleh Bupati, Drs H Hasan Basri Agus MM.
Istriku sebenarnya protes dengan kondisi ini. Tapi mau bagaimana. Mungkin ini adalah terbaik yang direncanakan Allah kepadaku. Sementara agenda kerjaku sudah tersusun untuk 10 bulan kedepan. Hmmm. Penat sekali rasanya. Ingin rasanya untuk mengambil cuti, agar bisa berlibur bersama istri. Tapi.. entah—lah. Mungkin perlu diatur waktunya yang pas.

HADIAH TAHUN BARU UNTUK ISTRI

HADIAH : Suzuki-Skywave sebagai hadiah tahun baru untuk istri

Untuk menghibur kesedihan istriku, Kamis, 24 Desember 2010 kubelikan motor baru  untuknya ;  Suzuki Skywave warna merah hitam. Sedangkan motor Suzuki Shogun yang lama aku jokul, untuk tambahan DP-nya.
Satu hal yang tidak bisa aku ditinggalkan adalah, melepas tanggungjawab. Baik terhadap pekerjaan, orang tua dan istri. Aku-pun terkadang bingung melihat, orang yang begitu gampangnya mengabaikan tanggungjawabnya.

Hanya satu doa yang kupanjatkan ; semoga tahun ini lebih baik dan bermanfaat dari tahun sebelumnya.  Dan tahun yang akan datang akan lebih baik lagi. Selamat jalan tahun 2009. Selamat datang tahun 2010.AMIN.(****)

Ditulis dalam Ekonomi, Humor, Kerajinan, Seputar Kita, Travelling | Bertanda: , , , , , , , | 4 Komentar »

Perajin Batik Ditengah Persaingan Mesin

Ditulis oleh Jay di/pada Desember 21, 2009

BATIK Indonesia telah diakui UNESCO dengan dimasukkan ke dalam Daftar Representatif sebagai Budaya Tak-benda Warisan Manusia (Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity).

BATIK JAMBI

BATIK JAMBI

Sayangnya, perajin sebagai ujung tombak warisan budaya bangsa ini harus berhadapan dengan persaingan yang sangat ketat. Terlebih munculnya perusahaan-perusahan konveksi yang menggunakan mesin-mesin printing yang mampu mencetak batik dengan jumlah besar dan menawarkan harga jauh lebih murah.
Meski dihadapi dengan persaingan yang ketat, para perajin batik Jambi tampaknya tidak begitu mengkhawatirkannya. Mereka beralasan, bahwa kualitas yang dihasilkan oleh perajin rumahan jauh lebih bagus dibandingkan dengan hasil kerja mesin konfeksi atau printing.
A Somad Edi, Ketua Koperasi Kreatif Bersama yang membawahi sedikitnya 35 perajin batik dan kerupuk di Seberang Kota Jambi, mengakui hal itu. Menurut Bujang Loncos—begitu A Somad Edi ini biasa disapa, hal yang paling menjadi kendala oleh perajin adalah modal. ‘’Soal harga relative. Tergantung dengan bahan yang digunakan. Tapi soal kualitas, kita bisa jamin. Hasilnya jauh lebih bagus dari pada hasil konfeksi, yang biasa dijual di mall-mall,’’kata Bujang Loncos, seraya berharap pihak perbankan, BUMN dan Pemerintah bisa memperhatikan pengerajin batik dan kerupuk di Seberang Kota Jambi, khususnya dibawah naungan Koperasi Kreatif Bersama di Kelurahan Ulu Gedong, Kecamatan Danau Teluk.

BATIK JAMBI

BATIK JAMBI

Bujang berharap ada bantuan pinjaman dana lunak yang bisa dikelola oleh koperasi untuk membantu anggotanya. Sebab selama ini para perajin harus mengeluarkan biaya yang lebih besar, karena membeli bahan baku batik, yang harganya relative mahal. ‘’Kami berharap Koperasi Kreatif Bersama ini bisa membantu pengerajin dalam mendapatkan bahan baku seperti dasar, lilin, pewarna dan lain sebagainya dengan harga terjangkau. Selain itu juga dapat membantu anggota dalam memasarkan produknya,’’kata Bujang Loncos, sembari mengaku selama ini pengerajin hanya tebatas membuat pesanan para konsumen, itupun setelah mendapatkan DP atau uang muka dari konsumen.

