Wartawan Karyamu Kini

Disela sesaknya deadline

Cheryl Putri Zain, Lahir Usai Aku Sholat Tahajut

Posted by Jay pada Maret 22, 2011

Cheryl Putri Zain

Cheryl Putri Zain

HARI ini Sabtu 19 Maret 2011 merupakan hari yang paling bahagia bagi diriku dan istri. Betapa tidak, saat aku masih diatas sajadah usai sholat tahajut, menjelang Subuh,  tepatnya pukul 04.00 WIB (waktu sholat subuh pukul 04.50), aku mendapat telepon bahwa anak pertamaku telah lahir. Jenis kelamin perempuan dengan berat badan 3100 gram dan panjang badan 49 cm. Putriku lahir dengan kondisi tubuh terlilit tali pusat. Meski begitu, ia sehat. Alhamdulillah.
Bayangan tangisannya langsung melengking ditelingaku. Kepada Allah SWT aku bersyukur, karena putriku lahir dengan keadaan sehat dan fisik yang lengkap. Seperti biasa usai sholat subuh di Masjid, aku langsung membaca doa. Tak lupa untuk putriku yang baru lahir.  Dan dilanjutkan dengan baca Alquran.
Belum lagi hilang rasa kebahagian itu, pagi itu usai sholat Dhuha aku berangkat memenuhi undangan PT. Agung Auto Mall, dialer resmi mobil Toyota di kawasan TAC Jambi, untuk sekedar coffe  morning. Perut sengaja ku kosongkan. Martabak india dan mie celor yang disajikan pihak dialer langsung ku santap. Dan Alhamdulillah aku mendapatkan hadih ipod Appel, yang nilainya mencapai Rp. 3 juta. ‘’Ini rezeki anak,’’kata Istriku, Melly Susanti.
Siangnya aku langsung menghadirkan acara pembukaan seminar Guru di GOS Kotabaru. Usai acara pembukaan, aku langsung ke kantor untuk melakukan rapat dengan para guru favorit, dengan agenda reuni dan pembentukan organisasi guru favorit yang aku gagas sendiri. Alhamdulillah, organisasi yang aku gagas  terbentuk dengan sukses dengan nama FORUM GURU FAVORIT JAMBI EKSPRES (FGF-Jambi Ekspres).

ipod rezeki untuk Cheryl

ipod rezeki untuk Cheryl

Aku baru pulang ke rumah sekitar pukul 16.00 WIB. Usai sholat ashar, aku dan istri merancang nama sang buah hati. Kami sepakati nama sang buah hati Cheryl Putri Zain, yang berarti Anak Perempuan Raja yang Cantik dan Dihormati. Nama ini diambil dari tiga unsur bahasa. Indonesia, Arab dan Prancis.
Cheryl  diambil dari bahasa Prancis yang berarti dihormati atau terhormat. Putri diambil dari bahasa Indonesia yang artinya Anak Raja perempuan. Zain diambil dari bahasa Arab dengan dasar bahasa Zainun yang artinya Cantik, indah,elok. Selain itu Zain juga merupakan singkatan atau awalan dari namaku Zainuddin.
Ya Allah jadikanlah anakku Cheryl Putri Zain menjadi anak yang sholehah, sempurna akal pikirannya, sempurna fisiknya, elok rupanya, cerdas otaknya, sehat tubuhnya dan kuat badannya. Ta’at padaMu ya Allah, mencintai Nabi Muhammad SAW beserta keluarga dan sahabatNya, berbakti pada orang tua, berguna bagi nusa, bangsa serta agama. AMIN.

Ditulis dalam Cerita, Keluarga, Kerja, Kisah Nyata, Pemerintahan, Pendidikan, Pengalaman Pribadi, Religi, Seputar Kita, Travelling | Bertanda: , , , , , , , , , , , | 4 Komentar »

Forum Guru Favorit Jambi Ekspres Terbentuk

Posted by Jay pada Maret 21, 2011

ALHAMDULILLAH, rencana saya untuk membentuk organisasi Guru Favorit Jambi akhirnya terbentuk Sabtu 19 Maret 2011 dengan nama Forum Guru Favorit Jambi Ekspres (FGF-Jambi Ekspres). Meski saya bukan seorang guru,  tapi saya merasa organisasi ini perlu dibentuk. Ide ini muncul saat saya dipercaya menjadi ketua Panitia Pemilihan Guru Favorit Jambi Ekspres ke-6 tahun 2010, dan  membawa 14 Guru Favorit Jambi Ekspres angkatan ke-6 keliling China selama sepuluh hari pada Oktober 2010 lalu.
Dasar pemikiran membentuk organisasi ini adalah, memfasilitasi pemikiran, ide dan saran dari para guru favorit untuk disampaikan ke pemerintah khususnya Pemerintah Provinsi Jambi dalam hal membangun pendidikan Jambi agar lebih baik dan semakin baik. Diharapkan, melalui organisasi FGF-Jambi Ekspres ini, pengalaman dan pengetahuan para guru favorit selama mengikuti study banding ke berbagai Negara bisa lebih bermanfaat. Tidak hanya untuk guru itu sendiri, tapi juga bisa ditularkan kepada guru lain dan sekolah-sekolah di seluruh Provinsi Jambi. Selain itu, organisasi ini juga bisa dijadikan sebagai wadah untuk mempererat silaturrahim antara sesama guru.

Nyantai Bersama Pak Bos Sarkawi

Nyantai Bersama Pak Bos Sarkawi

Kepada Allah saya bermunajat, agar langkah saya sebagai INISIATOR dan PELOPOR dalam pembentukan Forum Guru Favorit Jambi Ekspres ini tidak ada unsur lain, selain hanya keinginan saya untuk membantu pendidikan di Negeri ini khususnya di Provinsi Jambi.
Oke, lanjut. Nama organisasi ; Forum Guru Favorit Jambi Ekspres (FGF-Jambi Ekspres) disepakati dalam forum reuni alumni Guru Favorit 2005  s/d 2010 di lantai dua Graha Pena Jambi Ekspres pada Sabtu 19 Maret 2011. Para guru sengaja saya undang ke Jambi untuk mengadakan reuni dan pembentukan organisasi ini. Alhamdulillah, mereka menyambut baik rencana itu.
Setelah disepakati nama organisasi, akhirnya dalam forum tersebut juga terpilih sebagai Ketua Feerly Mounthana (guru dari Muara Bungo), Wakil Ketua Jufri (guru dari Batanghari), Sekretaris Ruliana Dewi (guru dari Muaro Jambi), Wakil Sekretaris Rusfery (Guru dari Tanjabar), Bendahara Noviyenti (guru dari Batanghari) dan Wakil Bendahara HjSurirama (guru dari Kota Jambi).
Hadir dalam acara pembentukan FGF-Jambi Ekspres tersebut Sarkawi, CEO Jambi Ekspres Group, Novwan Syafi’I, Redpel Jambi Ekspres dan Aswan Hidayat, ketua GF 2009.
Dan saya semakin senang, karena Pak Bos  Sarkawi sangat mendukung organisasi tersebut. Ia bahkan langsung memberikan gambaran kerja yang bisa dilakukan oleh FGF. Soal pendidikan, Pak Bos Sarkawi memang sangat peduli. Bahkan dalam berbagai kesempatan Ia selalu memberikan motivasi agar anak-anak Jambi dan guru-gurnya untuk sekolah setinggi-tingginya. ‘’Kalo perlu anak-anak, kita sekolahkan ke luar negeri,’’kata pak Bos dalam setiap sambutannya.
Menurut saya, Pak Bos Sarkawi layak disebut sebagai SANG MOTIVATOR PENDIDIKAN. Ia tidak hanya memotivasi dengan ucapannya dihadapan ratusan bahkan ribuan guru dan siswa diberbagai kesempatan, tapi juga langsung berbuat. Berbagai program di JE misalnya. Membawa Guru study banding ke luar negeri dan memberi beasiswa kepada siswa dan beasiswa S2 kepada guru adalah salah satu program JE, perusahaan media yang dipimpin oleh Sarkawi. Selain itu, JE membuat rubrik khusus  untuk pendidikan dan memberikan ruang kepada guru dan siswa untuk menyalurkan bakat tulis di Harian Pagi Jambi Ekspres.
Semoga dengan terbentuknya Forum Guru Favorit Jambi Ekspres (FGF-JE) ini pendidikan Jambi akan lebih baik dan lebih maju lagi.(***)

Ditulis dalam Kerja, Kisah Nyata, Pemerintahan, Pendidikan, Pengalaman Pribadi, Seputar Kita, Travelling, Wartawan | Bertanda: , , , , , , , , , , , , | 2 Komentar »

Masyarakat Ngak Ngerti Dengan Harga Minyak Dunia

Posted by Jay pada Maret 9, 2011

Wacana Kenaikan BBM 2011

Antre panjang untuk membeli minyak. Padahal dibawah tempat mereka berpijak terdapat sumber minyak.

Antre panjang untuk membeli minyak. Padahal dibawah tempat mereka berpijak terdapat sumber minyak.

RENCANA pemerintah Indonesia untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) mulai meresahkan masyarakat.  Pemerintah beralasan, harga minyak dunia fluktuatif dan cendrung mengalami kenaikan, akibat suhu politik di Timur Tengah yang belum kondusif. Persoalan ini memang delamatis. Sebab masyarakat sendiri tidak mengerti dengan harga minyak dunia. Mungkin kurang dari 20 persen dari jumlah masyatakat Indonesia yang mengerti dengan penjelasan yang disampaikan oleh Darwin Zahedy, Mentri ESDM. Apalagi penjelasannya menyangkut ICP (Indonesia Crude Price), uang dolar dan kata-kata per barel. Lalu dikaitkan lagi dengan APBN.  Wah, masyarakat jadi runyem. Kening mereka makin berkerut saat mendengar penjelasan bahwa kenaikan minyak dunia akibat ribut-ribut di Timur Tengah.
Yang mereka tahu, bahwa BBM akan dinaikan. Untuk premium akan naik 500, dari sebelumnya Rp.4.500 akan menjadi Rp.5000, hal semacam inilah yang mereka mengerti. Dan yang mereka tahu bahwa di bumi Nusantara ini memiliki sumber minyak. Tapi kenapa jusrtu harga minyak terus naik, dan masyatakat malah dibuat menderita. Dan kenapa Timur Tengah yang rusuh, masyatakat Indonesia yang menderita. Istilahnya ; suami-istri tetangga yang ribut,   kok rumah kita yang berantakan. Inilah pemikiran masyarakat. Mereka tidak pernah mau tahu dengan patokan harga minyak dunia. Yang mereka tahu, nanam padi di sawah, maka persoalan beras di rumah akan teratasi. ‘’Ngak mungkin toh petani padi harus makan ubi, karena ngak sanggup beli beras,’’kata mereka dengan istilah yang sederhana.

Hanya bisa berteriak tapi ngak digubris

Hanya bisa berteriak tapi ngak digubris

Saya yang mendengar perdebatan antara sesama masyatakat di warung kopi itu hanya bisa manggut-manggut, sembari sekali-kali menggumbar senyum kepada mereka. ‘’Apa sih kurangnya di Indonesia ini. Minyak bumi, batu bara, emas, timah, biji besi, tanah yang subur, sungai, laut, hutan dan masih banyak lagi kekayaan di bumi Indonesia ini. Tapi kenapa kita jadi susah begini,’’kata pria berkumis sembari meneguk kopi hitam.
‘’Atau.. Jangan-jangan yang menikmati isi alam Indonesia ini hanya segelintir orang saja ?. BEDEBAH. Yah, ini mungkin penyebab kita semua menderita,’’timpal seorang pria lain sembari membanting sebungkus rokok di atas meja.
‘’Pejabat kita ini sudah sakit kronis alias koma, perlu kita dibacakan talkin,’’saut pria berkumis lagi sambil manggut-manggut.
Dari pengalaman sebelumnya. Biasanya, RENCANA KENAIKAN BBM ini akan berdampak dari berbagai sektor.  Baru RENCANA, harga produk  sudah naik. Baru RENCANA BBM sudah langka. Ketika rencana itu dijalankan, maka harga produk dan jasa layanan kembali naik. Artinya akan terjadi dua kali lipat kenaikan barang dan jasa. Dampaknya, masyarakatlah yang jadi korban. Sementara, gaji  pegawai ngak naik. Ahhhh.
Yang membuat parahnya lagi, kenaikan BBM dilakukan dalam beberapa tahap. Seperti yang terjadi beberapa tahun lalu. Kondisi ini semakin membuat menderita masyatakat. Semoga saja rencana kenaikan BBM tahun ini benar-benar sudah dikaji dengan matang oleh para pejabat kita di Negeri ini.(***)

Ditulis dalam Cerita, Ekonomi, Hukum & Kriminal, Humor, Keluarga, Kerja, Kisah Nyata, Pemerintahan, Pengalaman Pribadi, Politik, Religi, Seputar Kita, Tradisional | Bertanda: , , , , , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar »

Penegakan Hukum Jangan Membuang Rasa Kemanusiaan

Posted by Jay pada Maret 8, 2011

Penulis : Zainuddin, SE

Penulis : Zainuddin, SE

PADA SUATU pagi sekitar pukul 06.30 WIB, saya seperti biasa melakukan jogging dan jalan santai diseputar tempat tinggal saya di Muara Bungo, tepatnya arah pemancar transmisi TVRI. Ini merupakan kegiatan rutin pagi saya selama di Muara Bungo khususnya, sebelum berangkat kerja. Udaranya begitu bersih dan segar. Karena masih banyak pepohonan rindang. Saat asyiknya jalan sambil menggerak-gerakkan badan, tiba-tiba dari kejauhan terlihat dari arah berlawanan seseorang juga berlari kecil dan sekonyong-konyong jatuh tersungkur.
Astagfirrullahalazim. Inalillahiwainailaihirojiun, ucapkan sepontan sambil mempercepat langkahku mengejar orang tersebut yang tersungkur dijalan aspal yang sedikit menurun. Sementara tak jauh dari pria tua itu terlihat seorang laki-laki paruh baya sedang nyapu dipinggir jalan. Anehnya, pria paruh baya itu bukanya membantu menolong lelaki tua ini, tapi justru berlari masuk kedalam pagar rumahnya. ‘’Heiii. Bantu  bapak itu,’’teriakku sambil berlari memanggil pria tersebut yang tergopoh-gopoh hendak masuk kerumahnya. Mendengar teriakanku, pria tersebut langsung memutarkan badannya menghampiri pria tua yang tersungkur yang jaraknya hanya beberapa tombak saja darinya.
‘’Saya takut jadi saksi,’’gumam pria tersebut sembari melihat bapak tua yang tersungkur. Akupun langsung berusaha mengangkat tubuh pria tua tersebut dari aspal. Badannya yang kurus dengan tinggi sekitar 165 CM langsung berdiri sembari menyebut-nyebut nama Allah. Wajahnya pucat pasi dan mengucurkan darah segar bercampur keringat. Tanpa pikir panjang aku memberhentikan sepeda motor yang melintas. Beruntung dua pemuda ABG ini bersedia mengantarkan bapak tua ini.
Usai kejadian, saya sempat bertanya kepada pria yang sedang nyapu dipinggir jalan yang tak jauh dari lokasi bapak tua itu jatuh, tentang alasan dia menghindar dan tidak mau membantu pria tua tadi. Menurutnya,  ia takut menjadi saksi. Ia malas ditanya-tanya polisi, jika terjadi sesuatu terburuk pada pria tua itu. Sepertinya pria ini sudah trouma menjadi saksi di kepolisian.
Entahlah apa yang menyebabkan ketakutan pria itu menjadi saksi saat harus menolong orang. Namun yang jelas, karena ketakutanya untuk menjadi saksi, rasa kemanusiaannya pun menjadi pudar. Dan tega melihat orang tua tersungkur sendirian ditengah jalan yang sepi.
Beberapa kasus yang pernah saya ketahui soal saksi dalam sebuah perkara memang sedikit membingungkan. Istilah ‘’Yang benar bisa jadi  salah. Yang salah bisa jadi benar’’ rasanya sudah sering ditemukan didalam penegakan hukum di Indonesia ini. Istilah lain yang menyebutkan ‘’Hukum  milik orang kaya’’ juga tidak bisa ditepis. Faktanya memanglah banyak peristiwa semacam itu. Namun tidak semua juga seperti itu. Sebab masih ada penegak-penegak hukum di Indonesia ini yang malu melakukan hal tersebut. Tapi mereka hanyalah minoritas, sehingga keberadaannyapun tersingkirkan.
Semoga dengan banyak terungkapnya kejahatan-kejahatan hukum yang melibatkan penegak hukum di Indonesia,  bisa menjadi cambuk bagi penegak hukum untuk memperbaiki diri. Sehingga keadilan di Indonesia ini bisa benar-benar dirasakan.
Polisi bukan hanya mitra orang kaya. Tapi mitra seluruh lapisan masyarakat. Kejaksaan bukan tempat pilih memilih pasal tuntutan hukuman.  Tapi menerapkan pasal yang tepat bagi pelaku kejahatan. Pengadilan bukan tempat untuk menghukum, tapi tempatnya untuk mencari keadilan.(***)