BATIK TULIS TERGESER DENGAN BATIK CAP

BATIK JAMBI

Padahal, dalam satu bulannya seorang perajin bisa mendapatkan order pesanan mencapai 1.000 meter atau 5.00 potong.
Sebenarnya, kata Bujang Loncos, produk batik asal Jambi ini bisa saja dijual di butik atau di mall-mall. ‘’Tapi kita terkendala modal. Sebab di butik dan di mall-mall tidak bisa membayar kontan. Sistimnya titip,’’ungkap Bujang Loncos, yang mengaku 80 persen anggota Koperasi Kreatif Bersama adalah ibu rumahtangga dan remaja putri.(***)

Ditulis dalam Ekonomi, Kerajinan, Pemerintahan, Pendidikan, Seputar Kita | Bertanda: , , , | 1 Komentar »

Kelaparan, Puluhan Gajah Serang Kebun Sawit

Ditulis oleh Jay di/pada April 29, 2009

Gajah : Menyeberang (google)

Gajah : Menyeberang (google)

SETIDAKNYA 30 ekor gajah Selasa (28/4/2009) kemarin menyerang puluhan hektar kebun sawit di Desa Sekutur Jaya, Kecamatan Serai Serumpun, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi. Serangan gajah ini telah terjadi sejak Senin (27/4) lalu. Kendati telah dicoba dihalau oleh warga, namun gajah tetap kembali dan merusak tanaman sawit milik masyarakat yang telah menghasilkan tersebut.

Berdasarkan informasi, gajah-gajah kelaparan tersebut diperkirakan keluar dari hutan Taman Nasional Bukit Tiga Puluh (TNBT), untuk mencari makan. Selain kebun milik masyarakat, juga terdapat kebun milik perusahaan.Diduga gajah tersebut kelaparan, akibat kawasan habitatnya sudah mulai punah.

Gajah-gajah itu merusak pucuk daun muda kelapa sawit sebagai makanannya dengan menggunakan belalainya. Mereka menyebar secara cepat dan menyantap daun muda dan pucuk tanaman kelapa sawit. Sebagian besar, tanaman kelapa sawit yang masih terjangkau oleh belalainya menjadi rusak oleh serangan binatang besar ini.

Kondisi ini membuat petani menjadi geram bercampur takut melihat serangan kawanan gajah yang banyak tersebut. Beruntung, letak perkebunan itu jauh dari pemukiman penduduk, sehingga gajah tidak sampai merusak rumah-rumah warga. Sejauh ini belum ada laporan korban jiwa akibat serangan gajah tersebut.

Menurut warga, ulah gajah tersebut sudah sering terjadi di Kecamatan Serai Serumpun. Bagi mereka, gajah merupakan salah satu hama yang merusak tanaman kebun mereka. Bahkan beberapa waktu lalu ditemukan gajah mati yang diduga dibunuh karena merusak tanaman.(****)

Ditulis dalam Ekonomi, Hukum & Kriminal, Humor, Pemerintahan, Seputar Kita | Bertanda: , , , , , , , | 11 Komentar »

Tak Dipilih, Caleg Tarik Kembali Bantuan ke Masyarakat

Ditulis oleh Jay di/pada April 12, 2009

BANYAK cara yang dilakukan oleh para Caleg agar bisa duduk sebagai anggota dewan. Bagi-bagi uang adalah salah satunya. Meski ini merupakan pelanggaran yang masuk katagori pidana, namun tetap saja dilakukan oleh banyak Caleg di negeri ini.

Disini saya tidak berbicara tentang Money Politik yang dilakukan banyak Caleg untuk mendapatkan suara. Tapi saya akan membicarakan tentang seorang Caleg yang menarik kembali bantuan yang diberikannya kepada warga, hanya karena sang Caleg tidak mendapatkan suara.