Ditulis dalam Budaya, Cerita, Hukum & Kriminal, Humor, Kerja, Kesehatan, Kisah Nyata, Pengalaman Pribadi, Religi, Seputar Kita, Travelling | Bertanda: , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar »

Keajaiban Sholat & Sedekah

Posted by Jay pada Maret 1, 2011

Tergugah Setelah Gabung e-Miracle

AKHIR 2010 merupakan awal perkenalanku dengan e-Miracle, sebuah MLM asuhan Ustad Yusuf Mansur. Cerita soal Multi Level Marketing atau MLM sebenarnya bukanlah hal yang baru bagi saya. Maklum lah, teman-teman banyak yang masuk dalam bebagai group MLM. Macam-macam bentuknya. Karena ingin bantu teman, terkadang saya terpaksa harus ikut-ikutan “jebur” dalam MLM tersebut, meskipun kemudian harus stagnan setelah masuk. Tapi kali ini beda. MLM e-Miracle yang ditawarkan kepada saya beda. Sejarah saya bertemu dengan MLM inipun berbeda. Jika dulu saya yang dikejar-kejar teman agar masuk ke MLM. Tapi ini saya yang justru mengejar MLM satu ini. Upzzz, tapi bukan karena ingin mendapatkan profit dari MLM ini. Tapi karena saya ingin mendapatkan ilmu dari pemilik MLM ini yakni Ustad Yusuf Mansur.
Ustad Yusuf Mansur Seruannya untuk sholat tepat waktu dan menggalakan sedekah, sholat duha dan menegakkan yang sunah mendorong saya untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Adalah Mas Hasto, yang menawarkan saya untuk gabung di e-Miracle. Saat itu saya sempat bertanya, ‘’jika gabung apa saja yang bisa saya dapat’’. Menurut Mas Hasto, saya akan mendapatkan lima CD/DVD. DVD 1 adalah penjelasan tentang MLM e-Miracle, sedangkan CD 2,3,4 dan 5 berisikan tausyiah dari Ustad Yusuf Mansur. Selain juga mendapatkan staterkit, buku panduan dan kartu anggota. Semuanya lengkap dalam satu tas. Hanya karena ingin mencari Tuhan saya ikut gabung ke e-Miracle. Dengan niat ingin mendapatkan ilmu Allah, saya menyerahkan uang Rp. 520.000 kepada Mas Hasto, sembari berkata ‘’Ini adalah sedekah saya’’.
Dua minggu lebih setelah gabung e-Miracle, praktis setiap hari saya mendengarkan tausiyah dari Ustad Yusuf Mansur, termasuk VCD 10 Dosa besar yg saya beli dari Mas Hasto dan beberapa tausiyah-tausiyah lain dalam bentuk MP3 hasil rekaman dari TV. Kecuali VCD versi 1. Saya benar-benar ‘’terhipnotis’’ dengan ceramah yang disampaikan oleh Ustad Yusuf Mansur. Betapa tidak. Sebelumnya saya juga sudah menjalankan sholat fardu, sholat duha dan sedekah. Tapi saat itu saya bagaikan kapal yang berlayar tanpa kompas. Saya berangkat menggunakan kapal layar dengan sebuah tujuan, tapi saya tidak tahu bagaimana cara untuk sampai ketujuan itu dengan cepat, selamat dan sempurna. Bagai mana tidak. Saya tahu sholat itu wajib maka saya kerjakan. Saya tahu sholat duha itu adalah sholatnya rezeki maka saya kerjakan dan saya tahu bahwa sedekah itu akan mendatangkan rezeki maka saya lakukan juga. Semua itu saya ketahui secara sedikit-sedikit dari bangku sekolah dan baca buku. Yah, berbagai refrensi buku saya cari untuk mendapatkan jalan Allah. Tapi ternyata semua itu belum cukup. Ustad Yusuf Mansur membuka cakrawala saya dengan konsep Al Quran dan Hadis, yang tidak sedikitpun membuat saya ragu.

Menyerahkan sedekah rutin dari Perusahaan Harian Pagi Bute Ekspres ke Ponpes Miftahul Huda Kuamang Kuning Jumat 25 Februari 2011

Menyerahkan Sedekah ke Pesantren

Foto bersama santri Santri Miftahul Huda di Kuamang Kuning, Bungo, Jambi.

Beri bantuan sedekah ke Ponpes Miftahul Huda

Pimpinan Ponpes Miftahul Huda, KH Zainuddin foto bersama GM Bute Ekspres Zainuddin SE dan pengasuh Ponpes lainnya usai memberikan bantuan sedekah

Pimpinan Ponpes Miftahul Huda, KH Zainuddin foto bersama GM Bute Ekspres Zainuddin SE dan pengasuh Ponpes lainnya usai memberikan bantuan sedekah

Tanpa ragu semua tuntunan dalam Al Quran dan Hadis yang disampaikan melalui Ustad Yusuf Mansur saya jalankan. Subhanallah, inilah yang disebut dengan KEAJAIBAN. Banyak sekali keajaiban yang saya rasakan. Jika dulu saya hanya bersedekah dengan uang pribadi atas nama pribadi, kini saya juga menerapkan sedekah atas nama perusahaan Bute Ekspres yang saya pimpin. 10 Muaharam 1432 Hijriah atau bertepatan dengan hari Jumat 10 Desember 2010 merupakan keputusan pertama saya di perusahaan untuk mengeluarkan sedekah 10 persen setiap bulan atas nama perusahaan. Panti Asuhan Aisiyah Muara Bungo, Jambi adalah tempat pertama yang saya satroni untuk menyalurkan sedekah kepada anak Yatim. Secara pribadi saya juga melakukan hal yang sama. Subhanallah, belum sempat saya pulang dari Panti Asuhan, tiba-tiba saya dapat telepon, untuk mengambil uang bantuan acara Seminar yang akan saya laksanakan, besarnya Rp. 3 juta. Padahal saat itu saya baru memberikan uang sedekah Rp. 1,5 juta. Tiga hari kemudian saya mendapatkan keuntungan dari seminar di Bungo 10 x lipat dari uang sedekah yang saya berikan. Alhamdulillah.
Sebulan kemudian tepatnya 12 Januari 2011, saya kembali menggunakan sholat untuk mensukseskan acara seminar di Tebo. Padahal hingga dua hari sebelum acara Ketua panitia dan panitia-panitia lain sudah khawatir dengan acara tersebut yang terancam tidak sukses karena peserta tidak sesuai dengan target. Tapi saya tetap tenang dan menganjurkan mereka untuk sholat. H-1 saya berangkat ke Tebo. Sebelum berangkat saya melaksanakan sholat duha 12 rakatan + sholat hajat 2 rakaat khusus untuk acara tersebut. Kedatangan saya kali ini untuk kedua kalinya setelah sebulan sebelumnya saya membentuk kepanitiaan. Pertemuan sekaligus persiapan acara dilakukan langsung di lokasi acara Geduang Utama Kantor Bupati Tebo. Tapi apa yang terjadi, Subhanallah, saya terpaksa harus closing atau menutup pendaftaran karena jumlah peserta terdaftar sudah melebihi dari kapasitas gedung dan sertifikat yang disiapkan. Malam H-1 peserta seminar yang sudah bayar 800 orang. Sementara yang mau mendaftar masih banyak. Alhamdulillah acara seminar tersebut berjalan sukses dan lancar, termasuk undangan saat pembukaan semua hadir termasuk Pak Bupati Tebo H A Madjid Muaz. Saya hanya tertegun saat merasakan bagaimana Allah mengerahkan malaikatnya untuk membantu saya. Semua diluar akal sehat dan bukanlah sebuah kebetulan. Alhamdulillah dari kegiatan ini perusahaan mendapat keuntungan yang lumayan besar.
Setelah sebulan lebih saya bergabung dengan e-Miracle barulah saya mendengarkan VCD versi 1, yang menjelaskan tentang MLM e-Miracle. Mendengar penjelasan Ustad Yusuf Mansur tentang MLM Sedekah, MLM Tahajud, MLM Duha dan MLM Amal, maka dalam hati saya berniat untuk membantu Ustad yang dalam hitungan usia atau umur satu tahun lebih muda dari saya. ‘’Saya akan membantu Ustad berwajah Baby Face ini untuk berdakwah’’.
Sebuah keputusan besar saya ambil saat itu. Saya menerapkan Sholat adalah syarat bekerja di perusahaan. Saat itu setiap Magrib dan Isya diterapkan sholat berjamaah di kantor. Pasalnya jam-jam tersebut adalah jam paling sibuk disemua kantor redaksi manapun, termasuk kantor kami Bute Ekspres. Maklumlah karena ‘’ngejar dead line’’. Tidak itu saja, semua wartawan, reporter, loper dan karyawan lainnya jika mendengar Adzan berkumandang harus segera sholat dan saya perintahkan untuk meninggalkan kerjaan, sekalipun sedang wawancara dengan orang terpenting sekalipun. ‘’Saya yang menjamin pekerjaan anda semua. Jika dapat masalah karena anda harus mendahulukan sholat. Saya tidak akan marah jika anda ketinggalan berita karena harus mendahulukan sholat dari pada liputan. Saya tidak akan marah jika pelanggan terpaksa off karena anda telat ngantar Koran akibat harus mendahului sholat,’’kata Saya kepada seluruh karyawan.
Subhanallah, setelah keputusan itu saya ambil, kini banyak orang yang menawarkan diri untuk menjadi agen dan membantu memasarkan Koran. Dan Alhamdulillah, banyak penambahan-penambahan pelanggan yang tanpa diduga-duga.
Sebuah keajaiban lain kembali saya rasakan pada Jumat 14 Januari 2011. Sebelum Sholat Jumat saya memanggil bagian keuangan untuk meminta daftar gaji seluruh karyawan. Tujuannya untuk membuat oret-oretan kenaikan gaji karyawan. Setelah saya membuat angka-angka baru pada lembar gaji lama, staf keuangan saya terkejut dan menilai angka tersebut akan sulit dicapai. ‘’Nanti kita tidak sanggup untuk membayarnya’’begitulah kira-kira ungkapan bagian keuangan saya saat itu. Entah bagaimana, saya justru berpikiran terbalik. ‘’Ini masih terlalu kecil untuk jasa mereka,’’kataku saat itu.
Lalu saya ambil pena dan kembali menulis lembaran rekap gaji tersebut sambil menambah angka masing-masing. ‘’Ini harus kita tambah. Ini adalah sedekah perusahaan kepada mereka,’’ungkapku sambil menulis tambahan angka rupiah ke masing-masing gaji karyawan.
Dewi, Staf Keuanganku tak bisa berbicara lagi saat ku sodorkan kertas itu dengan angka yang lebih besar dari angka sebelumnya. ‘’Ini berlaku mulai akhir Januari ini,’’tegasku, sembari bangkit dari tempat duduk dan bergegas pulang untuk melaksanakan sholat Jumat.
Subhanallah, usai sholat Jumat saya mendapatkan telepon dari David, salah seorang karyawan bahwa iklan sudah dieal dan Senin bisa langsung cair. Satu jam berselang, Reza, wartawanku yang lain menelpon, dan mengatakan seorang kandidat minta kontrak kerjasama, nilainya 30 juta, sore itu juga ditunggu. Tanpa ada perasaan apa-apa saat itu kontrak kerjasama yang saya ajukan justru Rp. 50 juta bukan Rp.30 Juta seperti yang diminta. Dan sebuah keajaiban, sepeserpun dari angka Rp. 50 Juta itu tidak dicoret dan kontrak kerja itu langsung diteken. Dan banyak lagi keajaiban-keajaiban yang saya rasakan saat melakukan apa yang diarahkan oleh Ustad Yusuf Mansur. Kabar baiknya lagi, pada Februari 2011 ini omzet iklan perusahaan saya meningkat 100 persen lebih. Hanya satu kata yang bisa saya ungkapkan ALHAMDULILLAH.(****)

Demikianlah tulisan tentang keajaiban Sholat dan Sedekah yang saya rasakan sendiri.  Kepada Allah saya mohon ampun agar dijauhkan dari riya’, ujub dan takabur. Tulisan ini sengaja saya buat untuk memotivasi para pembaca tentang nikmatnya jika segala sesuatu diserahkan kepada Allah. Dan yakjnlah jika Allah berkehendak maka caranya beda dan sangat cepat diluar akal sehat.

Atas nama pribadi saya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Ustad Yusuf Mansur yang hingga kini saya belum pernah bertemu dengannya secara langsung. Hanya Allah-lah yang bisa membalas kebaikan Ustad dan tim e-Miracle serta Wisata Hati. ”Ya Allah berikanlah kesehatan,  umur panjang dan murah rezeki kepada Ustad Yusuf Mansur serta jamaahnya. Berikanlah ia kekuatan dalam menjalankan dakwahMu,”AMIN.

Ditulis dalam Cerita, Ekonomi, Keluarga, Kerja, Kesehatan, Kisah Nyata, Liputan, Pemerintahan, Pendidikan, Pengalaman Pribadi, Pengobatan, Religi, Seputar Kita, Travelling, Wartawan | Bertanda: , , , , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar »

Memahami Makna Qurban

Posted by Jay pada November 15, 2010

Selamat Hari Raya Idul Adha 1431 H

PERAYAAN hari raya qurban 1431 Hijriah atau tahun 2010 ini sesuai dengan ketetapan Menteri Agama RI tepat pada hari Rabu 17 November 2010. Meski begitu ada juga saudara kita dari Muhyamadiyah yang melakukan hari raya lebih awal, yakni pada hari Selasa 16 November 2010. Perbedaan waktu pelaksanaan hari raya Idul Adha tersebut bukanlah masalah. Sebab baik NU maupun Muhamaddiyah sama-sama berpegang pada Al-Quran dan Hadist. Dalam penetapan hari raya yang membedakan hanyalah hitungan hisab. Tapi itu ngak perlu dibahas. Yang penting bagaimana kita memaknai hari raya Idul Adha  dalam kehidupan sehari-hari.
Hari Raya Idul Adha tidak hanya sekedar melakukan qurban dengan menyemblih kambing, domba, sapi atau kerbau.  Tapi makna dari hari raya Qurban lebih dari itu. Dari sejarahnya kita bisa melihat bagaimana Nabi Ibrahim rela mengorbankan anak satu-satunya Ismail, hanya karena menjalankan perintah Allah SWT.  Nabi Ibrahim diperintahkan oleh Allah SWT untuk menyemblih anaknya Ismail. Dengan kebesaran Allah, Ismail yang sudah menyerahkan dirinya untuk disemblih tiba-tiba berubah menjadi domba. Sedangkan Ismail selamat karena izin Allah. Ini adalah contoh bagaimana Nabi Ibrahim dan Ismail rela berkorban hanya untuk menjalankan perintah Allah SWT.
Lantas bagai mana dengan kita ?. Sejauh mana kita sudah berkorban untuk menegakkan perintah Allah SWT. Saya sendiri malu dengan Haliq, sang penguasa alam ini,  karena saya masih minim sekali berkorban. Semoga saja tahun ini aq bisa lebih banyak lagi bekorban, demi menegakkan perintah Allah SWT. AMIN.
Banyak hal yang bisa kita lakukan untuk berkorban di jalan Allah. Bisa dengan uang, tenaga, pikiran, waktu, dan masih banyak lagi. Selamat Hari Raya Idul Adha 1431 Hijriah. Mohon maaf lahir dan bathin.