Dari sebuah pemberitaan di media lokal di Jambi, adalah Caleg dari Partai Golkar di Kabupaten Kerinci menarik kembali bantuan yang diberikannya kepada warga Desa Ambai Atas dan Ambai Bawah, Kecamatan Sitinjau Laut. Sebab Caleg ini dalam perhitungan suara hanya mendapat 19 suara di dua Desa tersebut. Menurut Munawir, warga Desa Ambai Atas, bantuan yang diberikan Caleg itu cukup besar bahkan mencapai Rp 20 juta. Bantuan berupa mesin diesel dan barang lainnya. Sebagian dana yang diberikan Caleg tadi telah dipakai dalam berbagai keperluan.
“Kita juga bingung, dana tersebut telah kita pakai, tiba-tiba Caleg itu meminta bantuannya kembali. Sebagian warga yang menerima bersedia mengembalikan dengan cara patungan,” jelas Munawir.

Kejadian ini menurut saya merupakan pengalaman sekaligus pendidikan politik untuk masyarakat. Yang mana, harus lebih cerdas dalam memilih seorang calonnya di DPR.

Lantas apa yang seharusnya dilakukan oleh Panwaslu dan KPU terhadap Caleg ini.???.(****)

Ditulis dalam Hukum & Kriminal, Humor, Pemerintahan, Pendidikan, Politik, Seputar Kita | Bertanda: , , , , | 9 Komentar »

Harimau Berkeliaran di Kebun, 8 Orang Tewas Diterkam

Ditulis oleh Jay di/pada Maret 3, 2009

1 Harimau Berhasil Ditangkap, Lebih dari 3 Lagi Masih Berkeliaran

MERESAHKAN : Harimau yg berkeliaran di perkebunan

MERESAHKAN : Harimau yg berkeliaran di perkebunan

PENDUDUK Jambi kini dihebohkan dengan kehadiran Harimau, si-raja hutan yang berkeliaran di perkebunan warga. Setidaknya 8 orang tewas diterkam oleh raja hutan ini, sepanjang 2009 ini (dua bulan).
Para petani pun mulai ketakutan untuk berladang. Apalagi tidur di kebun (pondok). Sebab dari sejumlah peristiwa, Harimau  Sumatera ini menerkam manusia yang sedang tidur di dalam pondok, sekalipun pondok tersebut tertutup rapat. Sebab raja hutan ini mampu meloncati pondok yang tingginya 3 meter dan menerobos lewat atap pondok (rumah ditengah ladang).
Terakhir terjadi Minggu malam 1 Maret 2009 di Paal 2 Desa Petaling, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muarojambi. Dua orang korban bernama Musliadi (30) dan Mus Mulyadi (31), warga Gedong Karya, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi.
Kedua korban yang tinggal di pondok setinggi 3 meter itu diterkam saat tidur, sekitar pukul 22.00 WIB. Korban tewas seketika dengan kondisi leher putus, badan penuh cakaran dan gigitan. Mayat kedua korban ditemukan oleh warga Senin siang-nya.
Peristiwa pertama terjadi 24 Januari di Desa Pematang Raman, Kecamatan Kumpeh Ilir, Kabupaten Muarojambi. Saat itu, Harimau memangsa seorang korban bernama Raba’i.
Kejadian serupa terjadi 28 Januari di hutan Desa Sungai Gelam, Harimau berhasil memangsa dua korban lagi, Suyut dan Imam Mujianto. Kejadian serupa kembali terjadi Rabu 4 Februari 2009 sekitar pukul 22.30 WIB, di Desa Mekarsari, Kecamatan Kumpe Ilir, korbannya Sutiyono (36). Namun nasib Sutiyono sedikit lebih beruntung. Ia selamat dari maut dan hanya mengalami luka cakaran dibagaian paha dan tanganyanya.
Korban kelima dan keenam, Ali (50) dan Dery (17). Peristiwa terjadi Pada Sabtu, 21 Februari 2009. Selanjutnya pada 22 Februari jatuh lagi korban yakni Khoiri (20).
Sejauh ini belum diketahui berapa banyak jumlah Harimau yang berkeliaran di perkebunan masyarakat tersebut. Yang jelas Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi, Rabu pagi 11 Februari 2009, baru berhasil menangkap seekor Harimau betina, dengan cara di perangkap jeruji besi yang dipasang di area  perkebunan sawit afdeling I, PT Muarojambi Kahuripan Indonesia (MKI), Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muarojambi, Provinsi Jambi.
Menurut warga, setidaknya masih ada tiga Harimau lagi yang masih berkeliaran di perkebunan warga tersebut. Apa yang menyebabkan Harimau tersebut masuk ke perkebunan masyarakat ?
Menurut Didy Wurijanto Kepala Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi, Harimau tersebut bergeser dari tempat tinggalnya (hutan lepas belantara) karena kawasan hutan banyak yang dirambah. Dan bisa juga karena pembukaan lahan oleh perusahaan seperti WKS.
Karena itu ia menghimbau kepada perusahaan yang membuka lahan untuk mengalokasikan area koridor dan kantung-kantung satwa liar agar satwa liar seperti Harimau ini bisa hidup tanpa diganggu oleh manusia.
‘’Kegiatan PT WKS memang legal dan memiliki izin. Dan jauh dari TKP (tempat Harimau memangsa manusia), tapi saya menghimbau agar WKS menyisihkan 10-20 persen kawasannya. Agar bisa dijadikan koridor,’’kata Didy.(****)
Menurut Anda, mana yang lebih penting. Nyawa manusia atau Harimau yang  dilindungi Undang-Undang ?. Bagaimana cara, agar manusia bisa hidup tenang dan Harimau juga tidak hilang populasinya ?.