Ditulis dalam Cerita, Keluarga, Kerja, Kisah Nyata, Liputan, Pengalaman Pribadi, Religi, Seputar Kita | Bertanda: , , | Tinggalkan sebuah Komentar »

Usiaku Bertamabah, Jatah Hidupku Berkurang

Posted by Jay pada November 11, 2010

MUARA BUNGO, KAMIS 11 NOVEMBER 2010. Tiba-tiba istriku Melly Susanti memberi isyarat untuk bangun dari tidur. Suara hujan diluar sana sangat berisik dan memekakkan telinga. Ku lihat jam dinding masih menunjukkan pukul 03.00 dini hari. ‘’Selamat ulang tahun yah Pa. Semoga panjang umur, sehat badan, murah rezeki, bisa cepat naik haji dan dapat anak,’’bisik istriku sembari menarik tanganku dan menciumnya. Papa sekarang sudah berusia 35 tahun lo. Sudah tua, bisiknya lagi. Cuaca dingin disertai hujan lembat membuat kami menikmati malam begitu mesrah. Subhanallah Alhamdulillah. Upzz ceritanya ngak boleh diteruskan. Ntar pembaca yang belum cukup umur bisa keplingsetan. Hehehehe.
Sementara itu matahari mulai memancarkan cahayanya. Ayam dan burung saling bersautan menyambut pagi yang masih basah dengan hujan rintik-rintik. HP ku berbunyi. Tanda SMS masuk. SMS ucapan selamat ulang tahun. Diantanya ada nomor yang tak ku kenali. Salah satu SMS yang masuk berbunyi begini ; Waktu adalah ruang hampa, yg tRs berguliR m’ikuti aluR sang msa ia tak pernah bcRa. ULNG THN hnyalah skat antR masa llu n msa dpan. 1 usiamu b’tambah nmun pd hkikatnya ia b’kRang spRt hal’a k indah’n sang mlm nan lruh tengelam dlm dkpn jgat pagi. Awaly hrimu dgn baik, jjki langkahmu dgn lbh bijak. SELAMAT ULNG THN. Ykin & p’cyalh akan htimu oz thn psti m’berikan yg t’baik untukmu…!.
Pagi itu seperti biasa pukul 08.00 WIB,  aku berangkat kerja menuju kantorku di Jalan Rangkayo Hitam, Bungo Timur, Kecamatan Pasar Muara Bungo. Setelah membaca Koran hari ini, aku langsung membuka laptop dan mengakses internet. Membuka website kantorku dan media online adalah kebiasaanku untuk mengontrol kerja stafku dan mencari informasi hari ini. Tak ketinggalan aku membuka email, facebook, twiter  dan blog pribadi. Hmmm, ternyata ucapan selamat ulang tahun di FB-ku banyak sekali. Terima kasih teman-teman atas doa dan kunjungannya.
Yah, hari ini Kamsi 11 November 2010 usiaku memang bertambah. Sebelumnya berusia 34 kini menjadi 35. Tapi sebenarnya jatah hidupku sebenarnya berkurang. Aku tidak tahu berapa lama lagi jatah hidupku. Karena itu rahasi sang Ilahi. Kini aku mulai berpikir bagaimana agar sisa umurku yang tinggal sedikit ini bisa bermanfaat bagi orang lain. Setidaknya bagi istri, keluarga, staf dan perusahaan tempat aku bekerja serta bagi teman-temanku. Hanya kepada Allah SWT aku berdoa semoga hari ini lebih baik dari pada hari kemarin. Dan hari esok bisa lebih baik lagi, lebih baik lagi dan lebih baik lagi. RidhoNya adalah yang paling kuharapkan. Ya Allah, jgn kau cabut nyawaku kecuali dalam keadaan Islam dan beriman kepadaMu. Kumpulkanlah aku bersama orang-orang yang sholih di Dunia ini dan Akhirat nanti. AMIN.(****)

Ditulis dalam Cerita, Humor, Keluarga, Kerja, Kesehatan, Kisah Nyata, Pengalaman Pribadi, Religi, Seputar Kita, Wartawan | Bertanda: , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar »

Guru Favorit Jambi Ekspres Kembali Mengajar Dengan Wawasan Dunia

Posted by Jay pada November 10, 2010

Terima Kasih Semuanya…………

TERSENYUM  : Rombongan Guru Favorit Jambi Ekspres tiba di Bandara dengan wajah tersenyum dan gembira.

TERSENYUM : Rombongan Guru Favorit Jambi Ekspres tiba di Bandara dengan wajah tersenyum dan gembira.

JAKARTA, JAMBI, KAMIS 28 OKTOBER 2010. Genap sepuluh hari perjalanan kami sejak tanggal 19 Oktober terbang dari Jambi. Hari ini merupakan hari terakhir perjalanan kami setelah menjelajahi Negeri Tirai Bambu. Sudah banyak sekolah dan tempat wisata yang kami kunjungi, termasuk bersilaturrahmi dengan KBRI di Beijing dan Konjen RI di Hongkong. Kini kami sudah berada lagi di Jambi, setelah semalam sempat nginap di Hotel dekat bandara Sokarno Hatta, Jakarta. Para guru sudah siap untuk kembali mengajar di sekolah masing-masing, dengan segudang wawasan yang didapat selama di China.

DISKUSI : Gubernur Jambi H Hasan Basri Agus berdiskusi dengan CEO Jambi Ekspres Sarkawi dan Ketua Panitia Zainuddin usai acara pelepasan Guru Favorit Jambi Ekspres 2010 di rumah dinas Gubernur 17 Oktober 2010.

DISKUSI : Gubernur Jambi H Hasan Basri Agus berdiskusi dengan CEO Jambi Ekspres Sarkawi dan Ketua Panitia Zainuddin usai acara pelepasan Guru Favorit Jambi Ekspres 2010 di rumah dinas Gubernur 17 Oktober 2010.

AKRAB : Gubernur Jambi H Hasan Basri Agus bersama Ketua Pemilihan Guru Favorit Jambi Ekspres 2010 Zainuddin.

AKRAB : Gubernur Jambi H Hasan Basri Agus bersama Ketua Pemilihan Guru Favorit Jambi Ekspres 2010 Zainuddin.

SANTAI : CEO Jambi Ekspres Sarkawi bersama Ketua Panitia GF JE 2010 Zainuddin di Macau.

SANTAI : CEO Jambi Ekspres Sarkawi bersama Ketua Panitia GF JE 2010 Zainuddin di Macau.

Perjalanan yang menyenangkan di Beijing, Ghuangzho, Shenzhen, Macau dan Hongkong bersama Trans Global Tour, membuat lenyap letih selama setahun mengurus kepanitiaan Pemilihan Guru Favorit Jambi Ekspres 2010. Namun apalah artinya kerja saya selama setahun jika tidak didukung  oleh semua pihak. Karena itu saya patut berterima kasih kepada : CEO Jambi Ekspres, Sarkawi, Gubernur Jambi H. Hasan Basri Agus, Bupati Bungo H Zulfikar Achmad, Bupati Tanjabtim H Abdullah Hich, Bupati Tebo  H Madjid Muaz, Bupati Batanghari Syahirsyah dan Bupati Merangin H Nalim, serta seluruh Bupati dan Walikota se-Provinsi Jambi lainnya.

SERIUS : Bupati Bungo H Zulfikar Achmad bersama Ketua Panitia GF JE 2010 Zainuddin, usai pelepasan guru Bungo yang terpilih sebagai Guru Favorit 2010.

SERIUS : Bupati Bungo H Zulfikar Achmad bersama Ketua Panitia GF JE 2010 Zainuddin, usai pelepasan guru Bungo yang terpilih sebagai Guru Favorit 2010.

AKRAB : Bupati Merangin Nalim bersama Zainuddin.

AKRAB : Bupati Merangin Nalim bersama Zainuddin.

Selain itu saya juga tidak bisa melupakan jasa baik dari travel ;  Trans Global Tour,  khususnya Mbak Nilawati, yang mensuport kegiatan study banding Guru Favorit Jambi Ekspres 2010 ini ke Negeri Tirai Bambu (Beijing,Ghuangzho, Shenzhen, Macau dan Hongkong). Saya rekomendasikan kepada pembaca untuk menggunakan jasa Trans Global Tour sebagai jasa perjalanan. Saya dan 22 rombongan sudah merasakan bagaimana upaya Tour Leader Mbak Nilawati, dari Trans Global Tour, dalam memberi pelayanan dan kepuasan bagi kami semua. Bahkan Bosku Sarkawi sempat bilang begini ; ‘’Saya sudah kemana-mana. Ke China saja sudah empat kali. Tapi baru kali ini saya jalan keluar negeri disuguhi makanan di restoran Muslim. Travelnya oke,’’.
Peran Mbak Nila dalam acara puncak Pemilihan Guru Favorit Jambi Ekspres 2010 sangat besar dan membantu. Terima kasih Mbak Nila. Bahkan saya sendiri sempat kesal dengan seorang guru hanya karena dia marah dengan Mbak Nila. Sebagai ketua panitia, saya harus bersikap netral untuk menjernihkan persoalan.  Alhamdulillah guru yang tadinya marah dengan Mbak Nila bisa mengerti dan menerima kondisi yang terjadi.
Selain itu saya juga tidak bisa melupakan peran Mbak Nila dalam menggandeng pihak Garuda Indonesia. Dihari terakhir menjelang keberangkatan, Garuda Indonesia mau bergabung dan ikut mensuport kegiatan kami. Meskipun sebenarnya saya juga agak kesal dengan teman saya wartawan Independet yang sengaja dibawa untuk meliput, tapi tidak sebait katapun menulis tentang Guru Favorit Jambi Ekspres. Tulisannya yang muncul justru tentang Garuda melulu, tanpa menyinggung sedikitpun soal Study Banding Guru Favorit Jambi Ekspres selama di China. Yah sudah lah. Saya bersyukur kegiatan kami ini bermanfaat bagi orang banyak. Terima kasih Garuda Indonesia terima kasih Mbak Nila, mohon maaf Mbak Nila jika pada salah satu tulisan saya (dari puluhan tulisan selama kegiatan) sebelumnya sempat membuat Mbak marah. Tapi sebenarnya tulisan itu hanya menceritakan waktu saat itu saja, bukan sebelum atau sesudahnya.

RILEK : Zainuddin beserta Tour Leader Nilawati dari Trans Global Tour di Beijing.

RILEK : Zainuddin beserta Tour Leader Nilawati dari Trans Global Tour di Beijing.

Oh Yah, perjalanan Pemilihan Guru Favorit Jambi Ekspres 2010 selama setahun tak juga bisa berjalan lancar jika tanpa dukungan dari berbagai sponsor yang sejak awal mengiringi kegiatan kami. Diantaranya, JPM Trona, Tropi, Indosat, Petrochina, WKS, Koperasi Kreatif Bersama dan sejumlah  sponsor lainnya yang tidak bisa saya sebut satu-persatu. Terima kasih semuanya.
Suksesnya kegiatan Pemilihan  Guru Favorit Jambi Ekspres 2010 juga tidak terlepas dari bantuan seluruh puluhan panitia dari Jambi Ekspres. Terima kasih teman-teman. Semoga jasa kalian semua dicatat oleh Allah sebagai amal ibadah. Jazakumullah Khairul Jaza. Saya tidak bisa memberikan apa-apa  bahkan oleh-olehpun hanyalah  barang murah yang bisa saya berikan. Dan mungkin ada diantara teman-teman yang tidak dapat atau terlupakan saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.
Tugas saya dikepanitiaan Pemilihan Guru Favorit Jambi Ekspres 2010 tinggal satu. Yakni membuat laporan pertanggungjawaban. Apapun hasil dari laporan saya nanti akan saya terima. Sebab saya sadar banyak kekurangan selama setahun berjalannya kepanitiaan ini. Saya hanya berusaha bekerja semaksimal mungkin untuk melakukan yang terbaik untuk guru-guru  Jambi dan perusahaan Jambi Ekspres.(****)

Ditulis dalam Budaya, Cerita, Ekonomi, Hukum & Kriminal, Humor, Keluarga, Kerajinan, Kerja, Kesehatan, Kisah Nyata, Liputan, Musik, Pemerintahan, Pendidikan, Pengalaman Pribadi, Pengobatan, Politik, Religi, Seputar Kita, Tradisional, Travelling, Wartawan | Bertanda: , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar »

Masyarakat Hong Kong Puji Batik Jambi

Posted by Jay pada November 9, 2010

Study Banding Guru Favorit Jambi Ekspres 2010 di Hongkong, China

KOMPAK  : Rombongan Guru Favorit Jambi Ekspres 2010 foto bersama di pinggir pantai Hongkong, menjelang berkunjung ke sekolah.

KOMPAK : Rombongan Guru Favorit Jambi Ekspres 2010 foto bersama di pinggir pantai Hongkong, menjelang berkunjung ke sekolah.

HONG KONG, RABU 27 OKTOBER 2010. Sudah delapan hari kami menjelajahi daratan China. Dan hari ini merupakan hari terakhir perjalanan rombongan Guru Favorit Jambi Ekspres 2010 di Negeri Tirai Bambu ini, sejak tanggal 19 Oktober terbang dari Jambi, bersama tour leader Nilawati, dari Global Tour. Kami sepakat hari ini menggunakan seragam batik Jambi.
Ajhou, Guide yang menuntun kami selama di Hong Kong menyebutkan bahwa rombongan ditunggu di sekolah pada pukul 12.00 waktu setempat.  Ajhou sempat memuji baju seragam yang kami kenakkan. Selain dasarnya halus, coraknya dan warnanya juga indah. Pujian ini juga disampaikan sejumlah warga Hong Kong lainnya, yang sempat berbincang-bincang dengan saya dengan bahasa Ingris belepotan.

MEJENG : Sebelum berkunjung ambil pose dulu di City  University of Hong Kong.

MEJENG : Sebelum berkunjung ambil pose dulu di City University of Hong Kong.

Menjelang waktu kunjungan ke sekolah, kami pergi ke pantai di tengah kota Hong Kong. Dari tepi pantai ini kami melihat kemegahan kota Hong Kong yang dikenal juga dengan kota perdagangan dan keuangan dunia ini. Disebut kota perdagangan, karena di Hong Kong terdapat pelabuhan dagang terbesar di Dunia. Disebut kota keuangan dunia, karena seluruh bank di dunia ada disini. Termasuk bank-bank milik Indonesia. Bank Mandiri, BNI dan  BRI terlihat diantara deretan bank-bank dunia lainnya.
Setelah puas berpose, kami melanjutkan perjalanan ke sekolah.  Hong Kong Baptist University atau Hongkong International University adalah tujuan kami. Sebelum tiba di universitas Internasional ini kami sempat singgah di City University of Hong Kong.
Di Hong Kong Baptist University, kami melakukan audiensi selama hampir dua jam. Dr. Anita Y.K.Poon, Associate Professor Departement of Education Hong Kong Baptist University, menjelaskan secara detail sejarah pendidikan di Hong Kong.

GURU SEKOLAH : Dr. Anita Y.K.Poon, Associate Professor Departement of Education Hong Kong Baptist University, menjelaskan secara detail sejarah pendidikan di Hong Kong kepada rombongan Guru Favorit Jambi Ekspres.