Yg ingin mendapatkan vidio rekaman Harimau yg sedang berkeliaran di kebun bisa hubungi saya via Facebook/Emai :  jay_buserjambi@yahoo.com. Vidio Direkam oleh warga menggunakan HP. Thanks.

Ditulis dalam Ekonomi, Hukum & Kriminal, Pemerintahan, Seputar Kita | Bertanda: , , , , , , | 22 Komentar »

Presiden yg Miskin Harta, Namun Kaya Iman

Ditulis oleh Jay di/pada Februari 26, 2009

ahmadinejadPRESIDEN Iran saat ini,  Mahmoud Ahmadinejad, ketika diwawancara oleh TV Fox (AS) soal kehidupan pribadinya:
“Saat anda melihat di cermin setiap pagi, apa yang anda katakan pada diri anda?”
Jawabnya: “Saya melihat orang di cermin itu dan mengatakan padanya:
“Ingat, kau tak lebih dari seorang pelayan, hari di depanmu penuh dengan tanggung jawab yang berat, yaitu melayani bangsa Iran .”

Berikut adalah gambaran Ahmadinejad, yang membuat orang ternganga dan terheran-heran :

1. Saat pertama kali menduduki kantor kepresidenan Ia menyumbangkan seluruh karpet Istana Iran yang sangat tinggi nilainya itu kepada masjid2 di Teheran dan menggantikannya dengan karpet biasa yang mudah dibersihkan.

2. Ia mengamati bahwa ada ruangan yang sangat besar untuk menerima dan menghormati tamu VIP,
lalu ia memerintahkan untuk menutup ruang tersebut dan menanyakan pada protokoler
untuk menggantinya dengan ruangan biasa dengan 2 kursi kayu, meski sederhana tetap terlihat impresive.
ahmadinejad2dowahmadinejad33. Di banyak kesempatan ia bercengkerama dengan petugas kebersihan di sekitar rumah dan kantor kepresidenannya.

4. Di bawah kepemimpinannya, saat ia meminta menteri2 nya untuk datang kepadanya
dan menteri2 tsb akan menerima sebuah dokumen yang ditandatangani yang berisikan arahan2 darinya, arahan tersebut terutama sekali menekankan para menteri2nya untuk tetap hidup sederhana
dan disebutkan bahwa rekening pribadi maupun kerabat dekatnya akan diawasi, sehingga pada saat menteri2 tsb berakhir masa jabatannya dapat meninggalkan kantornya dengan kepala tegak..

5.. Langkah pertamanya adalah ia mengumumkan kekayaan dan propertinya yang terdiri dari Peugeot 504 tahun 1977,
sebuah rumah sederhana warisan ayahnya 40 tahun yang lalu di sebuah daerah kumuh di Teheran.
Rekening banknya bersaldo minimum, dan satu2nya uang masuk adalah uang gaji bulanannya.