GURU SEKOLAH : Dr. Anita Y.K.Poon, Associate Professor Departement of Education Hong Kong Baptist University, menjelaskan secara detail sejarah pendidikan di Hong Kong kepada rombongan Guru Favorit Jambi Ekspres.

Menurut  Anita, kemajuan pendidikan di Hong Kong tak terlepas dari kepedulian pemerintahan, yang melakukan reformasi terhadap sistim pendidikan. Dulunya pada 1914-1970, kata Anita,   pendidikan di  Hong Kong hanya diperuntukan bagi anak para elit-elit kelas atas. ‘’Sejak tahun 1971 barulah diadakan program wajib sekolah 6 tahun. Dan dalam perkembangan pada tahun 1978 diadakan program wajib sekolah 9 tahun dan baru pada tahun 2008 dilakukan wajib sekolah 12 tahun,’’kata Dr. Anita Y.K.Poon saat memberi penjelasan kepada rombongan Guru Favorit Jambi Ekspres yang datang langsung ke Hong Kong Universitas Internasional atau Hong Kong Baptist University, seraya mengaku selama proses reformasi pendidikan tersebut dilakukan terdapat banyak kendala. Seperti kepentingan politik dan kemampuan tenaga guru yang memadai.
Dampak reformasi pendidikan tersebut, kini menjadi nyata. Bahkan Hong Kong sudah menjadi salah satu tujuan belajar dunia, selain juga sebagai pusat perdagangan dan keuangan dunia. Diakhir perpisahan Anita dan sempat memuji seragam batik Jambi yang kami kenakkan. Menurutnya, kain dasar, corak dan warnanya bagus.
Setelah puas di sekolah ini kami langsung melanjutkan perjalanan. Namun saya teringat ucapan Pak  Hari Budiyarto, Kepala Kantor Konsulat Jendral Republik Indonesia (KJRI) di Hong Kong, yang kami kunjungi sehari sebelumnya. Menurutnya, Jambi merupakan pionir dan patut dicontoh untuk daerah lain. Yang lebih mengejutkan Budi, bahwa yang membawa guru-guru study banding ke Tiongkok tersebut adalah   Jambi Ekspres,  perusahaan media nomor satu di Jambi.
‘’Biasanya yang melakukan study banding adalah anggota dewan atau pejabat-pejabat. Tapi kali ini adalah guru yang langsung sebagai pelaksana lapangan. Dan Jambi merupakan pionir. Gebrakan yang bagus ini patut dicontoh, agar tujuan dari study banding tersebut benar-benar bermanfaat,’’kata   Hari Budiyarto, saat menerima rombongan Guru Favorit Jambi Ekspres.
Untuk diketahui,  Hong Kong merupakan daerah administrasi khusus RRC dengan jumlah penduduk 6,99 juta jiwa.  Hong Kong SAR dikembalikan kepada RRC oleh Inggris tahun 1997. Luas Hong Kong 1,104 Km2, terletak di ujung tenggara Tiongkok. Hong Kong yang disebut dengan jendela dunia itu memiliki iklim sub tropis. Itu karena Hong Kong merupakan pusat perdagangan internasional dan keuangan. Kondisi ini bisa dilihat dari sejumlah bank-bank Indonesia yang terlihat berjejer diantara bank-bank internasional lainnya. Sebut saja diantaranya BNI, Mandiri, BRI dan lain sebagainya.
Tidak itu saja, sebuah pelabuhan internasional  juga terdapat di kota bekas jajahan Inggris ini.  ‘’Ini merupakan pelabuhan barang terbesar di dunia,’’kata Ajuo, guide yang menuntun rombongan Guru Favorit Jambi Ekspres selama dua hari di Hong Kong.
Sebagai jendela dunia Hong Kong pun menjadi incaran para pencari kerja, termasuk warga Indonesia (WNI).  Menurut keterangan Hari Budiyarto, Kepala Kantor KJRI di Hong Kong, WNI di Hong Kong berjumlah 156.306 orang sebagian besar adalah TKI yakni sebanyak 140.558 orang. 90 persen TKI tersebut adalah wanita atau TKW.
Oke, lanjut ke cerita perjalanan kami, setelah dari sekolah kami sempat singgah ke sebuah tempat pengobatan tradisonal Tiongkok. Seperti dalam tulisan saya sebelumnya, pengobatan tradisional Tiongkok juga menjadi tempat wisata turis. Saya tidak tertarik untuk beli obat disini. Bukan tidak percaya dengan khasiatnya. Tapi yah karena harganya mahal dan tidak cukup dengan uang dikantong. Hahahahaha.
Disini kami hanya sekitar setengah jam saja. Dan kemudian langsung melanjutkan perjalanan menuju ke bandara Internasional Hongkong.  Karena waktunya sudah mepet, kami terpaksa makan siang di bandara.    Sekitar pukul  16.00 waktu Hongkong kami rombongan Guru Favorit Jambi Ekspres, terbang dari Hong Kong menuju Jakarta dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA-863. Kami baru tiba di bandara Internasional Soekarno Hatta Jakarta sekitar pukul 20.00 WIB. Jarak waktu Indonesia dan China satu jam lebih cepat. Perjalanan empat jam setengah terasa singkat dengan kenyamanan dan pelayanan yang diberikan oleh awak pesawat Garuda Indonesia. Karena hari sudah malam, kamipun nginap di Hotel dekat bandara. Mengingat sebagian rombongan akan segera melanjutkan perjalanan ke Jambi pagi hari dan sebagian lagi akan melanjutkan perjalanan ke Jambi sore sore.(****)

Ditulis dalam Budaya, Cerita, Ekonomi, Hukum & Kriminal, Humor, Keluarga, Kerajinan, Kerja, Kesehatan, Kisah Nyata, Liputan, Musik, Pemerintahan, Pendidikan, Pengalaman Pribadi, Pengobatan, Politik, Religi, Seputar Kita, Tradisional, Travelling, Wartawan | Bertanda: , , , , , , , , | 1 Komentar »

Pemerintah Subsidi Sekolah Swasta

Posted by Jay pada November 9, 2010

Kunjungan Guru Favorit Jambi Ekspres di Kota Macau & Hongkong, China

STUDY BANDING : Para Guru Favorit Jambi Ekspres melihat fasilitas sekolah di Macau.

STUDY BANDING : Para Guru Favorit Jambi Ekspres melihat fasilitas sekolah di Macau.

SALUT BUAT JE : Guru Favorit Jambi Ekspres 2010 foto bersama dengan CEO Jambi Ekspres Sarkawi di depan Konjen RI di Hongkong.

SALUT BUAT JE : Guru Favorit Jambi Ekspres 2010 foto bersama dengan CEO Jambi Ekspres Sarkawi di depan Konjen RI di Hongkong.

STUDY BANDING : Para Guru Favorit Jambi Ekspres melihat fasilitas sekolah di Macau.

STUDY BANDING : Para Guru Favorit Jambi Ekspres melihat fasilitas sekolah di Macau.

MACAU & HONGKONG,  CHINA SELASA 26 OKTOBER 2010. Mendengar kata Macau mungkin kita akan langsung terbayang dengan kota judi. Anggapan itu tidaklah salah. Karena di kota kecil yang merupakan daerah administrasi khusus RRC itu terdapat 38 tempat permainan judi atau casino kelas internasional. Meski begitu, pemerintah Macau tidak melupakan pendidikan disana. Terbukti, pemerintah memberikan perhatian besar terhadap dunia pendidikan. Tidak hanya sekolah Negara atau negeri tapi juga terhadap sekolah swasta.
Pagi ini kami sudah mengagendakan untuk berkunjung ke salah satu sekolahan ternama di Kota Macau. Salah satu sekolah yang dikunjungi oleh rombongan Guru Favorit Jambi Ekspres adalah School of Nation. Direktur School of Nation langsung menyambut kedatangan kami dan memperlihatkan secara langsung satu-persatu proses belajar mengajar di sekolah swasta tersebut. School of Nation merupakan sekolah setarap TK hingga SMA. Gedung lima lantai itu dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk belajar dan praktik. Seperti labor kimia, fisika, labor music, labor lukis, labor bahasa, labor tari dan senam, serta sarana olahraga, seperti bola kaki, basket dan lain sebagainya. Setiap ruangan belajar, dilengkapi dengan infokus dan white board serta kamera CCTV  dan pendingin ruangan.
‘’Pemerintah bertanggung jawab terhadap pendidikan. Karena itu sekolah swastapun disubsidi. Subsidi yang diberikan pemerintah tidak hanya untuk pelajar, tapi juga untuk tunjangan guru dan infrastruktur sekolah,’’ kata Direktur School of Nation, sembari memperlihatkan fasilitas sekolah yang ia pimpin kepada rombongan Guru Favorit Jambi Ekspres, yang bertandang ke  School of Nation Macau.

STUDY BANDING : Para Guru Favorit Jambi Ekspres 2010 melihat fasilitas sekolah di Macau.

STUDY BANDING : Para Guru Favorit Jambi Ekspres 2010 melihat fasilitas sekolah di Macau.

Menurutnya pendidikan di Macau diberikan secara gratis, termasuk untuk warga asing. Meski pelajar bisa mendapatkan pendidikan gratis namun kesejahteraan guru tetap diperhatikan.
‘’Gaji pokok guru minimal 4.000 Patacas atau sama dengan Rp. 4 juta. Itu belum termasuk tunjangan dan uang tambahan dari pemerintah, yang totalnya mencapai 25.000 uang Macau atau sama dengan Rp. 25 juta,’’  tandasnya, yang mengaku sistim pendidikan di School of Nation lebih didominasi oleh praktik dan bermain, terutama pada tingkat TK dan SD.
Jika sudah diketahui bakat siswa, barulah kemudian pada tingkat setarap SMP diberikan pendidikan kejuruan sesuai dengan bakat masing-masing pelajar.

STUDY BANDING : Para Guru Favorit Jambi Ekspres 2010 melihat fasilitas sekolah di Macau.Ada labor kimia, komputer, bahasa, tari, senam dan fasilitas olahraga. Yg difoto ini adalah labao  melukis.

STUDY BANDING : Para Guru Favorit Jambi Ekspres melihat fasilitas sekolah di Macau.Ada labor kimia, komputer, bahasa, tari, senam dan fasilitas olahraga. Yg difoto ini adalah labao melukis.

‘’Bagi murid yang memiliki nilai tinggi pada mata pelajaran lukis maka akan dimasukkan pada jurusan lukis. Jika seorang murid memiliki nilai tinggi pada matapelajaran music akan dimasukkan pada jurusan musik. Jika murid memiliki nilai tinggi pada mata pelajaran olahraga basket misalnya akan dimasukkan pada jurusan  basket. Begitu juga untuk pelajaran matematika dan lain sebagainya,’’papar pemimpin School of Nation.
Kami benar-benar dibuat kagum dengan sistim dan pengelolaan sekolah tersebut. Bersih dan rapi. Terima kasih Global Tour. Kalau bukan karena travel yang dipimpin oleh Mbak Nila ini, kami rombongan dari guru Favorit Jambi Ekspres tidak bisa melihat sekolah bertaraf internasional tersebut.
Setelah puas melihat secara dekat proses belajar-mengajar di School of Nation, kami langsung melanjutkan perjalanan untuk Hongkong. Kota yang selama ini selalu muncul di film tersebut benar-benar aku impikan. Selain Hongkong, Negara yang ingin sekali aku kunjungi adalah Mesir dan Jepang. Sementara Arab Saudi yang paling aku rindukan Alhamdulillah sudah lebih awal aku ziarahi. Semoga kelak aku juga bisa melancong ke Mesir dan Jepang.
Oke, perjalanan dari Macau ke Hongkong menggunakan transfortasi air. Dengan menggunakan kapal fery kami melintasi laut yang begitu besar ombaknya. Saya dibuat pusing dan nyaris mabuk laut. Ternyata bukan saya saja yang mengalami hal itu. Bahkan sejumlah peserta sempat mengeluarkan isi perutnya, karena mabuk laut. M. Tahang, guru dari Nipah Panjang tertawa terpingkal-pingkal    melihat sejumlah rombongan yang mabuk laut.

BERGAYA : Wow foto di tepi pantai Hongkong.

BERGAYA : Wow foto di tepi pantai Hongkong.

Tiba di Hongkong kami disambut dengan Guid Pak Ajhou. Tak sulit bagi Pak Ajhou untuk menemui kami. Karena kami semua menggunakan seragam baju merah putih.
Setelah makan siang di restoran Muslim, kami langsung mengunjungi Konsulat Jendral Indonesia (Konjen) Republik Indonesia di Hongkong. Di Konjen kami disambut langsung oleh Hari Budiyarto, Kepala Kantor Konsulat Jendral Republik Indonesia (KJRI) di Hong Kong dan beberapa kepala bagiannya. Menurutnya, Jambi merupakan pionir dan patut dicontoh untuk daerah lain. Yang lebih mengejutkan Budi, bahwa yang membawa guru-guru study banding ke Tiongkok tersebut adalah   Jambi Ekspres,  perusahaan media nomor satu di Jambi.

SALUT BUAT JE : Guru Favorit Jambi Ekspres 2010 audiensi dengan Konjen RI di Hongkong.

SALUT BUAT JE : Guru Favorit Jambi Ekspres 2010 audiensi dengan Konjen RI di Hongkong.

‘’Biasanya yang melakukan study banding adalah anggota dewan atau pejabat-pejabat. Tapi kali ini adalah guru yang langsung sebagai pelaksana lapangan. Dan Jambi merupakan pionir. Gebrakan yang bagus ini patut dicontoh, agar tujuan dari study banding tersebut benar-benar bermanfaat,’’kata   Hari Budiyarto, saat menerima rombongan Guru Favorit Jambi Ekspres, Selasa (26/10/2010), di kantor Konjen RI di Hong Kong. Ia pun memerintahkan salah seorang stafnya untuk mendampingi rombongan study banding ke sekolah di Hongkong.
Setelah puas melakukan audiensi di Konjen RI, kami langsung melanjutkan perjalanan, dengan berkeliling kota melihat suasana malam. Hongkong merupakan kota   perbukitan.  Karena itu Guide yang membimbing kami membawa kami ke atas untuk melihat kota Hongkong dari ketinggian.

SAYANG UNTUK DILEWATKAN : Melihat kota Hongkong malam hari dari ketinggian.

SAYANG UNTUK DILEWATKAN : Melihat kota Hongkong malam hari dari ketinggian.

Sebelum pulang istirahat ke hotel kami sempat singgah di pinggir laut yang indah sekali. Gedung-gedung tinggi berjejer diseberang laut. Meski gedung pencakar langit saling berebut mencari ketinggian, namun suasana asri tetap tergambar di lingkungan sekitarnya. Pepohonan dan bunga-bunga aneka warna menghiasi sekeliling gedung.
Begitu tiba di hotel, saya dan teman sekamar Robi dan Zulfahmi sepakat untuk tidak melewatkan malam di Hongkong. Setelah mandi, kami bergegas keluar dengan menyusuri kota. Kota yang selama   ini kami lihat di film sudah kami jelajahi. Karena kelelahan, Kami bertiga sepakat untuk pinjat disalah satu tempat urut. Wah bayarnya bisa menggunakan kredit card.  Untuk satu kali urut dibagian kaki saja dikenakan biaya 100 dolar Hongkong atau sama dengan 120 ribu rupiah. Harga yang mahal untuk ukuran kantongku. Tapi, yah pengalaman lebih mahal harganya dari uang 100 dolar. Kapan lagi pijat di Hongkong seperti ini.Hehehehe.(****)

Ditulis dalam Budaya, Cerita, Ekonomi, Hukum & Kriminal, Humor, Keluarga, Kerajinan, Kerja, Kesehatan, Kisah Nyata, Liputan, Musik, Pemerintahan, Pendidikan, Pengalaman Pribadi, Pengobatan, Politik, Religi, Seputar Kita, Tradisional, Travelling, Wartawan | Bertanda: , , , , , , , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar »

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.