6. Gajinya sebagai dosen di sebuah universitas hanya senilai US$ 250.

7. Sebagai tambahan informasi, Presiden masih tinggal di rumahnya.
Hanya itulah yang dimilikinya seorang presiden dari negara yang penting baik secara strategis, ekonomis, politis, belum lagi secara minyak dan pertahanan.
Bahkan ia tidak mengambil gajinya, alasannya adalah bahwa semua kesejahteraan adalah milik negara dan ia bertugas untuk menjaganya.

ahmadinejad48. Satu hal yang membuat kagum staf kepresidenan adalah tas yg selalu dibawa sang presiden tiap hari selalu berisikan sarapan;
roti isi atau roti keju yang disiapkan istrinya dan memakannya dengan gembira,
ia juga menghentikan kebiasaan menyediakan makanan yang dikhususkan untuk presiden.
9. Hal lain yang ia ubah adalah kebijakan Pesawat Terbang Kepresidenan,
ia mengubahnya menjadi pesawat kargo sehingga dapat menghemat pajak masyarakat dan untuk dirinya,
ia meminta terbang dengan pesawat terbang biasa dengan kelas ekonomi.

10. Ia kerap mengadakan rapat dengan menteri2 nya untuk mendapatkan info tentang kegiatan dan efisiensi yang sdh dilakukan,
dan ia memotong protokoler istana sehingga menteri2nya dapat masuk langsung ke ruangannya tanpa ada hambatan.
Ia juga menghentikan kebiasaan upacara2 seperti karpet merah, sesi foto, atau publikasi pribadi,
atau hal2 spt itu saat mengunjungi berbagai tempat di negaranya.

ahmadinejad511. Saat harus menginap di hotel, ia meminta diberikan kamar tanpa tempat tidur yg tidak terlalu besar
karena ia tidak suka tidur di atas kasur, tetapi lebih suka tidur di lantai beralaskan karpet dan selimut.
Apakah perilaku tersebut merendahkan posisi presiden?
Presiden Iran tidur di ruang tamu rumahnya sesudah lepas dari pengawal2nya yg selalu mengikuti kemanapun ia pergi.
Menurut koran Wifaq, foto2 yg diambil oleh adiknya tersebut,
kemudian dipublikasikan oleh media masa di seluruh dunia, termasuk amerika.

ahmadinejad712. Sepanjang sholat, andaahmadinejad6 dapat melihat bahwa ia tidak duduk di baris paling muka

13. Bahkan ketika suara azan berkumandang,
ia langsung mengerjakan sholat dimanapun ia berada meskipun hanya beralaskan karpet biasa

ahmadinejad814. baru-baru ini dia baru saja mempunyai Hajatan Besar Yaitu Menikahkan Puteranya. Tapi pernikahan putra Presiden ini hanya layaknya pernikahan kaum Buruh. Berikut dokumentasi pernikahan Putra Seorang Presiden
Lihat aja makanannya cuman ada Pisang,Jeruk, Apel

Akankah kita di Indonesia mempunyai seorang Pemimpin seperti beliau, mudah-mudahan di pemilu yang akan datang kita akan memiliki Presiden seperti ini.

Tulisan diatas saya copy dari salah satu email saya yang dikirim oleh teman
satu alumni di PPWS Jawa Timur. Wahyu namanya. Email ini sepertinya dikirim kesemua rekan-rekan alumni di PPWS. Thaks Wahyu, email mu membuat inspirasi untuk mempublish rumah ku ini yang sudah lama terlantar. Upzz, bukan terlantar, tapi karena sibuk dan malas.(*****)

Ditulis dalam Pemerintahan, Pendidikan, Politik, Religi, Seputar Kita | Bertanda: , , , , , , , , | 13 Komentar »

Ular Juga Bisa Dijadikan Teman Main

Ditulis oleh Jay di/pada Februari 2, 2009

Bermain Dg Ular

Bermain Dg Ular

BAGI sebagian orang, ular merupakan binatang berbisa yang menakutkan dan menjijikan. Bagaimana jadinya, jika ular ini menjadi binatang rumahan yang selalu menjadi teman main anak-anak dan masyarakat.

Suasana perkampungan dipinggir Danau Sipin, tepatnya di Jalan Kamboja III, Lorong Putri Ayu, RT 23 Kelurahan Sungaiputri, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, lain dari yang lain.

Anak-Anak bermain dengan Ular

Anak-Anak bermain dengan Ular

Para anak-anak remaja hingga bocah-bocah kecil, terlihat girang bermain dipinggir jalan dan danau. Mereka mengisi waktu sore menjelang magrib dengan bermain dengan ular peliharaan mereka masing-masing. Ukurannyapun beragam. Ada yang panjangnya dua meter setengah, hingga ukuran kecil sekitar 40 cm. Setiap ular memiliki nama beragam.

Binatang yang tak lazim dipermainkan oleh anak-anak itu terlihat akrab dengan mereka.  Bagaimana hobi memelihara ular itu terjadi di kampung tersebut.

Menurut Hermawan (15), pemilik ular Sawo Sematang dengan panjang sekitar dua merer ini, kegemarannya dengan ular bermula dari tetangganya bernama Edi, yang menemukan telor ular. Telor ular itu kemudian ditetaskan sendiri dengan menggunakan pemanasan lampu.   Ular jenis Sematang itu kemudian dipelihara dengan Edi.

Coba-coba bermain dg ular

TAKUT : Coba-coba bermain dg ular

Tak lama kemudian ia menemukan ular jenis yang sama dengan ukuran kecil di Pulau Jajaran, atau seberang kampung mereka. Ular yang diberi nama Kondang itu dirawatnya, bagaikan anak kecil. ‘’Waktu kecil makannya keong mas dan saya suapin. Setelah makan selalu dimandikan dengan menggunakan sampo,’’kata Wawan panggilan  Hermawan.

Kini Kondang – nama ularnya, sudah tidak lagi makan disuap.   ‘’Sekarang umur Kondang (ular,red) sudah satu tahun dua bulan. Makannya dua hari sekali. Kadang-kadang diberi ayam, burung, elang dan macam-macam. Tapi setelah makan Kondang (ular,red) selalu dimandikan, biar kulitnya berkilau dan tidak mengeluarkan bau amis,’’sebut pelajar SMP Negeri 19 ini.

Untuk mengantisipasi gigitan binatang berbisa itu,  sejak kecil, gigi taring ular tersebut sudah dibuang. ‘’Tapi kalau yang betina tidak perlu,’’kata Wawan, sembari memperlihatkan ularnya yang ingin berganti kulit.

Begitu jinaknya, sehari-hari Kondang  dilepas didalam rumahnya.  Dan bila malam, ia akan masuk dengan sendirinya ke kandang yang memang sudah dipersiapkan oleh Mawan.

Sedikitnya ada enam orang yang gemar memelihara ular di kampung itu.Mereka adalah Edi, Yusuf, Hamid, Kulup, Safrizal dan Hermawan. Kegemaran warga kampung itupun kini menjadi tontonan yang unik dan menarik, bagi masyarakat sekitar.

‘’Jika kita rawat dengan baik, ular itu juga baik dan tidak akan membahayakan. Dengan kita rawat, sisik ular berwarna coklat kombinasi hitam itu akan menjadi  mengkilat berkilau,’’tandasnya.(****)

Ditulis dalam Humor, Pendidikan, Seputar Kita | Bertanda: , , , , , , | 23 Komentar »

Obama Dalam Tekanan Israel ?

Ditulis oleh Jay di/pada Januari 21, 2009

Militer Israel Berjaga Diperbatasan

obama-bingungPELANTIKAN Barack Hussein Obama Selasa (20/1/2009) kemarin menjadi Presiden ke-44 Amerika Serikat (AS), menyedot perhatian dunia. Termasuk Negara-Negara Islam. Bukan saja karena ia presiden berkulit hitam pertama AS, tapi juga karena janji-janjinya yang ingin membawa perubahan dan perdamaian. Maklum saja, karena selama ini banyak wanita AS yang menjanda karena suaminya tewas di medan pertempuran seperti di Irak.

Pidato Obama pun ditunggu-tunggu oleh seluruh penjuru dunia, termasuk Indonesia. Terbukti, sejumlah stasiun TV di Indonesia-pun menayangkan siaran langsung acara pelantikan Presiden ke-44 AS itu.

Disini saya tidak akan membahas soal kemewahan acara pelantikan Obama yang termegah dalam sejarah AS itu. Atau antusias warga AS, menyambut Presiden mereka. Tapi saya akan membahas soal janji-janji Obama untuk perdamaian.

Dua hari sebelum dilantik sebagai Presiden ke-44, atau tepatnya  Minggu (18/1/2009), Israel secara mengejutkan menyatakan menarik mundur tentaranya dari Palestrina, setelah tiga pekan lebih membombardir Gaza hingga menewaskan 1.300 orang warga Palestina. Meski belum balik kandang secara utuh karena masih berjaga-jaga di perbatasan Gaza, namun setidaknya gencatan senjata yang dilakukan militer Zionis Israel itu sudah tidak lagi terjadi di Palestina. Padahal sebelumnya seluruh dunia minus AS mengecam agresi Israel itu. Namun Israel tidak peduli, bahkan Resolusi DK PBB-pun diabaikan.

tentara-israel-diperbatasanMenurut saya, sedikit melunaknya Yahudi Israel yang terkenal keras kepala ini tak terlepas dari pengaruh pelantikan Obama ini. Sebab tidak menutup kemungkinan ancaman lebih besar akan datang pada AS, jika agresi Israel terhadap Palestina  tak kunjung dihentikan. Yah, karena AS merupakan Negara yang mendukung agresi brutal Israel itu.

Menurut hemat saya Israel dan AS bagaikan perut dan kepala dalam satu badan. Karena itu keduanya saling ketergantungan. Perut tidak akan terisi kalau pikiran otak tidak berjalan. Begitu juga sebaliknya. Otak tidak akan berjalan kalau perut kosong.

Skenario ini tampaknya sudah dirancang dengan apik oleh Israel. Saat ini Zionis Israel tak mungkin meluncurkan roketnya lagi, sebelum mereka mendapat serangan terlebih dahulu. Israel mungkin akan melakukan cara lain untuk memancing kemarahan para Mujahidin. Semoga semua penafsiran saya ini tidak benar. Nauzubillah himinzalik.

Dalam pidato pertamanya,  Obama tidak menyinggung soal agresi Israel tersebut. Dia hanya menyinggung secara umum tentang dunia Muslim.

“Bagi dunia Muslim, AS akan menempuh cara menciptakan hubungan baru secara langsung melalui hubungan saling menghormati dan mengedepankan kepentingan bersama. Bagi para pemimpin dunia yang berupaya menabur konflik atau menyalahkan keterpurukan masyarakatnya kepada Barat – ketahuilah bahwa masyarakat kalian akan menilai dari apa yang kalian bangun, bukan yang kalian rusak,” tegas Obama dalam pidato pertamanya.

Menurut hemat saya, pidato Obama tidak secara utuh. Obama masih mendapatkan tekanan dari bangsa Yahudi, yang masih mendominasi dan memiliki peran penting di AS.

Obama sadar bahwa agresi Israel terhadap Palestina melebihi batas kemanusian dan melanggar aturan perang. Namun Obama tak mampu mengungkapkan hal itu. Itu karena Obama masih memikirkan AS kedepan, yang saat ini sedang dilanda krisis global. Yah, karena AS masih membutuhkan pemikiran orang-orang Yahudi yang masih mendominasi di pemerintahannya AS.

Langkah yang paling bijak dilakukan Obama adalah diam. Ia tidak menyinggung sama sekali tentang konflik Israel-Gaza tersebut.

Kita akan menanti apakah Obama akan mendukung langkah PBB untuk menyeret Israel ke Mahkamah Internasional ?.

Ditulis dalam Ekonomi, Hukum & Kriminal, Pemerintahan, Politik, Religi | Bertanda: , , , , , , , , , | 22 Komentar »